Jujur Pernah Naksir, Terungkap Hubungan Masa Lalu Dokter Kamelia dan Reza Arap yang Dimulai dari Pasien

Hubungan Dokter Kamelia dengan Reza Arap di Masa Lalu Terungkap

Baru-baru ini, pengakuan mengejutkan datang dari Dokter Kamelia terkait hubungan masa lalu dengan Reza Arap. Penyebabnya adalah keterlibatan keduanya dalam sebuah proyek bersama yang membuat benih ketertarikan tumbuh secara perlahan.

Kamelia mengungkap bahwa awalnya ia hanya melihat Reza sebagai sosok biasa saja. Namun, seiring waktu, ia mulai melihat sisi lain dari Reza yang tidak terlihat di permukaan. Ia menyebut bahwa Reza memiliki karakter unik yang berbeda dari kebanyakan figur publik.

“Awalnya saya lihat Reza Arap biasa aja. Tapi setelah kenal beberapa kali, saya merasa dia bukan orang yang cakep, tapi menarik,” ujarnya jujur.

Pada saat itu, posisi Reza masih dalam status pernikahannya dengan Wendy Walters. Oleh karena itu, Kamelia mengaku hanya menyimpan rasa suka tanpa pernah memperdalam hubungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa hubungan mereka berlangsung dalam konteks profesional dan tidak pernah berkembang menjadi hubungan pribadi.

“Waktu itu kita ada proyek bareng, dan posisi dia emang masih sama Wendy Walters,” tambah Kamelia.

Sebelum pengakuan tentang Reza Arap mencuat, nama Dokter Kamelia lebih dikenal karena kedekatannya dengan Ammar Zoni. Ia bahkan beberapa kali hadir di persidangan kasus narkoba untuk memberikan dukungan moral kepada sang aktor.

Namun, belakangan ini, Kamelia mengaku kecewa karena merasa hubungan yang dijalani bersama Ammar tidak didasari perasaan tulus. Ia menilai dirinya hanya dibutuhkan dalam masa proses hukum berlangsung.

“Emang Ammar enggak pernah cinta. Gua cuman dimanfaatin doang sama Bang Ammar,” ungkap Kamelia.

Kekecewaan itu semakin besar setelah ia merasa dijauhkan usai agenda persidangan selesai. Menurut pengakuannya, hubungan mereka berakhir secara mendadak tanpa penjelasan langsung.

“Setelah saksi udah pada selesai, gua sama Bu Titi dibuang deh,” sambungnya.

Kamelia menyebut keputusan berpisah disampaikan melalui surat tertanggal 5 Maret yang disebut berasal dari Ammar Zoni. Isi surat itu menyatakan agar dirinya tidak lagi terlibat dalam urusan hukum sang aktor. Namun, ia mengaku curiga karena surat tersebut hanya diterimanya dalam bentuk foto melalui WhatsApp dan diduga dikirim oleh pihak keluarga, sehingga memunculkan dugaan adanya campur tangan orang lain dalam keputusan tersebut.

Bantah Kirim Surat Putus

Sebelumnya, Kamelia sempat mengungkap dirinya menerima surat pernyataan putus yang dikirim oleh Ammar Zoni. Tak hanya itu, dalam surat tersebut Kamelia juga merasa mendapatkan ancaman sehingga membuatnya kesal terhadap Ammar Zoni.

Namun setelah mendapat penjelasan secara langsung dari Ammar, Kamelia menyebut surat tersebut ternyata bukan berasal dari mantan suami Irish Bella itu.

“Bang Ammar sudah bilang kalau suratnya bukan dari dia. Jadi ada yang meneror gitu,” kata Kamelia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

“Intinya saya buat statement itu karena tertekan, karena diteror tiap hari, sampai keluarga saya diteror juga. Jadi saya langsung konfirmasi ke Bang Ammar,” lanjutnya.

Dalam sidang yang digelar hari ini dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamelia terlihat hadir di ruang sidang. Kehadirannya disebut untuk mengetahui secara langsung penjelasan Ammar Zoni terkait surat yang berisi pernyataan memutuskan hubungan secara sepihak, yang menurutnya berisi kata-kata kurang menyenangkan.

Namun Ammar Zoni membantah surat tersebut berasal darinya, sehingga hubungan asmara keduanya kini masih menjadi tanda tanya.

Perkara Narkoba yang Menyeret Ammar Zoni

Dalam perkara ini, Ammar Zoni dituntut hukuman pidana penjara selama sembilan tahun atas kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rutan. Selain itu, ia juga dituntut membayar denda sebesar Rp500 juta. Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *