Bisnis  

HiKOKI resmi hadir di Indonesia, siapkan alat bantu untuk bengkel

Masuknya HiKOKI ke Indonesia: Persiapan Alat Listrik untuk Kebutuhan Bengkel



HiKOKI, sebuah brand alat listrik ternama asal Jepang, resmi memperluas bisnisnya ke Indonesia. Kerja sama ini dilakukan melalui PT Indasa Sukses Manunggal sebagai agen tunggal distributor. Penandatanganan kesepakatan kerja sama dilakukan dalam acara Agency Agreement Signing Ceremony yang berlangsung di Jakarta pada hari Kamis (12/3/2026).

Sejarah dan Identitas HiKOKI

Area Representative HiKOKI, Yu Heng Siang menjelaskan bahwa HiKOKI awalnya dikenal sebagai Hitachi Power Tools. Meskipun kini perusahaan telah diakuisisi oleh perusahaan asal Amerika Serikat, identitas HiKOKI sebagai merek Jepang tetap dipertahankan.

“HiKOKI adalah perusahaan Jepang yang sebelumnya dikenal dengan nama Hitachi. Perusahaan ini masih bermarkas di Tokyo dan produknya terkenal dengan inovasi tanpa mengurangi kualitas,” ujarnya saat berbicara dalam acara tersebut.

Yu Heng Siang menilai Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk pengembangan bisnis HiKOKI. Negara dengan ekonomi kuat dan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia ini menjadi target utama untuk pertumbuhan jangka panjang.

Potensi Pasar dan Perkembangan Ekonomi

Menurut Yu Heng Siang, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, masyarakat Indonesia semakin memperhatikan kualitas alat kerja yang digunakan.

“Dengan kemajuan ekonomi, pengguna akan lebih memilih power tools berkualitas tinggi, bukan hanya alat yang murah tapi tidak memenuhi standar,” katanya.

Pemilihan PT Indasa Sukses Manunggal sebagai agen tunggal didasarkan pada komitmen perusahaan dalam mengembangkan pasar serta dukungan layanan purnajual. HiKOKI jarang mengganti agen atau distributor, sehingga mereka mencari mitra yang memiliki komitmen jangka panjang terhadap perkembangan pasar di Indonesia.

Distribusi Produk dan Cakupan Penggunaan

Nantinya, distribusi produk HiKOKI akan dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk toko peralatan teknik, penjualan online, dan penjualan langsung ke sektor industri maupun pemerintahan.

“Bengkel atau pengguna lain nantinya bisa mendapatkan produk HiKOKI lewat toko-toko maupun online store, sehingga aksesnya akan lebih mudah,” tambah Yu Heng Siang.

Direktur PT Indasa Sukses Manunggal, Tonny Tan menjelaskan bahwa power tools HiKOKI memiliki cakupan penggunaan yang sangat luas, tidak hanya terbatas pada sektor otomotif.

“Industri yang dilayani oleh HiKOKI sangat luas, mulai dari otomotif, konstruksi, manufaktur, hingga industri perkayuan,” ujarnya.

Meski begitu, sektor otomotif tetap menjadi salah satu pasar penting untuk produk HiKOKI. “Otomotif mungkin salah satu yang memiliki pangsa pasar di atas 25–30 persen, karena industri ini selalu besar dan melibatkan banyak sektor lain,” jelasnya.

Produk untuk Kebutuhan Otomotif

Untuk kebutuhan otomotif, HiKOKI menawarkan berbagai produk seperti impact wrench untuk membuka baut roda, mesin poles, vakum khusus bengkel, hingga alat umum seperti gerinda dan bor.

Tonny Tan juga menegaskan bahwa salah satu kekuatan Indasa dalam menjalankan bisnis HiKOKI di Indonesia adalah layanan purnajual yang kuat. “Siapapun yang membeli produk HiKOKI, kami bertanggung jawab terhadap layanan sparepart maupun servisnya. Itu salah satu alasan kami dipilih menjadi agen tunggal di Indonesia,” katanya.

Persiapan dan Rencana Masa Depan

Produk HiKOKI sendiri belum langsung tersedia di pasar dalam waktu dekat karena masih menunggu pengiriman unit pertama dari pabrikan.

“Setelah signing ceremony ini, kami akan menunggu pengiriman pertama dari HiKOKI, kira-kira tiga bulan ke depan. Setelah itu baru kami akan mengadakan acara launching yang lebih besar,” tutup Tonny Tan.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *