dailydenpasar.com JAKARTA – Klook, sistem pemesanan perjalanan memperoleh pendanaan USD100 jt atau setara Rp1,63 triliun dipimpin oleh perusahaan penanaman modal Vitruvian Partners. Pendanaan ini untuk memperluas jangkauan di dalam luar Asia Pasifik.
“Selama dekade terakhir, Klook telah terjadi memantapkan dirinya sebagai sistem utama untuk travel experience atau pengalaman wisata sistem dalam Asia Pasifik, merevolusi cara wisatawan menemukan juga terhubung dengan destinasi,” ujar ketua eksekutif kemudian Co-founder Klook Ethan Lin di siaran pers, Rabu (12/2/2025).
Selama satu dekade, Klook telah terjadi memfasilitasi jutaan momen wisata, memberdayakan usaha lokal, juga berkontribusi sebesar USD7,2 miliar terhadap Pendapatan Domestik Bruto lalu memperkuat tambahan dari 219.000 lapangan kerja dalam Asia Pasifik. Dengan Asia yang tersebut tetap memperlihatkan menjadi pusat pariwisata global menempatkan Klook pada sikap memberikan nilai lebih lanjut besar bagi generasi wisatawan yang tersebut berorientasi pada pengalaman pada seluruh dunia. “Kami sangat antusias menyambut Vitruvian pada perjalanan ini,” jelas Lin.
Dia menegaskan penanaman modal yang disebutkan mampu mengakibatkan keahlian juga perspektif global yang mana berharga bagi fase peningkatan Klook berikutnya. Dengan rekam jejak yang mana kuat pada menggalang inovator pada lapangan usaha pariwisata lalu mengembangkan industri berskala global, kemitraan dengan Vitruvian semakin meningkatkan kekuatan ambisi Klook untuk mengalami perkembangan melampaui Asia Pasifik, memperluas jangkauan globalnya, serta memperkokoh posisinya sebagai pemimpin kategori.
“Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Klook. Rekam jejak Klook pada inovasi, komitmen terhadap pengalaman pelanggan, kemudian keahliannya yang digunakan mendalam pada pangsa menjadikannya pemimpin yang tersebut unik di metamorfosis pengalaman wisata pada Asia Pasifik,” ungkap Sophie Bower-Straziota, Partner di dalam Vitruvian Partners.
Pendanaan ini akan menggerakkan fase pertumbuhan juga pembaharuan berikutnya bagi Klook. Melalui kemitraan Kecerdasan Buatan dengan Google Cloud, perusahaan berencana meningkatkan pengalaman pelanggan, operasional mitra, serta produktivitas internal. Klook juga menguatkan ketahanan sektor pariwisata melalui perubahan digital dan juga menggalakkan dampak komunitas dengan berkolaborasi sama-sama badan pariwisata dalam seluruh Asia-Pasifik.












