Ribuan Warga Memadati Kediaman Gubernur Khofifah untuk Bersilaturahmi di Akhir Idulfitri
Pada hari terakhir perayaan Idulfitri 1447 H, ribuan warga memadati kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari, Surabaya. Mereka hadir untuk bersilaturahmi dan merasakan kehangatan momen Lebaran bersama pemimpin provinsi tersebut.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Masyarakat tampak sangat antusias dan tertib mengantri untuk bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah. Tidak sedikit dari mereka yang datang bersama keluarga, termasuk anak-anak, yang turut serta dalam suasana kebersamaan ini. Beberapa anak bahkan menyumbangkan suaranya untuk bernyanyi di depan para pengunjung.
Dengan penuh keramahan, Gubernur Khofifah menyapa satu per satu warga yang hadir. Ia juga melayani permintaan swafoto sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat yang ingin mengabadikan momen kebersamaan tersebut. Setiap warga yang datang diberi ucapan terima kasih sekaligus selamat Hari Raya Idul Fitri.
“Matur suwun atas kerawuhannya, selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin,” ujarnya.
Selain bersilaturahmi, warga juga disuguhi beragam hidangan dari pelaku UMKM dan pedagang kaki lima. Mulai dari soto ayam, tahu campur, bakso, mi ayam hingga nasi goreng. Menu-menu ini disajikan sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM yang ada di sekitar kawasan Jemursari.
“Makanan yang dihidangkan untuk warga ini adalah dari UMKM maupun pedagang kaki lima yang memang sehari-harinya berjualan di sekitar Jemursari. Jadi sambil silaturahim sambil nglarisi dagangan dan berbagai rezeki,” ujarnya.
Kegiatan riyayan di kediaman pribadi ini memiliki tujuan mempererat persaudaraan, memperkuat tali silaturahmi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Dengan bersalaman langsung dengan masyarakat, ia berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat.
Tradisi ini juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik.
Suasana riyayan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Warga yang hadir tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga merasakan langsung kedekatan dengan pemimpinnya.
Beberapa warga mengungkapkan pengalaman pertama mereka untuk bersilaturahmi di kediaman Gubernur Khofifah. Salah satunya adalah Andiah asal Bendul Merisi, Surabaya. Ia mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya untuk bertemu langsung dengan Gubernur Jatim.
“Alhamdulillah tadi saya nunut tetangga saya untuk silaturahim di rumahnya Ibu Gubernur. Mudah-mudahan tahun depan bisa bersilaturahim lagi Ibu Gubernur,” ujarnya.
Selain Andiah, ada juga Ida asal Tambaksari Surabaya. Ia datang bersama suami dan anaknya sengaja untuk berlebaran dengan Gubernur Jatim.
“Saya dengar ada juga acara ini di Grahadi. Tapi karena kemarin masih mudik, hari ini baru bisa kesini dengan suami dan anak saya. Senang sekali, walaupun ramai tapi alhamdulillah bisa dapat sangu dan bingkisan juga dari Ibu Khofifah,” tuturnya.
Ia berharap tradisi riyayan dengan Ibu Gubernur terus diadakan di tahun-tahun mendatang.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”












