Berita Terkini di Kalimantan Timur: Pembunuhan, Kebakaran Kapal Wisata, dan Isu Tawuran Pelajar
Beberapa peristiwa penting terjadi di wilayah Kalimantan Timur dalam 24 jam terakhir. Berikut tiga berita yang paling menarik perhatian masyarakat:
1. Pria di Gunung Bugis Balikpapan Tewas Ditikam Badik
Seorang pria berinisial MH (38) meninggal dunia setelah ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik di kawasan Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.30 WITA di Jalan Sultan Hasanuddin.
Menurut informasi dari Polsek Balikpapan Barat, pelaku berinisial J (39) berhasil diamankan beberapa jam setelah kejadian. Motif pembunuhan diduga karena dendam atau sakit hati antara pelaku dan korban. Korban bertemu dengan saksi bernama F (27) di tanjakan Gang Ulin, Kelurahan Baru Ulu. Korban meminta saksi untuk menemaninya menemui seseorang di kawasan Gunung Bugis dengan maksud berdamai.
Setibanya di lokasi, korban turun dari sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hijau dan bertemu dengan pelaku. Keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum pelaku mengejar korban dan melakukan penikaman satu kali menggunakan pisau badik ke arah punggung kiri bagian belakang korban. Setelah melakukan penikaman, pelaku langsung meninggalkan korban di lokasi.
Korban akhirnya meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan visum dan autopsi. Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau badik, satu helai baju warna merah bergaris milik korban, serta hasil visum dalam (autopsi). Pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 458 tentang Pembunuhan. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dan melengkapi berkas perkara.
2. Kapal Wisata Terbakar di Sungai Mahakam, Proses Evakuasi dan Pemadaman Berlangsung Dramatis
Insiden kebakaran terjadi di Kapal Wisata KM Teman Bejalanan di Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Sabtu (17/1/2026). Saat kejadian, kapal wisata tersebut tengah membawa sejumlah penumpang yang tengah menikmati wisata susur Sungai Mahakam.
Dari berbagai video yang beredar di media sosial, api muncul dari bagian belakang kapal di lantai 2. Proses evakuasi penumpang dan upaya pemadaman berlangsung dramatis. Diketahui, proses pemadaman dibantu oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Prosedur keselamatan saat kapal wisata terbakar berfokus pada ketenangan, kecepatan, dan kepatuhan terhadap instruksi awak kapal. Berikut adalah langkah-langkah darurat yang harus diikuti berdasarkan panduan keselamatan maritim:
- Tindakan Segera Saat Kebakaran Terdeteksi
- Tetap Tenang dan Jangan Panik: Kepanikan adalah bahaya terbesar di laut.
- Segera Beri Tahu Awak Kapal (ABK): Temukan awak kapal terdekat dan beritahu situasi secara langsung atau melalui alarm kebakaran.
- Gunakan APAR (Jika Terlatih): Jika api masih kecil dan Anda terlatih, gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
-
Amankan Barang Mudah Terbakar: Jauhkan barang-barang yang mudah terbakar dari sumber api.
-
Prosedur bagi Penumpang
- Kenakan Jaket Pelampung (Life Jacket): Segera kenakan jaket pelampung yang berada di bawah kursi atau di kabin. Pastikan terpasang kencang.
- Dengarkan Instruksi Awak Kapal: Ikuti arahan kru, terutama mengenai jalur evakuasi menuju muster station (titik kumpul).
- Hindari Asap: Asap beracun lebih berbahaya daripada api. Tutup mulut dan hidung dengan kain, dan merangkaklah jika asap tebal.
-
Jangan Berusaha Mengambil Barang Bawaan: Prioritas utama adalah nyawa, bukan barang bawaan.
-
Prosedur Evakuasi (Jika Api Tidak Terkendali)
- Menuju ke Titik Kumpul (Muster Station): Pindah ke area terbuka (dek kapal) yang berlawanan arah dengan angin dan api.
- Jangan Melompat ke Air Kecuali Diperintah: Melompat ke laut adalah jalan terakhir. Tunggu instruksi kapten kapal.
- Melompat dengan Benar: Saat melompat, tutup hidung dan mulut, pegang jaket pelampung, dan lompat dengan posisi kaki lurus.
- Menjauh dari Kapal: Setelah berada di air, segera berenang menjauh dari kapal untuk menghindari api, ledakan, atau sedotan kapal yang tenggelam.
Perhatikan Safety Briefing: Selalu dengarkan penjelasan awak kapal mengenai lokasi jaket pelampung dan jalur darurat sebelum kapal berangkat. Pastikan Tahu Lokasi Pelampung: Kenali tempat penyimpanan rakit penyelamat (life raft).
3. Isu Tawuran Pelajar Beredar di WhatsApp, Polisi Siaga di Jalur Rapak-Gunung 1 Balikpapan
Pesan berantai terkait dugaan rencana tawuran antargenk anak sekolah ramai beredar di sejumlah grup WhatsApp warga Balikpapan, Sabtu malam hingga Minggu dini hari, Minggu (18/1/2026) dinihari. Informasi tersebut menyebutkan aksi tawuran akan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA di sepanjang jalur Rapak Kota Balikpapan, Kalimantan Timur hingga kawasan Gunung 1, dengan dugaan penggunaan senjata tajam dan busur ketapel.
Menanggapi informasi tersebut, personel Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Utara langsung melakukan langkah antisipasi dengan bersiaga dan berjaga di sekitar lokasi yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut. Pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh Wakapolsek Balikpapan Utara AKP BJ Susilo, dengan menempatkan personel di sejumlah titik yang diduga rawan dijadikan lokasi tawuran.
Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di sepanjang jalur Rapak hingga Gunung 1 terpantau aman dan kondusif. Tidak terlihat adanya kerumunan maupun aktivitas yang mengarah pada aksi tawuran. Arus lalu lintas di kawasan tersebut juga terpantau normal dan relatif sepi. Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan patroli dan penjagaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar lokasi.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











