Pesulap Merah Dapat Restu Istri Pertama, Alasan Nikahi Ratu Rizky Terungkap

Pesulap Merah dan Keputusan Poligaminya

Pesulap Merah, yang dikenal sebagai salah satu tokoh publik di Indonesia, baru-baru ini mengungkap alasan di balik keputusannya untuk menikah kembali. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah didasari oleh keinginan pribadi, melainkan sebuah tanggung jawab moral dan kemanusiaan.

Pernikahan dengan Ratu Rizky Nabila disebutnya sebagai bagian dari “misi penyelamatan” yang harus ia jalani. Meskipun hal ini membawa konsekuensi sosial dan sorotan publik, Pesulap Merah tetap bersikeras bahwa langkah tersebut adalah bentuk perjuangan untuk menyelamatkan dua perempuan yang kini menjadi istrinya.

Ia menolak mengungkap detail alasan poligaminya karena berkaitan langsung dengan aib istri pertama dan kedua. Menurutnya, membuka hal tersebut justru akan berbahaya dan bertentangan dengan ajaran Islam. Dalam pandangannya, menjaga kehormatan pasangan adalah kewajiban seorang suami.

“Adalah alasan, seperti yang gua bilang tadi. Alasannya ada di aib istri pertama dan istri kedua, saya sebagai suaminya saya enggak bisa menceritakan alasannya,” ujarnya. Ia menekankan bahwa dalam ajaran Islam, membuka aib pasangan adalah hal yang tidak dibenarkan.

Kondisi Istri Pertama

Di sisi lain, istri pertamanya, Tika Mega Lestari, diketahui telah lama berjuang melawan penyakit serius. Ia didiagnosis menderita anemia aplastik dan kanker, kondisi yang membuatnya menjalani masa sulit dalam waktu panjang. Restu Tika atas pernikahan suaminya dengan Ratu Rizky diduga lahir dari pertimbangan personal dan situasi kesehatannya.

Ada kemungkinan Tika merasa tidak lagi mampu menjalankan peran sebagai istri secara utuh, sehingga memilih merelakan suaminya menikah lagi. Pesulap Merah sendiri berkali-kali menyampaikan rasa hormat dan kekagumannya kepada Tika, yang ia sebut sebagai sosok istri setia dan penuh pengertian.

“Saya bersaksi istri saya Tika Mega Lestari adalah wanita baik, setia, pengertian dan istri yang baik. Di belakang Pesulap Merah selama ini, ada beliau yang mensupport di balik layar,” demikian testimoni Pesulap Merah atas istri pertamanya seperti dikutip di akun Instagramnya.

Meski harus menjalani rumah tangga dengan dua istri, Pesulap Merah mengklaim kehidupannya berjalan bahagia. Ia juga menegaskan tidak memiliki niat untuk kembali menikah.

“Enggaklah (nikah lagi). Kemarin sebenarnya pengin kita bertiga saja seumur hidup. Eh, ternyata Tika meninggal dunia duluan,” tutupnya.

Reaksi Publik terhadap Pernikahan Kedua

Ratu Rizky Nabila menjadi sorotan publik setelah statusnya sebagai istri kedua Pesulap Merah terungkap ke publik. Kabar ini muncul di tengah suasana duka setelah istri pertama Pesulap Merah, Tika Mega Lestari, meninggal dunia.

Situasi ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mengaku terkejut dengan fakta tersebut, bahkan sebagian netizen mengaku merasa iba terhadap almarhumah istri pertama sebelum wafat. Cibiran pun ramai memenuhi kolom komentar media sosial Ratu Rizky Nabila.

Beberapa netizen menyindir keputusan Ratu yang bersedia menjadi istri kedua Pesulap Merah. Mereka menanyakan alasan di balik keputusan tersebut, termasuk mengingat bahwa masa iddah setelah perceraian biasanya memakan waktu 90 hari.

Banyak komentar yang menyatakan ketidakpuasan terhadap cara Pesulap Merah menangani situasi ini. Beberapa bahkan menyebut bahwa ia tidak menjelaskan secara jelas alasan di balik pernikahan tersebut.

Respons dari Ratu Rizky Nabila

Dikutip dari akun Instagram pribadinya, @raturn, pada Jumat (6/2/2026), unggahan terbaru Ratu justru dipenuhi komentar bernada sindiran dari netizen. Dalam unggahannya, Ratu Rizky Nabila menuliskan kalimat berbahasa Inggris yang diduga sebagai respons atas ramainya perbincangan publik.

“Why are you so busy with this or that or good or bad pay attention to how things blend.” Yang berarti, “Mengapa kamu begitu sibuk dengan ini atau itu, atau baik atau buruk? Perhatikan bagaimana segala sesuatu berpadu.” tulisnya.

Unggahan tersebut semakin menjadi perhatian publik di tengah ramainya pembahasan mengenai kehidupan pribadi Pesulap Merah dan keluarga mereka di media sosial.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *