Perkembangan Bursa Transfer Liga Super Indonesia
Bursa transfer Liga Super Indonesia (Super League) terus berjalan dengan dinamika yang menarik. Beberapa klub seperti Persib Bandung, Sriwijaya FC, dan Persis Solo mengambil langkah strategis untuk memperkuat tim mereka di putaran kedua musim 2025-2026.
Sriwijaya FC Menghadapi Krisis Finansial
Sriwijaya FC, yang dikenal dengan julukan Laskar Wong Kito, tengah menghadapi situasi krisis finansial yang cukup serius. Meskipun demikian, klub ini tetap berkomitmen untuk mendatangkan pemain baru di bursa transfer paruh musim. Namun, para pemain baru ini tidak akan digaji secara penuh. Hanya janji menit bermain yang ditawarkan kepada mereka.
Tujuan utama dari langkah ini adalah agar Sriwijaya FC bisa menyelesaikan kompetisi Championship dan bersaing pada musim 2025-2026. Sayangnya, performa klub ini sedang tertatih akibat isu keterlambatan gaji. Hal ini menyebabkan sejumlah pemain meninggalkan tim, sehingga posisi mereka saat ini sangat sulit.
Saat ini, Sriwijaya FC berada di peringkat terakhir grup 1 (barat) dengan hanya 2 poin. Selisih mereka dengan peringkat 9 mencapai 15 poin. Oleh karena itu, target realistis bagi Sriwijaya FC saat ini adalah bertahan hidup dan mempersiapkan fondasi untuk musim depan.
Persis Solo Memperkuat Tim
Persis Solo juga aktif dalam bursa transfer. Pada Rabu (21/1/2026), klub ini mengumumkan kedatangan pemain baru bernama Kadek Raditya. Seorang bek tengah berusia 26 tahun yang sebelumnya memperkuat Persebaya Surabaya. Meski tidak banyak mendapat menit bermain di Super League 2025-2026, Kadek Raditya berharap bisa membantu Persis keluar dari zona degradasi.
Tim asuhan Milomir Seslija saat ini menempati peringkat ke-16 di klasemen dengan raihan 10 poin dari 17 laga. Persis berjarak enam poin dari PSBS Biak yang berada di zona aman. Selain Kadek Raditya, Persis juga mengumumkan kedatangan tiga pemain asing dari Serbia: Vukasin Vranes, Dusan Mijic, dan Miroslav Maricic. Dua nama lokal yang bergabung adalah Yabes Roni dan Alfriyanto Nico.
Persib Bandung Gercep dalam Mendatangkan Pemain Grade A
Persib Bandung tampak lebih cepat dalam mendatangkan pemain grade A di bursa transfer putaran kedua musim 2025/2026. Beberapa pemain bintang dikaitkan dengan klub berjuluk Pangeran Biru ini, termasuk Joey Pelupessy, Marko Dugandzic, Ole Romeny, Maarten Paes, hingga eks pemain Paris Saint Germain, Layvin Kurzawa.
Dari daftar tersebut, Ole Romeny dan Maarten Paes dipastikan tidak akan bergabung dengan Persib Bandung. Ole Romeny menolak tawaran karena masih ingin berkarier di Eropa, sementara Maarten Paes sudah bergabung dengan sesi latihan FC Dallas. Namun, dua pemain lain yang dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Persib Bandung adalah Joey Pelupessy dan Layvin Kurzawa.
Terkini, Persib Bandung kembali dikaitkan dengan pemain grade A berlabel Timnas Belanda, Terence Kongolo. Kabar ini diungkap oleh akun Instagram fan base Pangeran Biru, @persibdsgn, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Terence Kongolo, Target Baru Persib Bandung
Terence Kongolo, bek berusia 31 tahun yang pernah bermain di Eredivisie dan Premier League, disebut-sebut menjadi incaran Persib Bandung. Ia dikabarkan akan menggantikan Federico Barba yang ingin hengkang ke Eropa karena masalah keluarga.
Kongolo memiliki pengalaman yang cukup mumpuni, dengan 129 penampilan di Eredivisie dan 46 di Premier League. Ia juga pernah bermain di Piala Dunia 2014 sebagai bagian dari Timnas Belanda yang menjadi juara ketiga. Saat ini, ia berstatus free agent setelah dilepas NAC Breda sejak 18 Januari 2026.
Peluang Persib Bandung untuk mendatangkan Terence Kongolo cukup terbuka lebar. Tinggal negosiasi kontrak dan gaji secara personal antara kedua belah pihak. Jika berhasil, persiapan Persib Bandung untuk musim depan akan semakin kuat.












