UFC 322 – Khabib Peringatkan Makhachev, JDM Bukan Lawan Mudah

Khabib Nurmagomedov Beri Peringatan Penting untuk Islam Makhachev Jelang UFC 322

Legenda olahraga Mixed Martial Arts (MMA), Khabib Nurmagomedov, memberikan peringatan penting bagi sahabat dan anak didiknya, Islam Makhachev, menjelang pertandingan utama UFC 322. Pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi Makhachev yang akan melawan Jack Della Maddalena di kelas welter.

Duel antara eks juara kelas ringan, Makhachev, dan juara bertahan kelas welter, Della Maddalena, menjadi salah satu acara pay-per-view terbesar tahun ini. Makhachev berupaya merebut sabuk JDM setelah dengan sukarela melepaskan gelar kelas ringannya. Hingga saat ini, hanya ada 11 petarung yang pernah menaklukkan dua divisi berbeda di ajang tarung bebas paling bergengsi tersebut.

Banyak orang mulai membicarakan legasi Makhachev jika berhasil mengalahkan JDM pada hari Minggu (16/11/2025) siang waktu Indonesia. Bisa jadi, petarung asal Dagestan ini layak disebut sebagai petarung terbaik sepanjang masa. Nurmagomedov, yang sudah masuk Hall of Fame UFC, setuju bahwa Makhachev pantas dalam wawancara dengan Josh Thomson.

Namun, saat momentum berada di pundak sahabatnya, Khabib mengingatkan bahwa lawan kali ini tidak bisa diabaikan. Ia menyampaikan bahwa Makhachev berada di puncak performanya dalam lima tahun terakhir. “Orang-orang mengenal Islam dalam lima tahun terakhir, di puncak performanya,” ujarnya.

Tapi, ia juga mengatakan bahwa JDM baru saja memenangkan pertarungan terbesar dalam hidupnya melawan Belal Muhammad. “Orang-orang tidak mengenalnya,” tambahnya.

Khabib menyebut JDM sebagai lawan yang sangat tangguh. Ia juga mengatakan bahwa Makhachev telah berlatih keras selama tiga bulan di kamp pelatihan. “Cara dia menunjukkan kemampuannya, saya pikir dia adalah lawan yang sangat, sangat tangguh bagi kami,” kata Khabib lagi.

“Itulah mengapa kami berlatih begitu keras. Kemarin adalah 11 minggu latihan yang sangat berat, Islam siap bertarung,” lanjutnya. “Kami mengharapkan pertarungan yang sangat berat melawan JDM, dan kami menghormatinya, dan kami tahu dia adalah orang yang tangguh.”

Perbedaan berat badan bukanlah masalah besar bagi Makhachev yang naik kelas. Dia berhasil memenuhi kewajibannya dengan bobot 170 pon atau 77,1 kg dalam sesi timbang badan. “Satu hari menuju mimpi saya. Pertarungan terbesar dalam hidup saya. Saya siap,” kata Makhachev dalam face-off, Sabtu (15/11/2025) pagi waktu Indonesia.

“Terima kasih semuanya, sampai jumpa besok, Insyaallah.” Khabib menyebut Makhachev sudah bersiap sebaik mungkin dalam menambah berat badannya. “Jujur saja, dia sudah berlatih angkat beban,” katanya. “Dia mempersiapkan diri untuk pertarungan ini untuk pindah ke kelas welter setelah dia menyelesaikan pertarungannya pada Januari.”

“Enam atau tujuh bulan terakhir, dia sedikit menambah berat badan, tapi dia tidak pernah melebihi 200 (pon), tidak, tidak pernah.” Laga antara Makhachev dan JDM digelar di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, Minggu (16/11/2025) waktu Indonesia.

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *