Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Mengguncang Alor, Nusa Tenggara Timur
Pada Senin (8/12/2025), gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Alor, Nusa Tenggara Timur. BMKG melaporkan bahwa gempa terjadi pada pukul 17.36.50 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 7.21 LS-123.91 BT, dengan jarak sekitar 139 km barat laut Alor dan kedalaman 547 km. Informasi ini diperoleh dari akun resmi @infobmkg.
Gempa yang terjadi ini dilaporkan dalam skala MMI. Berikut penjelasan mengenai tingkat getaran gempa berdasarkan skala tersebut:
-
I MMI
Getaran tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang. -
II MMI
Beberapa orang merasakan getaran atau goncangan gempa. Benda-benda ringan seperti lampu gantung bergoyang. -
III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seperti ada naik di dalam truk yang berjalan. -
IV MMI
Dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, sedangkan di luar rumah oleh beberapa orang. Gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik, dan dinding berbunyi. -
V MMI
Hampir semua orang merasakan getaran gempa. Orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, dan tiang-tiang serta benda besar tampak bergoyang. -
VI MMI
Semua orang merasakan getaran gempa. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar. Plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, menyebabkan kerusakan ringan. -
VII MMI
Semua orang di rumah keluar. Bangunan dengan konstruksi baik mengalami kerusakan ringan, sedangkan bangunan dengan konstruksi kurang baik mengalami retakan bahkan hancur. Getaran juga bisa dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan. -
VIII MMI
Bangunan dengan konstruksi kuat mengalami kerusakan ringan. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh. -
IX MMI
Bangunan dengan konstruksi kuat mengalami kerusakan, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipi dalam rumah putus. -
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah, rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam. -
XI MMI
Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung. -
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa
BMKG memberikan panduan penting untuk menjaga keselamatan saat gempa terjadi. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
-
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung. -
Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau papan. -
Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan melakukan apapun karena biasanya akan terjadi gempa susulan. -
Di kerumunan
Jika sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk menghindari hal tersebut, perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka. -
Di gunung atau dataran tinggi
Jika gempa terjadi saat sedang berada di gunung, segera bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsoran dan mengancam keselamatan jiwa. -
Di laut
Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, segera bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi. -
Di dalam kendaraan
Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












