Masih Jetlag, 3 Bintang Asing Persebaya Dikabarkan Tidak Main Lawan PSIM Yogyakarta



Persebaya Surabaya, yang baru saja menghadirkan tiga pemain asing baru, menghadapi tantangan awal dalam persiapan menghadapi laga melawan PSIM Jogjakarta pada pekan ke-18 Super League 2025/2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1). Kondisi ini memicu keraguan terkait kemungkinan debut ketiga pemain asing tersebut.

Kondisi Pemain Asing yang Masih Berada dalam Tanda Tanya

Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa beberapa pemain anyar masih mengalami jetlag setelah perjalanan panjang lintas zona waktu. Menurutnya, kondisi ini belum sepenuhnya pulih dan memengaruhi kualitas tidur serta performa latihan.

”Ada pemain yang masih mengalami jetlag dan belum mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kami berharap kondisinya segera membaik,” ujarnya.

Ketiga pemain asing yang dimaksud adalah Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva. Mereka diharapkan mampu memberikan warna baru dalam permainan Green Force. Namun, jetlag menjadi tantangan awal yang harus mereka lewati sebelum benar-benar siap tampil kompetitif.

Jetlag sendiri merupakan kondisi ketika ritme sirkadian tubuh tidak selaras dengan waktu setempat. Dampaknya bisa memengaruhi stamina, konsentrasi, hingga respons otot pemain. Hal ini membuat performa latihan belum maksimal.

Fase Persiapan yang Kritis

Hampir dua pekan jeda kompetisi menjadi momen penting bagi Persebaya Surabaya. Waktu tersebut dimanfaatkan untuk mematangkan kesiapan tim secara fisik dan taktik. Putaran kedua Super League 2025/2026 menjadi fase krusial bagi Persebaya Surabaya. Laga tandang melawan PSIM Yogyakarta langsung menghadirkan tekanan tersendiri.

Tavares menilai masa jeda kompetisi sangat membantu proses persiapan membangun fondasi permainan yang lebih solid. ”Waktu yang ada kami gunakan sebaik mungkin untuk memahami pemain dan menyesuaikan latihan dengan kebutuhan pertandingan,” katanya.

Pendekatan tersebut diterapkan untuk seluruh pemain, termasuk wajah baru. Adaptasi pemain asing menjadi perhatian utama staf pelatih. Selain faktor teknis, kondisi fisik dan mental menjadi aspek penting dalam proses tersebut.

Fokus pada Peningkatan Stamina dan Pemulihan Cedera

Setelah kondisi fisik mulai stabil, fokus latihan diarahkan pada peningkatan stamina. Targetnya agar pemain mampu tampil optimal selama 90 menit pertandingan. Tim pelatih juga terus memantau pemain yang sebelumnya mengalami cedera. Proses pemulihan berjalan bersamaan dengan program peningkatan kebugaran.

Waktu persiapan yang relatif singkat membuat setiap sesi latihan terasa krusial. Kesalahan dalam pengambilan keputusan bisa berdampak panjang bagi tim.

Strategi dan Keputusan Akhir

PSIM Jogjakarta dikenal memiliki motivasi tinggi saat bermain di kandang. Dukungan suporter di Stadion Sultan Agung kerap memberi energi tambahan bagi Laskar Mataram. Persebaya Surabaya harus tampil disiplin dan fokus sejak awal laga. Rotasi pemain bisa menjadi opsi jika kondisi beberapa pemain belum ideal.

Absennya atau keterbatasan menit bermain pemain asing tidak membuat Persebaya Surabaya kehilangan opsi. Sejumlah pemain lokal siap mengisi peran penting dalam skema permainan. Tavares menegaskan keputusan akhir terkait susunan pemain akan ditentukan menjelang pertandingan. Semua bergantung pada perkembangan kondisi pemain di latihan terakhir.

”Kami akan melihat perkembangan latihan selanjutnya dan menyusun rencana terbaik untuk pertandingan melawan PSIM,” tandas Bernardo Tavares.

Bagi Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva, waktu adaptasi menjadi kunci. Setiap sesi latihan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan mereka. Debut bersama Persebaya Surabaya tentu menjadi momen yang dinantikan. Namun, keselamatan dan performa jangka panjang tetap menjadi prioritas utama tim.

Persebaya Surabaya berharap proses adaptasi berjalan cepat. Dukungan dari tim pelatih dan lingkungan tim diharapkan mempercepat pemulihan para pemain asing. Jika kondisi membaik, peluang tampil tetap terbuka. Meski begitu, keputusan final baru akan diambil mendekati kick off.

Laga melawan PSIM bukan sekadar pembuka putaran kedua. Pertandingan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan Persebaya Surabaya menghadapi persaingan Super League 2025/2026.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *