Berita Populer Padang pada Jumat (16/1/2026)
Berikut adalah rangkuman berita populer yang terjadi di Kota Padang pada Jumat, 16 Januari 2026. Mulai dari masalah krisis air bersih hingga kecelakaan lalu lintas dan perpindahan pemain sepak bola.
1. Krisis Air Bersih, Warga Kampung Pila Tarok Kuranji Menunggu Air Bersih Hingga Malam
Warga RT 03/RW 09, Kampung Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Hal ini disebabkan oleh dampak bencana banjir bandang yang terjadi di kawasan Batu Busuak, Kecamatan Pauh pada akhir November 2025 lalu. Akibatnya, beberapa daerah di Kota Padang mengalami kekeringan.
Sebagian warga kini terpaksa mengambil air dari masjid terdekat sambil menunggu pasokan air dari pemerintah. Namun, hingga Jumat malam, pasokan air belum juga datang. Wartawan Muhammad Iqbal menyaksikan warga masih menunggu mobil tangki air yang belum tiba hingga pukul 20.38 WIB.
Warga datang dengan membawa ember dan baskom untuk menampung air bersih yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Terlihat puluhan ember di beberapa titik di Durian Tarung hingga Simpang Koto Tingga Dalam berbaris di tepi jalan. Selain ember, warga juga menunggu di depan barisan tersebut. Mereka rela mengantre karena air sumur sudah kering.
Ketua RT 03, Romi, menjelaskan bahwa warga sudah menunggu pasokan air bersih sejak pagi hari. Namun, hingga malam, mobil tangki air belum juga datang. Kendati demikian, warga tetap menunggu sampai pasokan air tiba.
“Kami sudah sejak pagi menunggu, tapi mobil tangki airnya belum juga datang. Tidak tahu kapan datangnya, tidak ada informasinya hari ini,” ujar Romi di lokasi pengantaran air.
Menurut Romi, masalah minimnya pasokan air bersih sudah terjadi sejak akhir November 2025 lalu. Hal ini disebabkan oleh bencana banjir bandang di Batu Busuak serta jebolnya bendungan dan jembatan Gunuang Nago.
2. Truk Batu Bara Rebah Kuda di Panorama 1 Sitinjau Lauik
Arus lalu lintas di Jalan Lintas Padang–Solok, tepatnya di kawasan Sitinjau Lauik, mengalami gangguan pada Jumat sore. Gangguan ini disebabkan oleh sebuah truk pengangkut batu bara yang mengalami kecelakaan di kawasan Panorama 1, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat.
Truk yang datang dari arah Solok menuju Padang tersebut mengalami rebah kuda saat hendak menuruni tanjakan Panorama 1. Akibatnya, posisi truk melintang di badan jalan membuat sebagian ruas tertutup, sementara muatan batu bara tumpah dan berserakan di jalan.

Admin Info Sitinjau Lauik, Dedet, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut Dedet, arus lalu lintas hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Sementara kendaraan berukuran besar belum bisa melintas.
Meski demikian, ia memastikan sopir truk dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka serius. Untuk mengurai kepadatan kendaraan, petugas memberlakukan sistem buka tutup jalan. Namun, kemacetan tetap terjadi baik dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya.
“Kondisi terbaru, body truk sudah berhasil dievakuasi. Namun arus lalu lintas masih diberlakukan buka tutup untuk mengurai kemacetan,” kata Dedet.
Sementara itu, salah seorang pengendara, Sutan Pamuncak, mengungkapkan bahwa antrean kendaraan dari arah Padang menuju Solok sudah mengular hingga sebelum jembatan pendakian menuju Panorama 1.
3. Rendy Oscario Pulang ke Semen Padang FC
Semen Padang FC kembali menambah amunisi di sektor penjaga gawang dengan merekrut Rendy Oscario Sroyer. Kiper berusia 27 tahun itu didatangkan dengan status pinjaman dari Persebaya Surabaya untuk memperkuat skuad Kabau Sirah pada kompetisi musim ini.

Kehadiran Rendy memiliki makna tersendiri bagi Semen Padang FC. Ia bukan wajah baru di Indarung, melainkan pemain yang tumbuh dan ditempa langsung dari sistem pembinaan klub. Rendy mengawali kariernya di Akademi Semen Padang pada 2013 hingga 2016, sebelum melanjutkan ke tim U-21 dan akhirnya menembus skuad utama pada 2017.
Perjalanan awalnya bersama tim senior diwarnai dinamika berat. Pada musim debut tersebut, Semen Padang FC harus terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola nasional. Kendati demikian, Rendy memilih bertahan dan menjadi bagian dari proses kebangkitan tim.
Usahanya berbuah hasil ketika ia turut ambil peran dalam keberhasilan Semen Padang FC promosi kembali ke Liga 1 pada 2019. Tahun tersebut juga menjadi titik penting dalam karier Rendy.
Penampilan solidnya di bawah mistar gawang mengantarkan namanya masuk dalam radar Tim Nasional Indonesia untuk ajang SEA Games, sebuah pencapaian prestisius bagi kiper muda saat itu. Setelah menimba pengalaman bersama Persebaya Surabaya, Rendy kini pulang ke klub yang membesarkan namanya.
Manajemen berharap kembalinya sang penjaga gawang dapat menambah ketenangan dan soliditas di lini belakang Kabau Sirah.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












