Mahasiswa Berterima Kasih Karena Motor yang Dicuri Jadi Lebih Baik
Seorang mahasiswa mengalami kejadian yang tidak biasa. Setelah motornya dicuri, ia justru merasa berterima kasih kepada pencuri karena kendaraannya kembali dalam kondisi lebih baik. Kejadian ini terjadi di Mapolresta Bandar Lampung saat ekspos kasus pencurian sepeda motor.
Korban pencurian bernama Alka (20), seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lampung (Unila). Ia mengaku kaget ketika motornya kembali dalam kondisi yang lebih mulus daripada sebelumnya. Sebelumnya, motor jenis Honda Stylo miliknya dalam kondisi lecet dan pernah terjatuh.
“Tadinya (motor) ini warna merah, tapi ini malah jadi mulus, baret sama lecetnya bekas jatuh, bawa galon hilang,” katanya, Sabtu (10/1/2026) petang.
Alka bahkan berseloroh dan mengucapkan terima kasih atas “perbuatan” dua orang pencuri yang telah mengganti cat dan memperbaiki sepeda motornya tersebut. “Terima kasih ya, Bang,” kata dia, yang langsung ditimpali tawa para pewarta dan pejabat Mapolresta Bandar Lampung yang hadir dalam ekspos tersebut.
Penjelasan dari Kepolisian
Sepeda motor milik Alka diketahui dicuri oleh dua orang pemuda berinisial RA (20), seorang mahasiswa Unila, dan AFM (21). Aksi pencurian terjadi pada awal tahun lalu di sebuah rumah kost yang berada di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay menjelaskan, sepeda motor yang sudah menggunakan sistem keyless tersebut digondol dengan cara di-step atau didorong menggunakan motor lain. “Mereka (para pelaku) ini lalu membawa ke bengkel dan minta diganti remote untuk keyless-nya, dengan alasan rusak,” kata dia.
Rencananya, sepeda motor tersebut akan dijual melalui marketplace di media sosial. Untuk menghindari kecurigaan, kedua pelaku terlebih dahulu mengecat ulang motor hasil curian tersebut. “Motor ini dicat ulang. Pengakuan para pelaku diganti warna menjadi abu-abu dengan ongkos cat Rp 1 juta,” kata dia.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa kawanan pelaku telah lima kali melakukan pencurian sepeda motor. Setiap motor hasil curian terlebih dahulu diperbaiki atau dimodifikasi sebelum dijual untuk menghindari kecurigaan pembeli.
Kasus Pencurian Lain di Kota Malang
Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kian meresahkan warga Kota Malang. Bahkan tidak tanggung-tanggung, tiga sepeda motor yang terparkir di halaman rumah kos hilang dicuri dalam kurun waktu semalam.
Dari informasi yang didapat, pencurian tiga motor sekaligus itu terjadi di Jalan Ikan Gurami Gang I RT 3 RW 6 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Meski telah dikunci stang, namun pelaku dapat mudah membobolnya.
Ketua RT setempat, Djumadi mengatakan, kejadian curanmor itu terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 02.007 WIB dinihari. Sambil mengenakan jaket dan bermasker, pelaku berjumlah tiga orang datang berjalan kaki. “Mereka (pelaku) jalan kaki dari arah jalan besar lalu masuk ke gang sini. Setelah itu, mereka langsung mengarah ke rumah kos,” ujarnya saat ditemui, Jumat (9/1/2026).
Dikarenakan rumah kos tersebut tidak memiliki pagar dan langsung tembus ke jalan besar, maka pelaku dapat leluasa beraksi. Selain itu, tidak ada yang menjaga sama sekali dan satu-satunya keamanan berupa kamera CCTV.
“Pagarnya tidak ada dan seluruh motor milik anak kos parkir di satu tempat itu. Setelah itu, pelaku mengambil tiga motor dan langsung dibawa kabur keluar ke jalan besar,” jelasnya.
Djumadi menuturkan, bahwa kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya akan mengajak warga serta pengelola rumah kos untuk rapat bersama membahas keamanan lingkungan.
“Dampak dari kejadian ini, kami was-was dan khawatir akan terulang kembali. Sehingga, nanti kami akan berunding dengan warga dan pengelola kos untuk memperketat pengamanan lingkungan secara maksimal. Untuk sementara, langkah pengamanan yang sudah dilakukan dengan memasang kamera CCTV di gang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta membenarkan adanya kejadian curanmor tersebut. Dan saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Anggota kami termasuk dari Bhabinkamtibmas sudah mendatangi dan mengecek lokasi kejadian. Untuk bukti-bukti rekaman CCTV juga sudah kami dapat, dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan,” tandasnya.











