John Herdman Tegaskan Pentingnya Pantau Super League 2025/2026
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah resmi menjabat sebagai pelatih kepala sejak 13 Januari 2026 lalu. Setelah diumumkan ke publik, ia langsung melakukan serangkaian kunjungan ke berbagai pertandingan Super League 2025/2026 untuk memantau perkembangan pemain lokal. Hal ini dilakukannya karena ia memiliki rencana jangka panjang untuk membentuk skuad kuat yang akan menghadapi FIFA Series 2026 dan ASEAN Championship 2026.
Herdman mengatakan bahwa ia ingin melihat sebanyak mungkin pemain dalam liga domestik agar bisa menilai kualitas mereka secara langsung. Ia bahkan sudah menyaksikan dua pertandingan secara langsung, yaitu Persija Jakarta vs Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (23/1/2026) dan Persita Tangerang vs Bhayangkara FC di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (24/1/2026).
Alasan Pemantauan Laga Super League
John Herdman menjelaskan bahwa alasan utamanya menghabiskan waktu untuk memantau Super League adalah untuk mencari pemain-pemain terbaik yang dapat bergabung dengan Timnas Indonesia. Menurutnya, penting bagi seorang pelatih untuk melihat pemain secara langsung agar bisa menilai performa mereka dalam situasi nyata, bukan hanya dari tayangan televisi.
“Saya pikir saya perlu menyaksikan beberapa laga lain sebelum memberikan opini mengenai liga,” ujarnya kepada awak media. “Namun, apa yang saya lakukan di sini adalah melihat pemain sebanyak yang saya bisa.”
Ia juga menegaskan bahwa ia akan terus menghadiri pertandingan Super League selama dua hingga tiga bulan ke depan. Tujuannya adalah untuk memperluas pilihan pemain dan memastikan bahwa skuad Garuda memiliki kedalaman yang cukup untuk menghadapi kompetisi internasional.
Agenda Padat Timnas Indonesia
Timnas Indonesia memiliki agenda yang sangat padat pada tahun 2026. Salah satu pertandingan utama adalah FIFA Series 2026, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah dan menghadapi Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 23–31 Maret 2026. Setelah itu, Timnas Indonesia akan menghadapi ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF pada Juli 2026.
Oleh karena itu, Herdman menilai bahwa skuad yang besar sangat dibutuhkan. Ia mengatakan bahwa ia harus memastikan bahwa semua pemain yang bermain di liga domestik mendapat perhatian khusus.
Pengalaman di Stadion
Selain memantau pemain, Herdman juga mengaku menikmati atmosfer sepak bola Indonesia. Ia merasa bahwa suasana di stadion memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan menonton melalui layar TV. Dalam wawancaranya, ia menekankan bahwa ia ingin terus hadir di stadion untuk melihat bagaimana para pemain bertindak saat tidak menguasai bola dan bagaimana mereka merespons situasi sulit.
“Saya ingin menyaksikan pemain secara langsung. Anda tahu, menonton mereka di TV jauh berbeda. Anda bisa melihat banyak hal ketika Anda melihat mereka secara langsung perilaku tertentu saat mereka tidak menguasai bola,” tambahnya.
Herdman juga berencana untuk kembali ke stadion pekan depan, terutama untuk menyaksikan pertandingan antara Persija Jakarta dan tim-tim lainnya. Ia berharap bisa terus hadir di tengah-tengah perayaan sepak bola Indonesia.
Rencana ke Eropa dan Pemain Keturunan
Meski fokus pada pemain domestik, Herdman juga berencana untuk bertolak ke Eropa setelah selesai memantau Super League. Tujuannya adalah untuk melihat pemain-pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Selain itu, ia juga ingin mencari pemain keturunan yang mungkin ingin membela Timnas Indonesia.
“Sejauh ini awalan yang bagus, dua laga yang menarik. Saya menikmati tempo, atmosfer, stadionnya,” ujarnya. “Saya berharap bisa menyaksikan beberapa laga lagi sebelum pergi ke Eropa.”
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












