Bukan Hanya Mali, Timnas U22 Indonesia Juga Hadapi Negara Ini

Timnas U22 Indonesia Jalani Pemusatan Latihan Jelang Uji Coba Lawan Mali

Tim Nasional (Timnas) U22 Indonesia saat ini tengah menjalani pemusatan latihan (TC) dalam persiapan menghadapi uji coba melawan Mali. Laga tersebut akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada 15 dan 18 November 2025. Pertandingan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Timnas U22 menjelang penyelenggaraan SEA Games 2025 yang akan berlangsung pada 3 hingga 19 Desember 2025.

Skuad Mali diperkirakan tiba di Indonesia pada 13 November 2025 mendatang. Sebagai bagian dari FIFA Matchday, pertandingan kali ini memiliki bobot penting untuk mempersiapkan mental dan kemampuan para pemain. Pelatih Timnas U22, Indra Sjafri, telah memanggil 30 pemain untuk menghadapi laga uji coba ini. Diantara pemain-pemain yang dipanggil, terdapat tiga pemain diaspora yaitu Ivar Jenner (Jong Utrecht), Mauro Zijlstra (Volendam), dan Dion Markx (NEC Nijmegen).

Persiapan Menghadapi Lawan yang Tidak Mudah

Timnas U22 Indonesia akan melakoni dua kali uji coba melawan Mali. Namun, sebenarnya ada satu negara lain yang awalnya akan menjadi lawan, namun akhirnya memilih mundur. Negara tersebut adalah Bahrain. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menjelaskan alasan pemilihan Mali sebagai lawan Timnas U22 Indonesia.

“Ya jadi gini, kalau kita mencari lawan yang dari Asia Tenggara tidak mungkin karena kan lawan-lawan kita. Maka kemarin saya diskusi dengan coach Indra,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sumardji menjelaskan bahwa awalnya ada dua negara yang akan menjadi lawan Timnas U22 Indonesia, yaitu Mali dan Bahrain. Namun, Bahrain memutuskan mundur dari kandidat lawan dan lebih memilih mengikuti turnamen di Kirgistan. “Tadinya tuh ada dua. Satu Mali, dua Bahrain. Nah, dari dua negara ini Bahrain mengundurkan diri. Dikarenakan akan mengikuti turnamen di Kyrgyzstan. Sehingga Mali yang bisa. Tadinya awalnya tanggal 12, 15 dan 18.”

“Itu uji cobanya. Tetapi dikarenakan Bahrain mundur, ya otomatis yang bisa Mali. Maka tanggal 12-nya kita lepas jadi 15 dan 18,” tambahnya.

Mali Bawa Pemain Terbaik untuk Hadapi Timnas U22 Indonesia

Mali akan mengirimkan skuad U22-nya untuk melawan Timnas U22 Indonesia. Meski begitu, Mali tetap membawa para pemain terbaiknya yang didominasi oleh pemain-pemain yang bermain di Eropa. Dalam rilis resminya, FEMAFOOT melampirkan daftar pemain yang akan tampil menghadapi Timnas U22 Indonesia.

Pelatih Mali, Foussini Diawara, membawa mayoritas pemain yang merumput di kompetisi Eropa seperti Perancis, Jerman, Belgia, Turki, hingga Inggris. Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Sekou Kone, wonderkid milik Manchester United. Ia ternyata ikut dibawa oleh Diawara dalam pemanggilan ini.

Pemain berusia 19 tahun itu merupakan pemain didikan Man United dan sempat dibawa pada laga pra-musim lalu. Indonesia bukan negara asing bagi Sekou Kone, apalagi ia pernah tampil di Piala Dunia U17 2023 lalu bersama Mali U17. Pada saat itu, Kone turut andil membawa Mali meraih juara ketiga usai menghajar Argentina 3-0.

Sekou Kone menjadi salah satu pemain kunci Mali U17 sepanjang gelaran Piala Dunia U17 2023. Selain Sekou Kone, Mali juga akan membawa sejumlah pemain yang bermain di klub besar Eropa seperti Issa Traore (Bayer Leverkusen), Boubakar Dembaga (AS Monaco), serta Ibrahim Kanate (Anderlecht).

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *