Kedubes Spanyol Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Pelatih Valencia di Labuan Bajo

Permintaan Kedubes Spanyol untuk Lanjutkan Pencarian Korban

Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia mengirim surat kepada Badan Nasional Search and Rescue (Basarnas) yang meminta agar proses pencarian terhadap korban kapal wisata tenggelam KM Putri Sakinah di Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilanjutkan. Surat tersebut menyoroti kebutuhan untuk mencari pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan kedua anaknya yang masih hilang.

Dalam surat tersebut, Dubes Spanyol untuk Indonesia Bernardo de Sicart Escoda menyampaikan bahwa kelanjutan proses pencarian akan sangat membantu keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan pentingnya melanjutkan upaya pencarian hingga jenazah ditemukan. Menurutnya, proses pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR dapat memberikan harapan besar agar jenazah para korban segera ditemukan.

Selain itu, Dubes Spanyol juga menyampaikan rasa terima kasih kepada otoritas Indonesia yang telah berhasil menyelamatkan warga Spanyol dan menemukan satu jenazah yang hilang, yaitu anak perempuan dari pelatih Valencia.

Evaluasi dan Rencana Pencarian Berikutnya

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi terkait surat yang dikirim oleh Dubes Spanyol. Ia menjelaskan bahwa setelah masa istirahat, proses pencarian akan kembali dilakukan. “Proses pencarian akan kami lanjutkan selama tiga hari ke depan, dan dilanjutkan Jumat (2/1) sesuai dengan rencana operasi,” ujar Fathur.

Sebelumnya, kapal semi pinisi KM Putri Sakinah yang mengangkut 11 orang penumpang, tenggelam pada 26 Desember 2025. Penumpang terdiri atas enam wisatawan asing asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda kapal. Tim SAR gabungan pada hari kejadian berhasil mengevakuasi tujuh dari total 11 penumpang.

Para korban selamat antara lain empat orang ABK termasuk nakhoda kapal, dua warga Spanyol, dan seorang pemandu wisata. Empat warga Spanyol yang hilang, dan Tim SAR gabungan menemukan salah satunya dalam keadaan meninggal dunia pada 29 Desember 2025.

Perluasan Wilayah Pencarian dan Teknik Pencarian

Pencarian hingga hari ketujuh pada Kamis (1/1), tim SAR gabungan belum juga menemukan jenazah pelatih Valencia dan dua anak lainnya. Untuk memperluas wilayah pencarian, Tim SAR gabungan melakukan penyisiran hingga 30 nautical mile ke bagian utara dan sekitar 13 nautical mile ke selatan dari lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Manggarai Barat Edy Suryono menjelaskan bahwa dalam pencarian hari kelima, Tim SAR gabungan menemukan serpihan dinding kapal wisata KM Putri Sakinah. Ada tiga tim yang melakukan penyisiran di perairan Utara Pulau Serai, perairan bagian timur Pulau Padar, dan perairan bagian selatan Pulau Serai.

Dua tim penyelam yakni dari Ditpolairud Polda NTT dan Perhimpunan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM) melakukan penyelaman di lokasi kejadian dan sekitar lokasi kejadian hingga tiga nautical mile. Penyelaman dilakukan dua kali oleh 12 penyelam di enam titik penyelaman. Ditpolairud Polda NTT juga mengerahkan peralatan sonar system, scooter bonex, dan seabob.

Doa Bersama Tokoh Agama dan Adat

Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama para tokoh agama dan tokoh adat melakukan doa bersama di lokasi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Ia menyampaikan bahwa kehadirannya dalam doa dan operasi SAR bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, KSOP Labuan Bajo, TNI-Polri, dan BMKG merupakan bentuk kehadiran pemerintah menyikapi insiden kecelakaan kapal tersebut.

Ia mendorong agar pencarian dapat berjalan dengan lancar hingga menemukan para korban. Ia juga mengapresiasi sinergi lintas-sektoral yang berkolaborasi mendukung pelaksanaan operasi SAR itu.

Penyidikan Terkait Penyebab Kapal Tenggelam

Polres Manggarai Barat mulai proses penyidikan terkait kecelakaan laut kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo. Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa proses penyidikan sudah mulai dilakukan pada 31 Desember 2025.

Penyerahan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Manggarai Barat menandai dimulainya tahapan penyidikan secara resmi. Penyidik akan memeriksa saksi-saksi, awak kapal, pihak operator, serta melakukan pendalaman terkait kelayakan kapal dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pelayaran.

Menurut Henry, proses penegakan hukum atas kelalaian pelayanan kapal wisata yang tenggelam pasti akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Kejadian seperti itu diharapkan tidak terulang. Menurut dia, kapal tenggelam seharusnya tidak terjadi jika mempertimbangkan kondisi alam.

Riwayat Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo

Peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah menambah daftar kecelakaan kapal wisata di perairan Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo. Sepanjang 2024 hingga akhir 2025, tercatat sedikitnya 15 insiden kecelakaan kapal wisata di wilayah ini. Sebagian besar kecelakaan terjadi di sekitar perairan Pulau Padar, Komodo, dan Rinca, baik akibat cuaca buruk maupun gangguan teknis kapal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal penyidik, kapal wisata semi phinisi KM Putri Sakinah mengalami mati mesin saat berlayar dari Pulau Kalong menuju Pulau Padar. Dalam kondisi tidak dapat bermanuver, kapal kemudian dihantam gelombang tinggi hingga akhirnya terbalik dan tenggelam di Perairan Selat Padar.

Kondisi cuaca dan gelombang laut saat kejadian diduga turut memperparah situasi, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan mandiri oleh awak kapal dan penumpang. Dalam peristiwa itu, tujuh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Satu orang korban ditemukan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *