Sejarah dan Perkembangan Proliga di Indonesia
Proliga adalah kompetisi bola voli kasta tertinggi di Indonesia yang diselenggarakan oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Kompetisi ini pertama kali digelar pada tahun 2002 dan terbagi menjadi dua kategori, yaitu putra dan putri. Sejak awal penyelenggaraannya, Proliga telah menjadi ajang bergengsi bagi tim-tim bola voli di Tanah Air.
Dalam sejarah Proliga, ada dua tim yang paling sukses, yaitu Surabaya Samator di sektor putra dan Jakarta Electric PLN di sektor putri. Keduanya memiliki rekor yang mengesankan dalam meraih gelar juara.
Surabaya Samator: Tim Putra dengan Rekor Terbanyak
Surabaya Samator menjadi salah satu tim paling dominan di sektor putra Proliga. Mereka berhasil meraih tujuh gelar juara, yaitu pada edisi 2004, 2007, 2009, 2014, 2016, 2018, dan 2019. Dengan catatan ini, mereka memegang predikat sebagai tim tersukses di sektor putra.
Beberapa tim lain juga pernah meraih gelar juara, namun jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan Surabaya Samator. Contohnya Jakarta BNI 46 Putra dengan lima gelar juara, Palembang Bank Sumsel Babel dengan dua gelar, serta Jakarta LavAni Allo Bank Electric yang meraih dua gelar pada edisi 2022 dan 2023.
Jakarta Electric PLN: Dominasi di Sektor Putri
Di sektor putri, Jakarta Electric PLN menjadi tim yang paling sukses. Mereka berhasil meraih enam gelar juara, yaitu pada edisi 2004, 2009, 2011, 2015, 2016, dan 2017. Dengan prestasi ini, Jakarta Electric PLN menjadi salah satu tim paling dominan di sektor putri.
Selain Jakarta Electric PLN, beberapa tim lain juga memiliki catatan yang cukup baik. Misalnya, Bandung BJB Tandamata dengan empat gelar juara, Jakarta Popsivo Polwan dengan tiga gelar, serta Jakarta Pertamina Enduro yang meraih tiga gelar pada edisi 2014, 2018, dan 2025.
Daftar Juara Proliga Lengkap
Berikut adalah daftar lengkap juara Proliga dari sektor putra dan putri:
Putra
- 2002: Bandung Tectona
- 2003: Jakarta Phinisi Bank BNI
- 2004: Surabaya Samator
- 2005: Jakarta BNI Taplus
- 2006: Jakarta BNI Taplus
- 2007: Surabaya Samator
- 2008: Jakarta P2B Sananta
- 2009: Surabaya Samator
- 2010: Jakarta BNI Taplus
- 2011: Palembang Bank Sumsel Babel
- 2012: Jakarta BNI Taplus
- 2013: Palembang Bank Sumsel Babel
- 2014: Surabaya Samator
- 2015: Jakarta Electric PLN
- 2016: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2017: Jakarta Pertamina Energi
- 2018: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2019: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2020: Ditiadakan akibat pandemi
- 2021: Ditiadakan akibat pandemi
- 2022: Bogor LavAni
- 2023: Jakarta LavAni Allobank
- 2024: Jakarta Bhayangkara Presisi
- 2025: Jakarta Bhayangkara Presisi
Putri
- 2002: Jakarta Monas
- 2003: Bandung Art Deco Bank Jabar
- 2004: Jakarta Electric PLN
- 2005: Jakarta BNI Taplus
- 2006: Bandung Art Deco Bank Jabar
- 2007: Surabaya Bank Jatim
- 2008: Surabaya Bank Jatim
- 2009: Jakarta Electric PLN
- 2010: Jakarta BNI Taplus
- 2011: Jakarta Electric PLN
- 2012: Jakarta Popsivo Polwan
- 2013: Jakarta PGN Popsivo Polwan
- 2014: Jakarta Pertamina Energi
- 2015: Jakarta Electric PLN
- 2016: Jakarta Electric PLN
- 2017: Jakarta Electric PLN
- 2018: Jakarta Pertamina Energi
- 2019: Jakarta PGN Popsivo Polwan
- 2020: Ditiadakan akibat pandemi
- 2021: Ditiadakan akibat pandemi
- 2022: Bandung BJB Tandamata
- 2023: Bandung BJB Tandamata
- 2024: Jakarta BIN
- 2025: Jakarta Pertamina Enduro
Tim dengan Gelar Juara Terbanyak
Putra
- Surabaya Samator: 7 gelar (2004, 2007, 2009, 2014, 2016, 2018, 2019)
- Jakarta BNI 46 Putra: 5 gelar (2003, 2005, 2006, 2010, 2012)
- Palembang Bank Sumsel Babel: 2 gelar (2011, 2013)
- Jakarta LavAni Allo Bank Electric: 2 gelar (2022, 2023)
- Jakarta Sananta Indocement: 1 gelar (2008)
- Bandung Tectona: 1 gelar (2002)
- Jakarta Pertamina Pertamax: 1 gelar (2017)
- Jakarta Bhayangkara Presisi: 2 gelar (2024, 2025)
- Jakarta Electric PLN Putra: 1 gelar (2015)
Putri
- Jakarta Electric PLN Putri: 6 gelar (2004, 2009, 2011, 2015, 2016, 2017)
- Bandung BJB Tandamata: 4 gelar (2003, 2006, 2022, 2023)
- Jakarta Popsivo Polwan: 3 gelar (2012, 2013, 2019)
- Jakarta Pertamina Enduro: 3 gelar (2014, 2018, 2025)
- Surabaya Bank Jatim: 2 gelar (2007, 2008)
- Jakarta BNI 46 Putri: 2 gelar (2005, 2010)
- Jakarta Bank DKI Putri: 1 gelar (2002)
- Jakarta BIN: 1 gelar (2024)
Persaingan di Proliga 2026
Di Proliga 2026, Surabaya Samator dan Jakarta Electric PLN berpeluang menambah gelar juara mereka. Di sektor putra, Surabaya Samator akan bersaing dengan LavAni, Jakarta Bhayangkara Presisi, Jakarta Garuda Jaya, dan Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Sementara di sektor putri, Jakarta Electric PLN akan melawan Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Livin Mandiri, Bandung BJB Tandamata, dan Medan Falcons.












