Kemenangan Persija Jakarta di Laga Perdana Putaran Kedua Super League 2025-2026
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui bahwa setiap lawan yang bertanding di kandang Macan Kemayoran pasti menghadapi tekanan berlebih karena intensitas permainan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Hal ini terbukti ketika Persija berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 2-0 pada laga perdana putaran kedua Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Kemenangan tersebut diraih melalui dua gol yang dicetak lewat titik penalti oleh Gustavo Almeida pada menit ke-44 dan Emaxwell Souza pada menit 90+15. Souza menyampaikan kekagumannya terhadap semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh para pemain dalam pertandingan tersebut. Mereka berhasil menguasai pertandingan dengan sempurna.
Secara statistik, penguasaan bola Persija mencapai 63 persen, jauh lebih tinggi dari Madura United yang hanya mendapatkan 37%. Rizky Ridho dan rekan-rekannya juga sukses menciptakan banyak peluang, meskipun kedua gol Persija datang dari titik penalti yang dimanfaatkan dengan baik.
Souza menyoroti bahwa timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol jika bermain dengan lebih tenang dalam pengambilan keputusan. Ia menekankan bahwa Persija selalu memberikan tekanan berlebih kepada lawan saat bermain di kandang sendiri di hadapan ribuan suporter The Jakmania yang selalu hadir mendukung.
Meski demikian, ada sedikit teknis permainan yang masih perlu diperbaiki oleh Persija meskipun Souza menyatakan bahwa timnya sangat dominan ketika tampil di hadapan publik sendiri. Salah satu masalah yang masih dihadapi oleh Macan Kemayoran adalah kesulitan untuk menciptakan gol di awal-awal pertandingan.
Setidaknya dalam tiga pertandingan terakhir, Allano Lima dan kawan-kawan tidak mampu membuahkan gol dalam 30 menit pertama babak pertama. Pada laga melawan Madura United, gol baru tercipta di penghujung babak pertama lewat penalti yang dilesakkan Gustavo Almeida pada menit ke-44. Gol kedua Persija baru hadir di penghujung pertandingan, tepatnya pada menit 90+15 lewat eksekusi penalti Emaxwell Souza yang tidak mampu dijangkau kiper lawan.
Souza meyakini bahwa jika timnya bisa bermain dengan lebih tenang namun tetap dengan intensitas yang sama, Persija bisa mencetak lebih banyak gol dan tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Mantan asisten pelatih Flamengo ini mengungkapkan keyakinannya bahwa Macan Kemayoran bisa meraih hasil yang lebih baik di laga-laga berikutnya dengan mempertahankan konsistensi permainan.
“Kami hanya perlu lebih tenang dalam pengambilan keputusan, terutama di momen-momen akhir untuk mencetak gol,” kata pelatih berusia 51 tahun ini. “Dalam volume peluang seperti ini, kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.”
Souza juga menjelaskan bahwa tujuan timnya bukan hanya untuk memenangkan babak pertama, tetapi juga untuk memenangkan pertandingan secara keseluruhan. “Saya rasa jika kami terus menciptakan peluang seperti hari ini, kami akan selalu menang, tidak peduli kapan gol itu tercipta,” tutur Souza. “Baik babak pertama atau kedua. Kami datang ke pertandingan bukan hanya untuk menang babak pertama, tetapi juga menang babak kedua,” ujarnya.
Pelatih yang telah menangani Persija sejak awal musim ini menegaskan bahwa timnya harus lebih tenang dalam pengambilan keputusan, terutama pada momen-momen penentuan untuk mencetak gol. Dengan volume peluang yang berhasil diciptakan seperti pada pertandingan melawan Madura United, Souza percaya timnya seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol. Namun demikian, ia tetap optimis bahwa Persija akan tampil lebih baik lagi di pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Namun, saya yakin ke depan kami bisa melakukannya dengan lebih baik,” kata Souza.












