Daerah  

Pontianak Siaga Banjir Rob Hingga Pertengahan Desember 2025

Prakiraan Pasang Tinggi di Wilayah Kalimantan Barat

Berdasarkan informasi dari Prakiraan Cuaca, Bayu Santoso menjelaskan bahwa kondisi pasang air laut yang tinggi di wilayah Kalimantan Barat dipengaruhi oleh fenomena Super Moon. Fenomena ini terjadi pada 4 Desember 2025 ketika bulan purnama berada pada titik terdekat dengan bumi (perige). Hal ini menyebabkan pasang air laut meningkat secara signifikan.

Menurut data prakiraan pasang surut dari Pushidros TNI AL, wilayah Kota Pontianak diprediksi mengalami pasang maksimum antara 1,6–1,8 meter pada tanggal 6–12 Desember 2025, khususnya pada pukul 06.00–13.00 WIB.

Sementara itu, wilayah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang diperkirakan mengalami pasang yang lebih tinggi, yaitu antara 1,8–1,9 meter, pada 5–9 Desember 2025 sekitar pukul 09.00–13.00 WIB.

Bayu Santoso menambahkan bahwa fenomena Super Moon akan memengaruhi seluruh wilayah pesisir Kalimantan Barat, meskipun waktu pasang berbeda-beda. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi muka air dan memicu banjir rob, terutama di daerah yang berada di pesisir sungai maupun pantai.

Ia mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengambil langkah antisipatif lebih awal. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

  • Memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih aman.
  • Waspada terhadap listrik ketika nanti terjadi banjir.
  • Memastikan aliran air di parit atau sungai lancar.

Bayu juga menegaskan bahwa kelancaran aliran air akan membantu banjir cepat surut ketika waktunya surut tiba. Ia meminta masyarakat untuk terus memantau informasi resmi, seperti update peringatan dini banjir rob dan informasi cuaca maritim BMKG.

Di sisi lain, Prakirawan BMKG Supadio (Kalbar), Reny Shahputri menjelaskan beberapa wilayah pesisir dapat berpotensi terjadi kenaikan tinggi gelombang hingga mencapai 2.50 meter di atas permukaan air pada periode tersebut. Wilayah-wilayah yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Perairan Ketapang
  • Perairan Kayong Utara
  • Selat Karimata Bagian Selatan
  • Selat Karimata bagian utara
  • Perairan Kubu Raya
  • Perairan Pontianak – Mempawah
  • Perairan Singkawang – Bengkayang
  • Perairan Sambas

Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai dengan petir, angin kencang berdurasi singkat, serta kenaikan tinggi gelombang dan pasang air laut maksimum.

Masyarakat diminta rutin melakukan pemantauan informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG wilayah Kalimantan Barat melalui laman resmi mereka.

Banjir Rob Menggenangi Pasar Flamboyan Pontianak

Banjir rob sempat menggenangi Pasar Flamboyan Pontianak di Jalan Gajah Mada pada Minggu 7 Desember 2025. Air yang mulai naik sejak pagi membuat aktivitas pedagang maupun warga terganggu.

Hendra, salah satu pedagang di Pasar Flamboyan, mengaku banjir rob sudah menjadi kejadian tahunan setiap akhir tahun. Menurutnya, air mulai naik sejak sekitar pukul 05.00 WIB, dan tingginya semakin bertambah hingga saat ini. Surutnya diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut Hendra, kondisi banjir rob tahun ini terasa lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut kemungkinan adanya penurunan daratan akibat pembangunan gedung-gedung tinggi dan pengaruh sampah.

Banjir tersebut membuat dagangannya sulit laku karena pembeli enggan masuk ke area yang tergenang. Hendra berharap pemerintah memperbaiki kawasan yang sering terdampak banjir rob.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *