5 Momen Pertama Kali Paling Ikonik di Dunia Teknologi 2016

Tren Throwback ke 2016 di Media Sosial

Media sosial sedang ramai dengan tren throwback ke tahun 2016, yang menjadi momen penting dalam perubahan dunia teknologi. Dari cara berbagi konten hingga menikmati hiburan, banyak hal telah berubah selama satu dekade terakhir.

Perubahan Signifikan dalam Teknologi

Tahun 2016 menjadi titik balik penting dalam dunia teknologi. Banyak inovasi dan keputusan yang dibuat pada masa itu masih memengaruhi kebiasaan digital kita hingga sekarang. Berikut adalah lima momen paling ikonik dari tahun tersebut:

1. Instagram Stories Resmi Diluncurkan

Pada 2 Agustus 2016, Instagram meluncurkan fitur Instagram Stories. Fitur ini memungkinkan pengguna mengunggah konten teks, foto, dan video vertikal yang menghilang dalam 24 jam. Awalnya, fitur ini dianggap sebagai tiruan Snapchat. Namun, seiring waktu, Instagram Stories tumbuh menjadi fitur inti yang mengubah cara orang berbagi momen sehari-hari.

Selama 10 tahun terakhir, Instagram Stories sudah berevolusi secara signifikan. Dari fitur yang hanya bisa menambahkan gambar manual hingga kini menjadi mesin bisnis. Beberapa fitur ikonik di IG Story meliputi Close Friends (teman dekat), fitur interaktif seperti polling dan tanya-jawab (QnA), menambahkan musik, hingga Add Yours dan link sticker.

Untuk monetisasi, IG Story kini punya subscription (langganan), fitur yang memungkinkan kreator mencari cuan dari IG Story eksklusif. Jadi pengguna harus membayar atau berlangganan demi menonton IG Story spesial yang tidak diupload secara umum.

Dari sekadar konten 24 jam hilang ala Snapchat, Stories kini menjadi alat utama untuk personal branding, storytelling, hingga social commerce. Kini, fitur IG Story juga jadi fitur wajib di WhatsApp dan Facebook. Saking populernya, Instagram Stories diyakini digunakan sekitar 500 juta pengguna setiap harinya, baik di IG, WhatsApp, atau FB.

2. iPhone 7 Hadir Tanpa Audio Jack

Pada 2016, Apple membuat keputusan kontroversial lewat peluncuran Apple iPhone 7. Untuk pertama kalinya, iPhone hadir tanpa lubang audio jack 3,5 mm. Alhasil, pengguna tak bisa lagi mencolokkan earphone kabelnya langsung ke HP untuk mendengarkan musik atau konten audio lainnya.

Awalnya, keputusan ini menuai pro dan kontra besar. Banyak pengguna mengeluh karena harus beradaptasi dengan adaptor untuk dicolok ke Lightning port yang tersedia atau pakai earphone nirkabel. Namun, langkah berani Apple ini kemudian diikuti banyak produsen lain dan mempercepat adopsi earphone wireless atau TWS Bluetooth di seluruh dunia.

Apple membuat industri ikut menormalisasi keputusan itu. Di 2026, hampir semua mid-range dan flagship Android juga ikut menghapus audio jack.

3. Pokémon Go Jadi Fenomena Global

Bulan Juli 2016 juga identik dengan satu game yang membuat orang rela keluar rumah berjam-jam, yakni Pokémon Go. Ketika baru dirilis, game Pokémon Go belum langsung hadir di toko aplikasi Android atau iOS di wilayah Indonesia. Namun, hype Pokémon Go sudah mendunia sampai pengguna rela menginstal file APK Pokémon Go untuk bisa ikut merasakan candunya berburu monster lucu dan unik.

Game berbasis augmented reality (AR) hasil kolaborasi Nintendo dan Niantic ini sukses besar, membuat taman, trotoar, hingga pusat kota dipenuhi orang yang berburu dan mengoleksi Pokémon lewat smartphone mereka. Berbagai jenis Pokémon dapat ditemukan di beberapa area di dunia nyata. Sebagai contoh, jika pemain pergi ke daerah sungai, akan menemukan Pokémon berjenis air. Ini bakal mengajak pemain untuk menjelajah daerah.

Setelah menangkap, pemain harus melatih Pokémon dan meningkatkan level dari Pokémon tersebut agar bisa semakin kuat. Setelah itu, para pemain bisa saling bertukar Pokémon. Pemain juga dapat berkompetisi dengan membuat Pokémon saling bertarung.

4. Instagram Tinggalkan Feed Kronologis

Tahun 2016 juga menjadi saksi perubahan feed Instagram. Pada tahun ini, feed kronologis resmi ditinggalkan dan diganti dengan feed berbasis algoritma. Ini membuat lini masa unggahan (feed) tidak lagi tampil berdasarkan waktu posting, melainkan diprioritaskan sesuai relevansi dan minat pengguna secara default. Bahkan, feed dari orang yang tidak di-follow pun bakal muncul di timeline.

Perubahan ini sempat menuai protes besar dari pengguna. Sampai akhirnya, di 2022, IG menghadirkan fitur baru, yakni timeline “following” dan timeline “favorite”. Di timeline following, kita bisa melihat feed yang diupload teman (following) secara kronologis. Sementara di timeline favorite, kita bisa kurasi akun-akun pilihan dari following, misalnya, hanya akun Instagram berita atau akun entertainment dan idola/musik favorit. Namun keduanya hanya linimasa alternatif, tidak bisa dijadikan default.

5. Netflix Rilis Fitur Nonton Offline

Sebelum 2016, menonton konten streaming berarti harus selalu terhubung ke internet. Namun semuanya berubah saat Netflix merilis fitur unduh (download) atau nonton offline pada November 2016. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan film dan serial untuk ditonton di HP atau tablet tanpa koneksi internet.

Langkah ini terasa sederhana, tetapi sangat krusial. Sejak saat itu, binge-watching film dan serial Netflix favorit bisa dilakukan di mana saja, bahkan di pesawat atau kereta tanpa WiFi. Semua konten offline ini bisa diakses lewat tab khusus Downloads (atau My Downloads di Windows) di aplikasi Netflix.

Meski begitu, ada beberapa aturan soal binge-watching offline ini. Pertama, Netflix membatasi jumlah unduhan. Setiap akun hanya bisa menyimpan maksimal 100 judul download, dan jumlah perangkat yang bisa dipakai mengikuti paket langganan masing-masing. Jadi semakin tinggi paketnya, semakin banyak perangkat yang bisa menyimpan konten offline.

Kedua, setiap unduhan punya masa kedaluwarsa. Waktu berlakunya berbeda-beda tergantung lisensi konten. Ada yang masih bisa ditonton selama beberapa hari, tapi ada juga yang kedaluwarsa hanya 48 jam setelah pertama kali diputar.

Ketiga, jika sebuah film atau serial dihapus dari katalog Netflix, maka semua versi unduhan konten tersebut akan langsung kedaluwarsa secara otomatis, meskipun sebelumnya sudah tersimpan di perangkat.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *