Lima Menit, Truk Listrik SANY Beroperasi dengan Sistem Swap Baterai



Truk Listrik SANY dengan Sistem Swap Baterai, Cepat dan Efisien



Truk Listrik SANY dengan Sistem Swap Baterai, Cepat dan Efisien

Pengembangan truk listrik kini tidak lagi hanya menjadi fokus pada kendaraan pribadi. Di Indonesia, sektor alat berat juga mulai mengadopsi teknologi ini, salah satunya melalui produk yang dihadirkan oleh SANY Group. Dalam sebuah pameran otomotif dan industri, SANY memperkenalkan model andalannya, SANY SE588, yang dirancang khusus untuk kebutuhan pertambangan dan logistik berat.

Menurut Deputy General Manager and Director of Government Relations SANY Group, Saanjay Shamdasani, langkah ini bukan sekadar pengembangan teknologi, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. “Kami tidak hanya fokus pada pengembangan saat ini, tetapi juga pada produk-produk baru yang akan datang,” ujarnya.

Truk listrik SANY SE588 ini diklaim telah mulai beroperasi di beberapa wilayah tambang, seperti Kalimantan. Dengan kapasitas angkut hingga 120 ton, model ini menargetkan sektor yang selama ini sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Dari segi operasional, kendaraan ini menawarkan efisiensi yang signifikan. Biaya energi berbasis listrik dinilai lebih hemat dalam jangka panjang, serta mengurangi biaya perawatan dibandingkan truk konvensional.



Salah satu keunggulan utama dari truk ini adalah waktu pengisian daya yang kompetitif untuk ukuran kendaraan berat. Pengisian dari 20 hingga 100 persen bisa dilakukan dalam waktu sekitar 70 hingga 90 menit menggunakan sistem fast charging. Namun, yang lebih menarik adalah adanya teknologi battery swap yang memungkinkan penggantian baterai hanya dalam waktu sekitar 5 menit. Solusi ini sangat praktis untuk operasional tanpa banyak downtime.

Namun, penggunaan truk ini masih terbatas untuk area khusus seperti tambang dan kawasan industri. Pasalnya, unit ini belum sepenuhnya dirancang untuk penggunaan jalan raya (off-road oriented). Selain itu, sistem pengisian dayanya pun tidak bisa sembarangan. Pengguna harus membangun charging station khusus dengan spesifikasi berbeda dari SPKLU kendaraan listrik umum.



Langkah SANY ini menunjukkan arah baru industri alat berat, di mana efisiensi dan keberlanjutan mulai menjadi pertimbangan utama. Dengan makin banyaknya pemain yang masuk ke segmen ini, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, deru mesin diesel di area tambang bakal tergantikan oleh senyapnya motor listrik.



Harga truk listrik SANY SE588 mencapai Rp 3,2 miliar. Harga ini belum termasuk biaya casan model gun dan swap. Untuk model charging gun, harga mencapai Rp 400 jutaan, sementara untuk sistem swap berkisar antara Rp 1 hingga 2 miliar.

Beberapa artikel terkait:

Pekan Kedua IEE Series 2025 Ditongkrongi Alat Berat Ramah Lingkungan, Ada Truk Listrik Bertonase 120 Ton

Setelah Van, Farizon Siap Gempur Pasar Pick Up dan Truk Listrik

* PRS Gunakan Truk Listrik untuk Distribusi, Klaim Efisiensi Operasional Capai 27 Persen

Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *