bali.
, JEPARA – Bursa transfer putaran kedua Super League 2025-2026 benar-benar memperlihatkan aksi yang luar biasa. Dibandingkan dengan awal musim, bursa transfer kali ini berjalan di luar prediksi banyak pihak. Hampir semua klub melakukan perombakan besar-besaran untuk memperkuat komposisi tim pada putaran kedua. Yang mengejutkan, aksi gila tidak hanya dilakukan oleh Semen Padang yang mendepak seluruh pemain asingnya dan merekrut pemain baru, tetapi juga Persijap Jepara.
Klub penghuni zona degradasi ini mendepak dua pemain asingnya seusai putaran pertama Super League 2025-2026 berakhir. Keduanya adalah penyerang berkebangsaan Brasil, Rosalvo Candido Rosa Junior yang dilepas dengan skema pinjaman dan Elvis Sakyi. Persijap kemudian merekrut empat pemain baru, tiga di antaranya berkebangsaan Spanyol, yakni gelandang serang Borja Herrera, bek tengah Jose Luis Espinosa alias Tiri dan striker Iker Guarrotxena. Satu lagi gelandang bertahan berkebangsaan Prancis – Sinegal, Aly Ndom.
Pemain Asing Baru yang Dikirim ke Persijap
Iker Guarrotxena merupakan penyerang dengan rekam jejak panjang di sepak bola profesional Eropa. Ia mengawali kariernya di Spanyol dan sempat memperkuat Bilbao Athletic (Athletic Club B), sebelum hijrah ke CD Tenerife, Racing Santander, Cultural Deportiva Leonesa, Real Murcia, dan CE Sabadell. Iker Guarrotxena juga memiliki pengalaman bermain di luar Spanyol bersama Asteras Tripolis di kompetisi Liga Yunani. Selain itu, ia juga pernah bermain di Indian Super League bersama FC Goa dengan hasil akhir menempati peringkat kedua musim lalu.
“Iker adalah pemain dengan pengalaman luas di berbagai klub dan kompetisi. Ia memahami tekanan dalam pertandingan penting dan memiliki karakter yang kami butuhkan di lini depan. Kami yakin pengalamannya akan membantu tim tampil lebih kompetitif dan mencapai target bertahan di Super League,” ujar Dirtek Persijap Mario Lemos.
Pemain Spanyol kedua adalah bek tengah Jose Luis Espinosa alias Tiri. Karier profesional Tiri dimulai di Spanyol bersama Cádiz CF B, sebelum mendapatkan kesempatan menembus tim senior Cádiz CF. Namanya semakin dikenal saat memperkuat Atlético Madrid B, di mana ia menjadi salah satu pilar utama di lini belakang tim cadangan klub raksasa La Liga tersebut. Tiri sempat kembali merumput di Spanyol bersama Marbella FC, sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan karier ke Asia di Indian Super League.
Di India, Tiri pernah membela ATK (kini ATK Mohun Bagan) dan meraih gelar juara liga, lalu memperkuat Jamshedpur FC, kembali ke ATK Mohun Bagan, serta terakhir membela Mumbai City FC. Selama berkarier di Indian Super League, Tiri mencatatkan lebih dari 150 penampilan dan dikenal sebagai sosok pemimpin di lini pertahanan.
Presiden Persijap Jepara, M. Iqbal Hidayat, menyambut optimistis kedatangan bek Tengah asal Spanyol tersebut. “Kami mendatangkan Tiri untuk memperkuat lini belakang dengan pengalaman internasional yang ia miliki. Kami juga berharap ia bisa menjadi pemimpin bagi bek-bek muda dalam skuad Laskar Kalinyamat,” ujar M. Iqbal Hidayat.
Pemain ketiga Spanyol adalah gelandang serang Borja Herrera. Borja Herrera dikenal sebagai gelandang serba bisa yang mampu mengatur tempo permainan, menciptakan peluang, dan mencetak gol. Selain pernah berkarier di Spanyol, Borja Herrera banyak menghabiskan waktunya bermain di Indian Super League. Petualangan Borja Herrera di Asia dimulai bersama Hyderabad FC pada musim 2022–2023. Di klub India tersebut, ia tampil impresif dengan mencetak gol dan assist, serta menunjukkan peran penting sebagai motor serangan dari lini tengah. Ia kemudian melanjutkan kiprahnya di Liga Super India bersama East Bengal FC pada musim 2023–2024. Pada musim berikutnya, Borja Herrera bergabung dengan FC Goa melalui status pinjaman, sebelum akhirnya dikontrak secara permanen dan menjadi pemain kunci di lini tengah.
Di musim terakhirnya bersama FC Goa, Borja Herrera tampil puluhan kali dan berkontribusi lewat gol serta assist, hingga akhirnya berpisah dengan klub akibat situasi kompetisi di India. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan dampak positif serta memperkuat kreativitas lini tengah Persijap Jepara.
“Harapan kami ke depan dengan rekrutan Borja Herrera dapat melengkapi kebutuhan skuad tim Persijap, dalam putaran kedua Super League 2025-2026,” ucap M. Iqbal Hidayat.
Satu lagi rekrutan anyar Persijap Jepara adalah gelandang bertahan berkebangsaan Prancis – Senegal, Aly Ndom. Aly Ndom direkrut Persijap setelah kontraknya bersama klub Canadian Premier League, Pasific FC berakhir pada 31 Desember 2025 lalu. Aly Ndom dikenal sebagai gelandang bertahan dengan kemampuan membaca permainan yang baik, disiplin dalam bertahan, serta memiliki distribusi bola yang matang. Pengalamannya bermain di berbagai kompetisi profesional Eropa hingga Amerika Utara menjadi nilai tambah yang diharapkan mampu membawa kestabilan sekaligus kreativitas di lini tengah Persijap.
“Kami melihat Aly Ndom sebagai pemain yang tepat untuk kebutuhan tim saat ini. Pengalamannya di berbagai liga dengan level kompetisi yang berbeda akan sangat membantu Persijap, terutama dalam menjaga keseimbangan dan tempo permainan di lini tengah. Kami berharap kehadirannya bisa memberikan dampak positif secara langsung dan membantu tim tampil lebih konsisten di putaran kedua,” tutur M. Iqbal Hidayat.
Persijap menutup putaran pertama dengan berada di dasar klasemen, peringkat ke-18 Super League dengan sembilan poin, hasil dari dua kali menang, tiga kali seri dan 12 kali kalah.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












