Bisnis  

Kolaborasi Viva Yoga dan Ajik Krisna, Dorong Pemasaran Produk UMKM Transmigrasi di Bali

Pesona Kawasan Transmigrasi Mesuji yang Mengingatkan Pada Bali

Kawasan transmigrasi Mesuji di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, memiliki pesona yang sangat khas. Di sepanjang jalan, terlihat bangunan sanggah dan pura keluarga berdiri di depan rumah warga, menyerupai pemandangan yang sering ditemui di Pulau Dewata, Bali. Di beberapa titik, tampak juga pura berukuran besar yang berfungsi sebagai pura desa. Hal ini memberikan kesan bahwa wilayah ini memiliki nuansa budaya yang kental dengan pengaruh dari daerah asal penduduknya.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyebut Mesuji sebagai salah satu kabupaten hasil dari program transmigrasi. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Sumatra Selatan dan dihuni oleh para transmigran yang berasal dari berbagai daerah, khususnya Jawa dan Bali. Program transmigrasi yang telah berlangsung sejak masa Presiden Soekarno hingga saat ini telah melahirkan banyak desa definitif, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi baru seperti Kalimantan Utara, Papua Selatan, dan Sulawesi Barat.

Program transmigrasi tidak hanya menciptakan wilayah administrasi baru, tetapi juga menghasilkan daerah pertumbuhan ekonomi sosial yang berkembang. Sebagai kabupaten yang lahir dari pemekaran Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 2008, Mesuji berhasil tumbuh menjadi wilayah yang memiliki potensi besar. Salah satu buktinya adalah adanya panen melon yang dilakukan oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Desa Tanjung Menang Raya, Kecamatan Mesuji Timur.

Panen melon tersebut berlangsung sangat meriah dengan hadirnya tokoh-tokoh penting seperti Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Bupati Mesuji Hj. Elfianah, Wakil Bupati Yugi Wicaksono, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, serta pemilik Toko Oleh-Oleh Krina Bali Gusti Ngurah Anom atau yang lebih dikenal Ajik Krisna. Acara ini juga dihadiri oleh ribuan warga transmigran dan masyarakat setempat.

Viva Yoga mengapresiasi semangat transmigran dan warga dalam membudidayakan melon. Ia juga menyebut bahwa selain melon, wilayah ini juga melimpah dengan hasil pertanian lainnya seperti padi, pisang, singkong, dan tanaman industri.

Pengembangan Potensi Lokal Berdasarkan Karakter Wilayah

Kementerian Transmigrasi memiliki tugas dan kewajiban untuk membantu dan mengoptimalkan potensi yang ada agar memberi manfaat bagi transmigran dan masyarakat sekitarnya. Program ini dilakukan dengan memperhatikan karakter dan keunggulan produk wilayah. Contohnya:

  • Di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, fokus pada pengembangan kakao.
  • Di Bungo, Jambi, pengembangan sawit.
  • Di Banyuasin, Sumatra Selatan, fokus pada padi.
  • Di Kampar, Riau, pengembangan nanas.

Semua potensi unggulan ini dikelola dengan sistem dan usaha yang modern. Kementerian Transmigrasi juga mendorong adanya hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang terintegrasi di kawasan transmigrasi.

Kolaborasi untuk Meningkatkan Pasar UMKM

Dalam membangun dan mengembangkan produk unggulan, Kementerian Transmigrasi tidak bekerja sendirian, tetapi melakukan kerja sama atau sinergi dengan berbagai kementerian, pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta. Salah satu contohnya adalah dorongan untuk menjual produk UMKM dari Mesuji di Bali.

Viva Yoga ingin produk UMKM dari Mesuji bisa dipasarkan di Bali, khususnya melalui Toko Oleh-Oleh Krisna Bali. Ia mendorong adanya kerja sama antara pelaku usaha UMKM dengan Toko Oleh-Oleh Krisna Bali.

Toko Krisna Bali saat ini memiliki 34 outlet yang tersebar di berbagai wilayah di Bali, serta sejumlah lokasi di luar Pulau Dewata, termasuk Yogyakarta. Dalam satu hari, setiap outletnya dapat dikunjungi hingga 5.000 wisatawan.

Kementerian Transmigrasi juga mendorong pengembangan UMKM agar tidak berhenti pada skala kecil, tetapi mampu tumbuh hingga tingkat nasional bahkan menembus pasar ekspor.

Sinergi dengan Investor untuk Pertumbuhan Ekonomi

Dalam konteks pengembangan ekonomi kawasan transmigrasi, kolaborasi dengan investor dinilai krusial guna mendorong penanaman modal yang dapat menciptakan ‘trickle down effect’ bagi perekonomian masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Keberadaan Ajik Krisna di Mesuji diharapkan menjadi motivasi agar produk UMKM dari kawasan ini tidak kalah dengan produk UMKM tempat lainnya. Mesuji harus memiliki produk unggulan sehingga memiliki daya tawar yang tinggi.

Upaya penguatan sinergi ini menjadi wujud komitmen Kementerian Transmigrasi agar kerja keras transmigran dan masyarakat dalam membudidayakan potensi unggulan, mengolahnya, hingga mengemas produk, mampu menjangkau pasar yang lebih besar. Bila rantai produksi ini berjalan, maka pendapatan masyarakat akan meningkat.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *