Persib Bandung Menghadapi Ratchaburi FC di Babak 16 Besar ACL Two
Persib Bandung akan bertandang ke markas Ratchaburi FC di Dragon Solar Park pada babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two), Rabu (11/2/2026). Laga leg pertama ini menjadi momen penting bagi Pangeran Biru untuk memperoleh modal berharga sebelum menjamu Ratchaburi FC di leg kedua. Jika berhasil menang atau seri, Persib Bandung memiliki peluang besar untuk mengalahkan Ratchaburi FC di babak 16 besar.
Berikut beberapa hal yang menjadi keunggulan Persib Bandung atas Ratchaburi FC:
Harga Pasar Skuad
Keunggulan pertama terletak pada harga pasar skuad. Total harga pasar skuad Persib Bandung mencapai Rp144,44 Miliar, sementara Ratchaburi FC hanya Rp99,08 Miliar. Margin antara keduanya mencapai Rp45,36 Miliar. Harga yang jauh berbeda ini menunjukkan bahwa pemain Persib Bandung memiliki kualitas lebih baik dibandingkan Ratchaburi FC.
Rata-rata Harga Pasar
Rata-rata harga pasar pemain Persib Bandung juga lebih tinggi dibandingkan Ratchaburi FC. Di mana, rata-rata harga pasar pemain Persib Bandung menyentuh Rp4,38 Miliar, sedangkan Ratchaburi FC hanya Rp3,42 Miliar. Selisihnya sebesar Rp96 juta.
Unggul Pemain Tim Nasional Junior
Ketiga, Persib Bandung memiliki jumlah pemain tim nasional junior yang lebih banyak. Totalnya ada enam pemain, yaitu Kakang Rudianto, Robi Darwis, Dion Markx, Nazriel Alvaro, Fitrah Maulana, dan Rhaka Syafaka. Keenam pemain ini merupakan bagian dari Timnas Indonesia junior.
Pemain Termahal
Keempat, pemain termahal Persib Bandung adalah Thom Haye dengan harga pasar Rp17,38 Miliar. Sementara itu, pemain termahal Ratchaburi FC adalah Denilson Junior dengan harga Rp8,69 Miliar. Margin antara keduanya mencapai Rp8,69 Miliar.
Rapor 5 Laga Terkini
Kelima, Persib Bandung dalam lima laga terakhir tidak pernah kalah. Dengan rincian 4 kali menang dan 1 kali seri. Mereka bahkan berhasil membungkam dua tim pesaing seperti Persija Jakarta dan Malut United.
Rapor Terkini 5 Laga Terkini Persib Bandung
– Senin (5/1/2026): Persik Kediri 1-1 Persib Bandung
– Minggu (11/1/2026): Persib Bandung 1-0 Persija Jakarta
– Minggu (25/1/2026): Persib Bandung 1-0 PSBS Biak
– Sabtu (31/1/2026): Persis Solo 0-1 Persib Bandung
– Jumat (6/2/2026): Persib Bandung 2-0 Malut United
Sementara itu, Ratchaburi FC memiliki catatan serupa, dengan 4 kali menang dan 1 kali kalah. Namun, mereka kalah dari Port FC, sehingga sedikit lebih buruk ketimbang Persib Bandung.
Rapor Terkini 5 Laga Ratchaburi FC
– Minggu (11/1/2026): Chonburi FC 1-0 Ratchaburi FC
– Rabu (14/1/2026)/Piala FA: Sisaket United 1-3 Ratchaburi FC
– Minggu (18/1/2026): Ratchaburi FC 1-0 Swat Cat
– Sabtu (24/1/2026): Port FC 2-1 Ratchaburi FC
– Minggu (1/2/2026): Ratchaburi FC 3-2 Muangthong United
Kelemahan Persib Bandung atas Ratchaburi FC
Meskipun memiliki keunggulan, Persib Bandung juga harus waspada terhadap tiga indikasi kontras dari Ratchaburi FC:
Miliki Pemain Tim Nasional Lebih Banyak
Ratchaburi FC memiliki enam pemain tim nasional, dua di antaranya berasal dari luar Thailand. Contohnya Njiva Rakotoharimalala (Timnas Madagaskar) dan Jesse Curran (Timnas Filipina). Sementara itu, Persib Bandung hanya memiliki lima pemain tim nasional, dua di antaranya berasal dari Irak dan Indonesia.

Unggul Garang Lini Depan
Ratchaburi FC memiliki bomber yang sangat tajam, yaitu Denilson Junior yang telah mencetak 15 gol dari 23 pertandingan. Sementara itu, tiga bomber Persib Bandung, Uilliam Barros, Andrew Jung, dan Ramon Tanque, hanya mampu mencetak 9, 9, dan 4 gol masing-masing.
Punya Banyak Pemain Berpengalaman
Rata-rata usia skuad Ratchaburi FC lebih tua dibandingkan Persib Bandung. Rata-rata usia Ratchaburi FC mencapai 30,3 tahun, sedangkan Persib Bandung hanya 27,4 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Ratchaburi FC memiliki pengalaman yang lebih matang.
Main Lebih Dulu Kandang
Ratchaburi FC memiliki keuntungan karena bermain di kandang. Dalam tiga laga terakhir di kandang, Ratchaburi FC berhasil meraih kemenangan. Meski demikian, mereka juga pernah kalah dan seri dalam beberapa pertandingan.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












