Perubahan Besar di Persebaya Surabaya
Kabar mengenai mantan pemain Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Beberapa nama seperti Dejan Tumbas dan Diego Mauricio kini menjadi perbincangan hangat, terutama terkait rencana karier mereka di masa depan. Hal ini terjadi menjelang bergulirnya putaran kedua Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya memasuki fase baru dengan berbagai perubahan besar dalam skuad. Banyak pemain dilepas, pelatih berganti, dan beberapa rekrutan asing mulai diperkenalkan untuk memperkuat tim. Transformasi ini menunjukkan keseriusan manajemen Green Force dalam membenahi performa setelah hasil yang kurang konsisten di putaran pertama. Namun, keputusan tersebut juga mendapat beragam respons dari Bonek, yang menilai langkah ini penuh risiko.
Di tengah perombakan ini, kabar mengenai mantan pemain Persebaya Surabaya tetap menarik perhatian. Dua nama asing, yaitu Diego Mauricio dan Dejan Tumbas, menjadi topik utama karena arah karier mereka selanjutnya.
Diego Mauricio Pindah ke Liga India
Diego Mauricio resmi meninggalkan Persebaya Surabaya pada Januari 2026. Striker asal Brasil itu bergabung dengan Inter Kashi, klub promosi di kompetisi Indian Super League. Kepindahan ini menandai akhir kiprahnya yang terbilang singkat bersama Green Force. Dalam tujuh pertandingan resmi, ia gagal mencatatkan gol maupun assist untuk tim kebanggaan Surabaya.
Manajemen Persebaya Surabaya menilai kontribusinya belum sesuai harapan, sehingga memilih melepasnya lebih awal. Langkah ini menjadi bagian dari perombakan besar yang dilakukan jelang putaran kedua. Kepergian Diego juga diwarnai reaksi emosional dari sang pemain. Ia menghapus seluruh konten yang berkaitan dengan Persebaya Surabaya dari akun media sosial pribadinya.
Inter Kashi melihat pengalaman Diego bermain di Asia sebagai nilai tambah penting. Sebelumnya, ia pernah membela Odisha FC dan Mumbai City di kompetisi India. Klub promosi tersebut optimistis bahwa Diego bisa menjadi ujung tombak andalan. Dukungan teknis dari kerja sama Inter Kashi dengan Atlético Madrid turut meningkatkan ekspektasi terhadap performanya.
Dejan Tumbas Dikaitkan dengan Persis Solo
Selain Diego, kabar mengenai mantan pemain Persebaya Surabaya juga mengarah pada Dejan Tumbas. Gelandang asal Serbia itu resmi dilepas meski sempat menjadi pilihan utama di putaran pertama. Keputusan mencoret nama Dejan cukup mengejutkan publik, karena banyak suporter menilai kontribusinya di lini tengah masih sangat dibutuhkan tim.
Tidak lama setelah dilepas, Dejan langsung dikaitkan dengan Persis Solo. Klub tersebut dikenal aktif mendatangkan pemain asal Balkan dalam beberapa musim terakhir. Rumor semakin menguat setelah Persis sebelumnya merekrut Kadek Raditya dari Persebaya Surabaya. Kedekatan relasi antar kedua klub membuat spekulasi transfer ini makin menarik.
Transfermarkt juga menyoroti isu tersebut. Mereka menyebutkan bahwa nama Dejan Tumbas mencuat sebagai salah satu pemain yang bakal menyeberang ke Persis Solo usai dilepas dan tak lagi masuk rencana Persebaya Surabaya.
Reaksi Bonek terhadap pencoretan Dejan cukup keras. Banyak yang menyebut keputusan manajemen terlalu berisiko di tengah persaingan ketat liga. “Dari enam pemain yang dilepas, paling eman Dejan Tumbas,” tulis salah satu suporter. Komentar itu mencerminkan kekecewaan sekaligus kekhawatiran pendukung setia Green Force.
Jika resmi bergabung dengan Persis Solo, Dejan diprediksi langsung menambah kekuatan lini tengah. Pengalamannya di putaran pertama Super League menjadi modal penting bagi klub asal Jawa Tengah tersebut.
Persebaya Surabaya Bertransformasi
Sementara itu, Persebaya Surabaya terus melangkah dengan wajah baru di putaran kedua. Bernardo Tavares, pelatih anyar asal Portugal, membawa filosofi kompetisi internal yang ketat. Setiap pemain dituntut tampil maksimal demi mengamankan posisi utama. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan intensitas dan konsistensi permainan tim.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta bersiap menghadapi tantangan berat melawan Persebaya Surabaya. Mereka menyadari laga kali ini akan berbeda dibanding pertemuan pertama. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menekankan pentingnya fokus dan ketajaman tim. Kondisi skuad yang belum sepenuhnya pulih dari cedera menjadi perhatian khusus.
Persebaya Surabaya juga memperkenalkan Pedro Matos sebagai amunisi anyar di lini tengah. Gelandang kreatif tersebut diharapkan memberi warna baru dalam pola permainan Green Force.
Dengan segala perubahan yang terjadi, Persebaya Surabaya bertekad memulai putaran kedua dengan kemenangan. Sementara itu, kabar mengenai mantan pemain Persebaya Surabaya terus menjadi magnet perhatian publik. Rumor Dejan Tumbas ke Persis Solo dan kepindahan Diego Mauricio ke Liga India memperlihatkan dinamika besar yang tengah terjadi. Perjalanan baru kedua pemain itu kini tinggal menunggu waktu untuk benar-benar terjawab di atas lapangan.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












