dailydenpasar.com JAKARTA – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 penampilan merek baru selama China QJMotor. Pada debutnya di area turnamen IIMS 2025 ini, QJMotor memperkenalkan empat model sekaligus.
Brand jika China ini diklaim sebagai produsen motor terkemuka di dalam negara asalnya. Dengan konsep FUN-TASTE-TECH yang tersebut memadukan kesenangan berkendara, gaya, dan juga teknologi, QJMotor resmi melakukan ekspansi ke Indonesia.
Di IIMS 2025, QJMotor menampilkan empat model terbaru, yaitu SRK 800 RR, SRV 600 V, SRV 250 AMT, kemudian FORT 250.
Hal ini dapat dilihat dari jumlah keseluruhan surat pemesanan kendaraan (SPK) yang digunakan telah dilakukan mencapai banyak unit.
“Teman-teman juga sanggup lihat, pada area test ride kita sampai ngantri-ngantri khususnya untuk SRV 250 AMT,” ungkap Budi Kurniawan, VP Branding & Marketing Communication, PT QJMotor Industry Indonesia, pada waktu ditemui SindoNews di dalam IIMS 2025 pada Kamis (20/2/2025).
Model yang digunakan paling diminati di tempat antara yang tersebut dipamerkan adalah SRV 250 AMT. Pengiriman untuk model ini dijadwalkan pada bulan Maret mendatang, dengan total unit yang dimaksud akan dikirim sekitar 186 unit.
“Kalau yang arahan di area IIMS 2025, terimanya Maret. Sebetulnya seharusnya Februari, tapi sebab kepotong mirip imlek ya. Kan pada China libur, jadi agak mundur sedikit ke Maret, QJMotor akan bermain dalam kelas 250 ke atas, pada bawah cc yang disebutkan berdasarkan riset cukuplah berat” jelas Budi.
QJMotor menunjukkan keseriusannya di menembus bursa otomotif pada Indonesia dengan rencana untuk membuka lebih tinggi berbagai dealer dalam seluruh nusantara. Saat ini, mereka sudah ada miliki sembilan dealer yang tersebar di area berbagai lokasi.
Selain itu, QJMotor memiliki rencana untuk memulai produksi dengan metode completely knocked down (CKD) pada kawasan Delta Mas, Karawang, Jawa Barat. Proses perakitan ini direncanakan akan segera dilaksanakan pada semester kedua tahun ini.
Menurut pihak QJMotor, “Model yang tersebut akan diproduksi pertama, belum dapat update ya dari global. Hanya kalau kita, pastinya unit yang digunakan sesuai dengan aspirasi publik Indonesia,” pungkasnya.












