Hukum  

Akhir perselisihan ibu-anak, Ressa memilih damai dengan Denada, gugatan Rp7 miliar dicabut

Perdamaian Denada dan Ressa Rossano

Konflik antara penyanyi ternama Denada dengan putranya, Ressa Rossano, akhirnya berakhir dengan perdamaian. Gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan oleh Ressa terhadap ibunya telah dicabut. Ini menjadi langkah penting dalam menyelesaikan perselisihan yang sempat viral di media sosial.

Ressa mengaku sebagai anak kandung Denada setelah lama menyembunyikan identitasnya. Ia merasa ditelantarkan selama 24 tahun dan akhirnya mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur. Meski demikian, kini Ressa memilih untuk mencabut gugatannya dan fokus pada penyelesaian masalah secara baik-baik.

Latar Belakang Ressa Rossano

Sejak usia 10 hari, Ressa dititipkan kepada bibi Denada, Ratih, dan paman Denada, Dino Rossano Hansa. Dino juga merupakan adik kandung Emilia Contessa, ibu dari Denada. Sejak saat itu, Ressa hidup jauh dari ibunya dan hanya memiliki sedikit hubungan dengan keluarga besar Denada.

Pertemuan antara Denada dan Ressa dilakukan beberapa waktu lalu, dan hasilnya sangat positif. Mereka sepakat untuk berdamai, termasuk mencabut gugatan yang sebelumnya diajukan. Hal ini diungkapkan oleh manajer Denada, Risna Ories, yang juga turut serta dalam pertemuan tersebut.

Proses Pertemuan yang Haru

Pertemuan pertama antara Denada dan Ressa terjadi pada Kamis (19/3/2026) di sebuah tempat di Jakarta Selatan. Keduanya kemudian bertemu kembali dalam acara buka puasa bersama di kawasan yang sama. Risna mengatakan bahwa Denada didampingi oleh dirinya sendiri, sementara Ressa didampingi oleh kakaknya.

Selain itu, hadir juga seorang psikolog sebagai pihak netral agar pertemuan bisa berlangsung lancar. Menurut Risna, suasana pertemuan tersebut sangat haru. Saat pertama kali bertemu, Denada langsung memeluk Ressa hingga keduanya menangis.

“Benar-benar ya mereka saling berpelukan ketemu begitu masuk itu Denada langsung meluk langsung nangis,” ujar Risna. Ia juga mengakui bahwa ia ikut terharu melihat momen tersebut.

Sikap Ressa yang Berubah

Menurut Risna, Ressa tidak lagi ingin memperpanjang konflik. Ia ingin semua masalah segera berakhir dengan damai. “Ressa berkali-kali bilang biar semuanya baik, semuanya tenang,” kata Risna. Ia juga melihat wajah bahagia Ressa setelah bertemu dengan ibunya.

Ressa merasa lega karena akhirnya bisa bertemu dengan Denada dan memulai hubungan yang lebih baik. “Ya lega lah dia gitu, pasti kan ini bikin dia stres menghadapi ini semua,” tambah Risna.

Penutup

Perdamaian antara Denada dan Ressa Rossano menunjukkan bahwa konflik bisa diselesaikan dengan cara yang baik dan penuh kasih sayang. Kedua belah pihak kini berharap dapat menjalani kehidupan yang lebih harmonis dan tanpa prasangka.




Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *