Niat Jahat Raihan Bacok Farradhilla di Kampus, Bawa Dua Senjata Tajam

Kasus Pembacokan di Kampus UIN Suska Riau: Mahasiswa Tersangka Ditetapkan

Kasus pembacokan yang terjadi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Pekanbaru, menghebohkan masyarakat. Peristiwa ini melibatkan seorang mahasiswa bernama Raihan Mufazzar (21) yang nekat menyerang temannya sendiri, Farradhilla Ayu Pramesti (23), menjelang ujian munaqosah atau sidang skripsi.

Motif Terungkap: Cinta Ditolak

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku merasa sakit hati karena cintanya ditolak oleh korban. Hal ini menjadi alasan utama mengapa ia melakukan aksi kejam tersebut. Pelaku bahkan membawa dua jenis senjata tajam, yaitu kapak dan parang, untuk mempermudah niatnya membunuh korban. Meski demikian, hanya kapak yang digunakan dalam aksi tersebut.

Aksi Brutal di Lingkungan Kampus

Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat korban sedang menunggu jadwal ujian munaqosah di ruangan lantai dua Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Pelaku, yang merupakan teman satu jurusan dan angkatan korban, langsung masuk ke ruangan dan menyerang korban dengan kapak. Korban sempat melarikan diri melalui jendela, tetapi akhirnya tertangkap setelah petugas keamanan kampus cepat bertindak.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan. Bahkan, luka yang dialaminya cukup parah hingga harus dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Pihak rumah sakit menyebutkan bahwa korban kemungkinan akan dirujuk ke rumah sakit lain yang lebih mumpuni.

Penahanan dan Pemeriksaan Lanjutan

Setelah kejadian, pelaku langsung ditahan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ia kini berada di Polsek Binawidya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Selain itu, rencananya pelaku juga akan menjalani pemeriksaan kejiwaan dan tes urine guna memastikan apakah ada faktor psikologis atau pengaruh narkoba yang memengaruhi tindakan brutalnya.

Proses Penyelidikan Berlangsung

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian. Petugas telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi. Beberapa personel kepolisian terlihat hilir mudik di sekitar lokasi kejadian, termasuk area lantai dua bangunan tempat peristiwa terjadi.

Bekas darah yang mulai mengering terlihat di beberapa titik lantai depan ruangan ujian. Area tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Di depan ruangan IGD rumah sakit, terlihat sejumlah aparat kepolisian berjaga serta perwakilan pihak kampus dan rekan-rekan korban.

Pendampingan dari Pihak Kampus

Pihak UIN Suska Riau memberikan pendampingan penuh terhadap korban. Juru Bicara UIN Suska Riau, Rhonny Riansyah, menyampaikan bahwa pihak kampus telah mengirimkan bantuan pemulihan psikologis kepada korban. Bahkan, Wakil Rektor III dan Dekan langsung mengantar korban ke rumah sakit.

Status Korban dan Pelaku

Korban merupakan mahasiswi semester 8 asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan medis dan psikologis. Sementara itu, pelaku telah diamankan dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh pihak kepolisian.




Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *