John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia, Gajinya Rp600 Juta per Bulan?

John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia dengan Rekam Jejak Mengesankan

John Herdman kini resmi menjadi pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Pengumuman ini dilakukan melalui laman resmi PSSI dan menandai awal era baru bagi sepak bola Indonesia. Dengan pengalaman yang luar biasa, Herdman diharapkan dapat membawa Garuda menuju kesuksesan di level internasional.

Rekam Jejak yang Mengesankan

Sebelum menangani Timnas Indonesia, John Herdman memiliki reputasi yang sangat baik di dunia sepak bola. Ia dikenal sebagai sosok penting dalam kebangkitan sepak bola Kanada. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, yang merupakan pertama kalinya sejak 36 tahun absen dari ajang tersebut. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan Herdman dalam menghadapi tekanan kualifikasi Piala Dunia.

Selain itu, ia juga sukses memimpin timnas putri Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016. Karier kepelatihan Herdman dimulai di Selandia Baru, tempat ia menangani tim usia muda sebelum naik ke level nasional. Di sana, ia berhasil membawa tim tersebut tampil di Piala Dunia Wanita FIFA 2007 dan 2011 serta Olimpiade Beijing 2008.

Kontrak dan Tanggung Jawab yang Berat

PSSI telah mengikat John Herdman dengan kontrak selama 2+2 tahun. Selain menangani Timnas Senior, ia juga akan bertanggung jawab atas Timnas U-23 Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa PSSI percaya penuh pada kemampuan Herdman untuk membangun fondasi sepak bola nasional yang lebih kuat.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa penunjukan Herdman merupakan momen penting bagi sepak bola Indonesia. “Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru,” ujarnya. Menurutnya, penunjukan pelatih yang mampu membawa timnas ke Piala Dunia adalah langkah strategis untuk memperbaiki performa sepak bola Indonesia.

Energi dari Presiden Prabowo Subianto

Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026, Erick Thohir mengaku mendapatkan suntikan semangat dari Presiden Prabowo Subianto. “Saya sampaikan ke Pak Presiden, beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Itu membuat saya dan PSSI semakin bersemangat,” kata Erick. Ia juga menyebut bahwa arahan Presiden menjadi energi besar bagi PSSI untuk memperbaiki diri dan membangun fondasi sepak bola nasional yang lebih kuat.

Agenda Padat Tahun 2026

Pada tahun 2026, John Herdman dan Timnas Indonesia akan menghadapi agenda padat. Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026. Selanjutnya, mereka akan mengikuti FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November 2026. Skuad Garuda juga akan turut serta dalam turnamen Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.

Sebagai pelatih Timnas U-23, Herdman akan memimpin Garuda Muda di Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, pada 19 September 2026. Ini menunjukkan bahwa PSSI berkomitmen untuk memperkuat semua level pemain, mulai dari senior hingga usia muda.

Gaji yang Tinggi

Media asal Kanada, Canada Soccer Daily, melaporkan bahwa John Herdman akan menerima gaji sekitar US$40.000 per bulan atau setara lebih dari Rp600 juta per bulan. Angka ini menjadikannya salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi dalam sejarah Timnas Indonesia. Penunjukan ini menunjukkan bahwa PSSI serius dalam memperkuat kompetisi sepak bola nasional.

Profil Lengkap John Herdman

John Herdman lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggris. Meski tidak memiliki perjalanan panjang sebagai pesepak bola profesional, ia memilih jalur kepelatihan sejak usia muda. Karier melatih Herdman dimulai di Selandia Baru saat usianya baru menginjak 30 tahun.

Ia dipercaya menangani tim usia muda sebelum akhirnya naik level ke skuad nasional putri Negeri Kiwi. Selama lima tahun, ia mencatatkan prestasi penting dengan membawa tim tersebut lolos ke dua edisi Piala Dunia Wanita FIFA, yakni pada 2007 dan 2011. Selain itu, ia juga mengantar Selandia Baru tampil di Olimpiade Beijing 2008.

Kesuksesan di Kanada

Kesuksesan di Selandia Baru membuka jalan Herdman ke Kanada. Pada 2011, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas putri Kanada. Di bawah kepemimpinannya, Kanada menjelma menjadi kekuatan dunia dengan torehan dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016. Pada 2018, ia mengambil langkah besar dengan beralih menangani timnas putra Kanada.

Keputusan itu berbuah manis ketika ia mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama mereka setelah absen selama 36 tahun. John Herdman mencatatkan sejarah sebagai salah satu pelatih yang mampu membawa tim putri dan putra dari satu negara tampil di Piala Dunia.

Karier Klub dan Status Terakhir

Setelah mengakhiri kiprah bersama timnas Kanada pada 2023, Herdman melanjutkan kariernya di level klub dengan melatih Toronto FC. Namun, kebersamaan tersebut hanya bertahan hingga 2024. Sejak saat itu, Herdman berstatus tanpa klub.

Ia sempat dikaitkan dengan tim nasional Jamaika dan Honduras, tetapi tidak ada kesepakatan resmi yang terwujud. Media Honduras, Diez, melaporkan bahwa Herdman disebut memilih peluang melatih Indonesia ketimbang kembali ke kawasan CONCACAF. Media tersebut menyebut bahwa Honduras harus merelakan Herdman yang masuk dalam daftar kandidat pengganti Reinaldo Rueda.

Herdman juga dikabarkan menolak pendekatan dari Jamaika karena lebih memprioritaskan proyek bersama Indonesia. Jika terealisasi, kehadiran John Herdman disebut akan menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia.

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *