Kemenangan Telak Nottingham Forest atas Fenerbahce di Leg Pertama Playoff Liga Europa
Nottingham Forest menunjukkan performa luar biasa dalam leg pertama playoff babak penyisihan Liga Europa. Mereka berhasil mengalahkan Fenerbahce dengan skor 3-0 di Ulker Stadyumu, Istanbul, pada Jumat (20/2). Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi tim asal Inggris sebelum melanjutkan pertandingan di leg kedua.
Awal yang Mengesankan
Sejak menit awal, Nottingham Forest langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya. Gol pertama tercipta pada menit ke-21 lewat kaki kiri bek Brasil, Murillo. Tembakan dari luar kotak penalti itu mengarah ke sudut bawah gawang dan membuat Nottingham Forest unggul 1-0.
Permainan Solid dan Gol Kedua
Fenerbahce mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan, tetapi pertahanan Nottingham Forest sangat tangguh. Di sisi lain, pertahanan Fenerbahce yang kurang solid memungkinkan tim tamu untuk menggandakan keunggulan pada menit ke-43. Igor Jesus mencetak gol lewat sundulan jarak dekat setelah menerima umpan sundulan dari Morgan Gibbs-White dalam situasi sepak pojok. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Nottingham Forest.
Gol Ketiga dan Kontrol Permainan
Memasuki babak kedua, Nottingham Forest langsung memperbesar keunggulan hanya lima menit setelah kickoff. Pada menit ke-50, Morgan Gibbs-White mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Igor Jesus. Gelandang berusia 26 tahun itu melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang tidak mampu dihentikan kiper Fenerbahce Ederson. Skor kini menjadi 3-0.
Setelah unggul tiga gol, Nottingham Forest lebih fokus menjaga pertahanan dan mengontrol tempo permainan. Meskipun Fenerbahce sempat menciptakan beberapa peluang melalui Marco Asensio dan Talisca, mereka belum berhasil membuahkan gol untuk mengejar ketertinggalan.
Pujian dari Pelatih Vitor Pereira
Dalam wawancara usai pertandingan, pelatih anyar Nottingham Forest, Vitor Pereira, memuji kualitas para pemainnya. Ia menyebut bahwa kemampuan para pemain adalah hal yang paling ia sukai.
“Kualitas para pemain adalah hal yang paling saya sukai. Saya meminta mereka untuk mengekspresikan diri di lapangan dan mereka melakukannya,” ujar Pereira.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga performa di tengah jadwal yang padat dan tetap fokus menghadapi leg kedua pada Jumat (27/2).
“Kami sebenarnya punya peluang untuk mencetak dua gol lagi. Ini adalah hasil yang sangat bagus. Tapi ini baru babak pertama, kami harus tetap konsisten karena jadwal sangat padat dan sulit. Semua orang harus siap membantu tim, itulah yang saya minta dari mereka,” kata Pereira.
Pereira juga menilai timnya pantas meraih kemenangan di kandang Fenerbahce setelah tampil solid sepanjang pertandingan.
“Ini merupakan pertandingan yang konsisten dari kami. Kami pantas mendapatkan hasil ini,” kata Pereira.
Penilaian dari Pelatih Fenerbahce
Sementara itu, pelatih Fenerbahce, Domenico Tedesco, mengakui bahwa timnya pantas menelan kekalahan setelah gagal menunjukkan performa yang maksimal sepanjang pertandingan. Ia menilai timnya kalah secara kualitas permainan maupun duel fisik melawan Nottingham Forest.
“Kami pantas menerima kekalahan hari ini. Babak pertama bisa saja berakhir 4-0 atau 5-0. Kami harus jujur, karena kami tidak mampu menciptakan peluang yang jelas. Kami hanya memiliki satu peluang dari sepak pojok, selain itu tidak ada apa-apa di babak pertama,” kata Tedesco.
Ia juga menjelaskan bahwa keputusan susunan pemain didasarkan pada keyakinan awal tim, tetapi pelatih baru membuat timnya kesulitan membaca permainan.
“Ketika Anda menentukan susunan pemain inti, ada alasan di baliknya. Kami percaya susunan pemain ini dapat menyulitkan lawan. Namun, kami tidak tahu apa yang akan kami hadapi, karena mereka mengganti pelatih,” kata Tedesco.
Tedesco juga mengungkapkan bahwa gol cepat lawan membuat situasi semakin sulit karena membuat timnya kehilangan kepercayaan diri.
“Kami mengalami kesulitan dalam 10-15 menit pertama. Ketika Anda tertinggal 1-0, segalanya menjadi lebih sulit, karena lawan mendapatkan kepercayaan diri dan Anda kehilangannya. Itulah bagian paling menarik dari sepak bola. Anda harus membuat keputusan sebelum pertandingan, bukan setelahnya,” ujar Tedesco.












