Alibi Bule Irak Bawa Kabur HP Anggary Usai Bunuh Cucu Mpok Nori

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Diduga Terpicu Rasa Cemburu

Seorang warga negara asal Irak, berinisial RTFJ (49), diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap Dewhinta Anggary (37), cucu seniman Betawi yang terkenal bernama Mpok Nori. Kejadian tersebut terjadi di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026) dini hari.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumah kontrakannya di wilayah Bambu Apus. Saat itu, pelaku membawa ponsel korban dengan alasan bahwa di dalamnya terdapat bukti perselingkuhan korban. Namun hingga saat ini, bukti tersebut belum dapat dibuktikan karena ponsel korban masih terkunci dan tidak ada yang mengetahui password-nya.

Motif Pembunuhan Diduga Karena Rasa Cemburu

Berdasarkan keterangan dari Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah, hubungan antara pelaku dan korban sebelum kejadian sudah tidak harmonis. Mereka sering terlibat pertengkaran yang dipicu oleh rasa cemburu dari pihak pelaku.

Beberapa hari sebelum kejadian, pelaku melihat korban sedang berjalan bersama pria lain saat menghadiri acara bazar Ramadan. Ketika itu, pelaku sempat mempertanyakan hubungan tersebut, namun pria yang bersama korban memilih untuk pergi. Akibatnya, pelaku dan korban terlibat cekcok di lokasi bazar sebelum akhirnya berpisah.

Pada malam harinya, pelaku kembali mendatangi kos korban. Di sana, ia menemukan korban sedang berada di dalam kamar bersama pria yang sebelumnya ditemui di bazar. Pelaku dan korban kembali terlibat pertengkaran, sehingga korban mengusir pelaku dari rumah kontrakannya.

Tindakan Keras yang Mengakibatkan Kematian

Setelah pulang ke kosnya, pelaku merenung dan emosinya tidak terkendali. Ia kembali ke kontrakan korban dengan membawa sebilah pisau yang dibawa dari indekosnya. Saat tiba di lokasi, pelaku masuk ke dalam kamar dan kembali terlibat pertengkaran hebat dengan korban.

Selama pertengkaran, pelaku mencekik leher korban. Korban mencoba memberontak, tetapi pelaku langsung mengambil pisau dan menganiaya korban hingga tewas. Peristiwa ini terjadi di dalam kamar korban, dan korban ditemukan dalam kondisi sangat parah.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini. Meskipun pelaku mengklaim bahwa di dalam ponsel korban terdapat bukti perselingkuhan, klaim tersebut belum bisa dibuktikan karena ponsel korban masih terkunci. Polisi masih mencari informasi tambahan untuk memastikan motif dan tindakan pelaku.

Fakta-Fakta Penting

  • Pelaku adalah warga negara asal Irak, berinisial RTFJ (49).
  • Korban, Dewhinta Anggary (37), merupakan cucu dari seniman Betawi, Mpok Nori.
  • Korban ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
  • Pelaku membawa ponsel korban dengan alasan bahwa di dalamnya terdapat bukti perselingkuhan, tetapi belum terbukti.
  • Hubungan antara pelaku dan korban sebelumnya tidak harmonis, dipicu oleh rasa cemburu dari pihak pelaku.
  • Pelaku kembali ke kontrakan korban setelah berpisah di bazar dan membawa pisau.
  • Selama pertengkaran, pelaku mencekik korban dan kemudian menganiayanya dengan pisau hingga tewas.
  • Penyidik masih mencari bukti tambahan untuk memastikan motif dan tindakan pelaku.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *