Viral, Pengamen Dianiaya Pemotor di Bandung, Gitarnya Hancur

Insiden Penganiayaan terhadap Pengamen di Bandung

Sebuah video yang menampilkan aksi kekerasan terhadap seorang pengamen viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pemotor berkaos biru yang memukul pengamen hingga tersungkur di perempatan Inhoftank, Kota Bandung, pada Jumat sore (9/1/2026). Kejadian ini menimbulkan reaksi yang kuat dari warga dan pengguna jalan.

Kondisi Korban

Setelah kejadian tersebut, pengamen tersebut terlihat berdiri dengan kondisi kaki agak pincang sambil memunguti puing-puing gitarnya yang hancur. Meskipun tampak marah, ia masih dicegah dan ditenangkan oleh para pengendara lain yang hadir di lokasi kejadian. Peristiwa ini juga menyebabkan arus lalu lintas tersendat selama beberapa saat.

Respons Publik

Video tersebut mendapat banyak perhatian dari warganet, yang mengungkapkan keprihatinan mereka atas tindakan kasar yang dilakukan oleh pemotor tersebut. Banyak netizen yang mempertanyakan motif pelaku dan mengecam tindakan tidak manusiawi tersebut. Beberapa komentar warganet antara lain:

  • “Naon heula penyebabna yeuh? Bisi (bisi iyeu mah) pengamen na heula nu mimitian.”
  • “Piraku jelema gelo sugan jol ngagebugan pengamen, nu jelas mah nu ngamen sok miheulaan ngaganggu jeng neang ribut.”
  • “Pagawean Dinsos @dinsosbdg digawean ku rakyat, kamana atuh dinsos???”
  • “Tah biasana, te di bere, trus si nu ngamen na, ngomong kasal..”
  • “Apa dlu penyebab nya guys,” tulis beragam komentar warganet.

Sayangnya, hingga artikel ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai kronologi kejadian atau kondisi terbaru korban. Hal ini membuat masyarakat semakin khawatir dan ingin mengetahui lebih lanjut tentang kejadian tersebut.

Kasus Lain yang Menarik Perhatian

Selain kasus penganiayaan terhadap pengamen, ada juga kasus lain yang menarik perhatian publik. Seorang pengamen berinisial R (20 tahun) viral di media sosial karena memaksa seorang pengemudi mobil untuk memberikan uang. Kejadian ini terjadi di SPBU Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, pada Sabtu (28/12/2024).

Pengamen tersebut diduga menggunakan batu akik untuk mengetuk kaca mobil korban. Akibatnya, kaca mobil pecah dan korban mengalami kerugian sebesar Rp 500 ribu. Pelaku kemudian melarikan diri, tetapi akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi di kosannya di Rancaekek pada Minggu (29/12/2024).

Penanganan Oleh Pihak Berwajib

Kapolsek Buahbatu, Kompol Rizal Jatnika, menjelaskan bahwa pelaku telah dibawa ke Mapolsek Buahbatu untuk dimintai keterangan dan diperiksa lebih lanjut. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, dan penyidik sedang melakukan penyelidikan terkait insiden ini.

Kejadian-kejadian seperti ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat akan perlindungan terhadap sesama, serta penegakan hukum yang adil dan tegas terhadap tindakan kekerasan. Semoga kasus-kasus seperti ini dapat segera diselesaikan dengan baik, sehingga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat bisa terjaga.


Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *