Ari Lasso Marah pada Dearly Djoshua, Minta Foto Dihapus dan Uang Kembali



Ari Lasso tiba-tiba marah kepada Dearly Joshua. Sang penyanyi meminta mantan kekasihnya untuk menghapus foto dan mengembalikan semua uang yang diberikan selama hubungan mereka.

Nama Dearly Joshua kembali menjadi sorotan setelah ia membagikan beberapa pernyataan mengejutkan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan permintaan serta perilaku mantan kekasihnya, Ari Lasso.

Baru-baru ini, Ari Lasso tampak murka terhadap Dearly Joshua. Ia mendadak meminta mantan kekasihnya untuk menghapus foto-foto yang dianggap bermasalah dan mengembalikan uang yang diberikannya selama masa pacaran.

Dearly membagikan tangkapan layar komentar dan pesan yang diduga dikirim oleh Ari Lasso. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan perasaan yang selama ini disimpan, termasuk dugaan perlakuan tidak menyenangkan yang dialaminya.



Peristiwa ini dimulai ketika Dearly mengaku diminta untuk menghapus beberapa foto yang dianggap bermasalah oleh Ari Lasso. Ia merasa permintaan itu disampaikan dengan cara yang membuatnya merasa tertekan secara mental.

“Saya tahu kamu memiliki banyak penggemar, pasti ada yang membela kamu karena kamu orang baik. Siapa yang akan percaya perkataan saya? Tapi saya juga punya bukti,” tulis Dearly dalam unggahannya.

Dearly menjelaskan bahwa selama ini ia memilih diam dan tidak melawan demi melindungi anak-anaknya agar tidak ikut terseret dalam perselisihan ini. Ia berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa adanya intimidasi atau ancaman.

Pada unggahan berikutnya, Dearly menyatakan kesediaannya untuk menghapus foto-foto yang diminta. Namun, ia meminta agar hal tersebut tidak disalahpahami atau dipelintir di kemudian hari.

“Baik, saya akan hapus. Tapi jangan nanti dibuat-buat bilang saya cewek tua, bego, goblok, norak, suka bolak-balik hapus dan timbulin foto lagi,” tulisnya.

Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa konflik yang terjadi lebih dari sekadar masalah media sosial. Dearly merasa masih ada masalah yang belum selesai dan berharap dapat dibahas dengan kepala dingin.

Puncak curahan Dearly muncul ketika ia menceritakan pengalaman pribadinya selama diduga menjalin hubungan dengan Ari Lasso. Ia mengaku telah mengorbankan banyak hal, mulai dari waktu hingga kebersamaannya dengan anak-anak.

“Setiap hari saya tidak bekerja, berapa bulan kantor gak saya tengok. Saya urusin kamu dari mulai pipis di pispot tiap pagi sampai malam,” tulis Dearly dalam unggahan panjangnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa intensitas pertemuannya dengan anak-anak berkurang karena lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengurus Ari Lasso. Bahkan, ia pernah diminta untuk tidak pulang saat anaknya sedang sakit.

Unggahan tersebut semakin memperkuat spekulasi publik tentang hubungan keduanya. Dearly juga menyentuh adanya pesan pribadi bernada kasar serta ancaman yang ia terima.

“Kamu bisa chat saya di WhatsApp panjang banget cuma buat maki-maki saya. Kamu dendam apa sama saya?” tulisnya.

Ia meminta Ari Lasso untuk bersikap lebih dewasa dan tidak melontarkan ancaman kepada perempuan. Menurut Dearly, jika ingin bersikap tegas, seharusnya dilakukan kepada sesama laki-laki, bukan kepada perempuan.

Isu kedekatan Dearly Joshua dan Ari Lasso sebenarnya sudah lebih dulu mencuat. Keduanya sempat menjadi perhatian publik setelah terlihat bersama menghadiri pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier di Bali pada 7 Mei 2025. Kehadiran tersebut memunculkan dugaan adanya hubungan asmara, meski tidak pernah dikonfirmasi secara resmi.

Hingga saat ini, unggahan Dearly Joshua masih memicu beragam respons dari warganet. Sebagian memberikan dukungan atas keberaniannya bersuara, sementara yang lain menantikan klarifikasi dari pihak Ari Lasso.

Sampai artikel ini ditulis, Ari Lasso belum menyampaikan pernyataan resmi terkait tudingan maupun kronologi yang diungkap Dearly Joshua. Polemik tersebut pun terus menjadi perhatian publik, terutama mengenai dugaan hubungan pribadi serta dinamika di balik permintaan penghapusan foto yang memicu kehebohan.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *