Gempa Bumi Magnitudo 3,3 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara
Pada hari Selasa (25/11/2025), gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,3 mengguncang wilayah Melonguane, Sulawesi Utara. BMKG melaporkan bahwa gempa terjadi pada pukul 08.57.44 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 3.53LU-126.20BT, dengan kedalaman sekitar 2 km. Lokasi gempa berada 74 km barat daya Melonguane, Sulawesi Utara.
BMKG juga menyampaikan informasi terkini tentang gempa melalui akun Twitter @infobmkg. Dalam tweet tersebut, disebutkan bahwa:
Gempa Mag:3.3, 25-Nov-2025 08:57:44WIB, Lok:3.53LU, 126.20BT (74 km BaratDaya MELONGUANE-SULUT), Kedlmn:2 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa
Ketika gempa terjadi, penting untuk tetap tenang dan mengambil tindakan yang tepat agar tidak terjadi risiko cedera atau bahaya. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan:
-
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, jangan panik. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihat keadaan sekitar. Cari tempat yang aman untuk berlindung. -
Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam rumah atau penginapan, carilah tempat aman seperti di bawah meja. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau menggunakan tangan dengan posisi tertelungkup. -
Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi bangunan dan tiang. Carilah daerah terbuka dan tetap tenang. Jangan melakukan apa pun karena kemungkinan besar akan ada gempa susulan. -
Di kerumunan
Jika sedang berada di kerumunan, perhatikan arahan petugas penyelamat. Segera menuju tangga darurat untuk mencapai daerah terbuka. -
Di gunung atau dataran tinggi
Jika sedang berada di gunung atau dataran tinggi, segera bergerak ke daerah lapang. Hindari daerah dekat lereng karena risiko longsoran sangat tinggi. -
Di laut
Gempa bawah laut dapat memicu tsunami. Jika terjadi gempa di laut, segera berpindah ke dataran yang lebih tinggi. -
Di dalam kendaraan
Jika sedang berkendara saat gempa terjadi, peganglah setir dengan erat. Berhenti di tempat yang lapang dan jangan bergerak sampai gempa berakhir.
Skala MMI dan Tingkat Getaran Gempa
Getaran gempa diukur dalam skala MMI (Modified Mercalli Intensity). Berikut penjelasan tingkat getaran berdasarkan skala MMI:
-
I MMI
Getaran tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang. -
II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang. Benda-benda ringan seperti lampu gantung bergoyang. -
III MMI
Getaran terasa nyata dalam rumah. Seperti sensasi naik di dalam truk yang berjalan. -
IV MMI
Dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan beberapa orang di luar. Gerabah pecah, jendela dan pintu bergoyang. -
V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua orang. Orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting. -
VI MMI
Semua orang merasakan getaran. Banyak orang terkejut dan lari keluar. Plester dinding jatuh dan cerobong asap rusak. -
VII MMI
Semua orang di rumah keluar. Bangunan kuat mengalami kerusakan ringan, sementara bangunan kurang baik mengalami retakan atau hancur. -
VIII MMI
Bangunan kuat mengalami kerusakan ringan. Bangunan kurang baik mengalami retakan, dinding terlepas dari rangka rumah. -
IX MMI
Bangunan kuat mengalami kerusakan. Rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. -
X MMI
Bangunan kayu kuat rusak. Rangka rumah lepas dari pondasinya. Tanah terbelah dan rel melengkung. -
XI MMI
Banyak bangunan yang hancur. Jembatan rusak, pipa dalam tanah tidak bisa digunakan lagi. -
XII MMI
Hancur total. Gelombang tampak di permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”












