Tren Edit Foto Jadi Boneka Berbulu Viral di Media Sosial
Media sosial kembali diramaikan oleh tren visual yang menarik perhatian pengguna. Kali ini, tren edit foto menjadi tampilan menyerupai boneka berbulu dengan kesan lembut dan imut sedang viral di TikTok dan Instagram. Hasilnya terlihat lucu tanpa terkesan berlebihan, sehingga banyak pengguna langsung tertarik untuk mencoba.
Banyak orang awalnya mengira bahwa tren ini dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) atau aplikasi desain profesional. Namun, ternyata proses pembuatannya jauh lebih sederhana dari dugaan. Banyak pengguna bahkan tidak menyadari bahwa mereka bisa membuat foto seperti itu hanya dengan filter bawaan Instagram Story.
Filter “Felt” sebagai Kunci Utama
Salah satu filter yang paling diminati adalah filter bernama “Felt”. Istilah “felt” dalam bahasa Inggris merujuk pada jenis kain berbahan serat yang sering digunakan untuk membuat boneka atau kerajinan tangan. Nama ini sejalan dengan efek visual yang dihasilkan, yakni wajah dengan tekstur menyerupai kain boneka berbulu.
Dengan filter ini, pengguna bisa langsung mengubah foto biasa menjadi tampilan boneka berbulu hanya dalam hitungan detik. Prosesnya sangat mudah dan tidak memerlukan pengaturan tambahan. Pengguna hanya perlu membuka fitur Instagram Story, memilih foto yang ingin diedit, lalu mencari filter “Felt” di menu gaya atau filter.
Setelah filter diterapkan, Instagram akan memproses foto selama beberapa saat. Dalam waktu singkat, wajah pada foto akan berubah menjadi versi boneka berbulu yang lembut dan estetik. Hasil edit ini langsung muncul secara otomatis sesuai karakter foto asli, tanpa perlu penyesuaian manual.
Praktis dan Aman
Tren ini cukup praktis karena tidak memerlukan aplikasi tambahan atau prompt AI. Hal ini membuat banyak pengguna merasa lebih aman, karena tidak perlu memberikan akses data ke aplikasi pihak ketiga. Instagram sendiri secara rutin menghadirkan berbagai filter dan gaya visual yang dapat langsung digunakan di Story.
Filter “Felt” bekerja dengan teknologi pengolahan gambar real-time, sehingga pengguna bisa langsung melihat hasilnya sebelum mengunggah. Setelah proses selesai, pengguna memiliki dua pilihan: mengunggah foto ke Instagram Story langsung, atau menyimpannya terlebih dahulu ke galeri ponsel untuk dibagikan ke platform lain, seperti TikTok atau WhatsApp.
Cocok untuk Berbagai Jenis Konten
Hasil edit foto dengan efek boneka berbulu tidak hanya cocok untuk Instagram Story. Banyak pengguna memanfaatkannya sebagai foto profil sementara, thumbnail video TikTok, atau sekadar konten hiburan untuk dibagikan ke grup percakapan. Dengan tampilan yang lucu dan estetik, foto hasil edit ini juga kerap digunakan untuk menyambut momen tertentu atau sekadar mengikuti tren yang sedang ramai dibicarakan warganet.
Tren Visual yang Menarik Perhatian
Tren edit foto menjadi boneka berbulu bukanlah hal baru dalam dunia media sosial. Sebelumnya, pengguna sempat diramaikan dengan tren foto ala kartun Pixar, anime Jepang, hingga gaya lukisan cat minyak. Namun tren ini memiliki daya tarik tersendiri karena hasilnya terlihat natural, tidak berlebihan, dan tetap mempertahankan ciri wajah asli pengguna.
Efek boneka berbulu memberikan kesan wajah seperti karakter mainan berbahan kain lembut, menyerupai boneka koleksi atau karakter animasi lucu. Dengan tekstur wajah yang tampak seperti kain lembut, hasilnya terlihat menyerupai ilustrasi digital.
Cara Mengedit Foto dengan Filter “Felt”
Proses mengedit foto menjadi boneka berbulu ini sangat sederhana dan bisa dilakukan langsung melalui aplikasi Instagram. Pengguna hanya perlu membuka fitur Story, lalu memilih foto yang ingin diedit. Setelah foto dipilih, tersedia opsi untuk mengubah gaya visual menggunakan filter.
Di dalam menu gaya atau filter tersebut, pengguna cukup menggeser deretan filter ke arah kanan hingga menemukan filter bernama “Felt”. Setelah filter diterapkan, Instagram akan memproses foto selama beberapa saat. Dalam hitungan detik, tampilan wajah pada foto akan berubah menjadi versi boneka berbulu yang lembut dan estetik.
Menariknya, proses ini tidak memerlukan pengaturan tambahan. Pengguna tidak perlu menyesuaikan intensitas filter atau melakukan koreksi manual. Hasil edit akan langsung muncul secara otomatis sesuai karakter foto asli.












