Persebaya Surabaya Kembali Naik ke Papan Tengah Klasemen Super League 2025/2026
Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan penting dalam pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/2026. Dengan skor akhir 3-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1/2026), tim asuhan pelatih ini mampu menggeser posisi PSIM Yogyakarta dan naik ke peringkat keenam klasemen sementara.
Gol yang mencatatkan namanya di papan skor berasal dari aksi solo run Rachmat Irianto. Sebelumnya, Persebaya Surabaya telah membuka keunggulan melalui gol Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas pada menit ke-34. Gol tersebut merupakan hasil assist dari Bruno Moreira Soares, yang memberi momentum positif bagi Green Force.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi, meskipun kedua tim masih berhati-hati dalam membangun serangan. PSIM Yogyakarta sempat mengancam lewat beberapa pemain seperti Jose Pedro Magalhaes Valente dan Norberto Ezequiel Vidal. Namun, upaya mereka belum mampu membuahkan gol.
Persebaya Surabaya merespons dengan permainan yang lebih sabar dan rapi di lini tengah. Peluang mulai tercipta melalui Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas dan Bruno Moreira Soares, meski beberapa tembakan masih bisa diblok oleh barisan belakang PSIM.
Di babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Persebaya Surabaya terus menekan melalui Malik Risaldi dan Francisco Israel Rivera Davalos, sementara PSIM Yogyakarta mengandalkan kecepatan Fahreza Sudin. Pergantian pemain menjadi kunci perubahan ritme permainan. Masuknya Bruno Paraiba dan Rachmat Irianto memberikan warna baru dalam pola serangan Green Force.
Gol kedua Persebaya Surabaya lahir pada menit 45+28 melalui Bruno Paraiba yang mencetak gol debutnya. Penyerang anyar itu menuntaskan peluang dengan tenang setelah menerima assist Jefferson Junio Antonio da Silva. Keunggulan dua gol membuat Persebaya Surabaya tampil lebih percaya diri.
PSIM Yogyakarta berupaya mengejar ketertinggalan, tetapi rapatnya pertahanan Persebaya Surabaya membuat setiap peluang kandas sebelum mencapai sasaran. Puncak drama terjadi pada menit 45+38 ketika Rachmat Irianto mencetak gol ketiga Persebaya. Gol tersebut lahir dari aksi solo run Rachmat Irianto yang diakhiri tembakan akurat, sekaligus mematikan perlawanan PSIM.
Kemenangan ini memberi dampak langsung pada update klasemen Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya kini mengoleksi 31 poin dan naik ke peringkat 6, tepat di bawah Persita Tangerang yang mengantongi 32 poin. Di papan atas, Borneo FC Samarinda masih kokoh di puncak klasemen dengan 40 poin. Persija Jakarta dan Persib Bandung membuntuti di posisi kedua dan ketiga dengan raihan sama, yakni 38 poin.
Persaingan papan tengah juga semakin ketat dengan jarak poin yang tipis antar tim. Bali United FC dan Persebaya Surabaya sama-sama mengoleksi 28 poin, sementara PSIM Yogyakarta harus rela turun ke posisi 6 dengan 30 poin.
Bagi Persebaya, kemenangan telak di kandang lawan menjadi modal penting menatap pekan-pekan berikutnya. Konsistensi permainan dan kontribusi pemain pengganti menjadi sinyal positif dalam perburuan posisi papan atas. Sementara itu, PSIM Yogyakarta perlu segera melakukan evaluasi setelah gagal memanfaatkan laga kandang.
Kekalahan ini menjadi pengingat persaingan Super League musim ini menuntut konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Update klasemen Super League masih berpotensi berubah di setiap pekan dengan ketatnya persaingan. Gol solo run Rachmat Irianto tak hanya menentukan kemenangan, tetapi juga mengubah peta persaingan menuju paruh kedua musim.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












