Bisnis  

Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir 1 Tahun, Dua Instrumen Masih Digodok otoritas

Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir 1 Tahun, Dua Instrumen Masih Digodok otoritas

dailydenpasar.com ACEH – Bank Indonesia (BI) memberikan kabar terbaru mengenai dua instrumen baru untuk penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Narasumber Daya Alam (SDA) masih menanti pemerintah. Adapun instrumen yang disebutkan adalah sekuritas valuta asing BI (SVBI) serta sukuk valuta asing BI (SUVBI).

Dikektur Departemen Pengelolaan Moneter kemudian Aset Sekuritas (DPMA) BI, Triwahyono mengatakan, pihaknya sedang menanti tindakan final DHE SDA yang digunakan ketika ini berlangsung pada bawah koordinasi Kementerian Koordinator Area Perekonomian. Keputusan terkait instrumen yang akan diresmikan BI masih menanti regulasi yang dimaksud akan ditetapkan di Peraturan eksekutif (PP).

“Kita memang sebenarnya telah menyiapkan tapi memang sebenarnya belum sanggup kita publish, oleh sebab itu memang benar pembahasan terkait DHE SDA ini masih terus berlangsung,” ujar Triwahyono di acara Latihan Industri Media di tempat Kantor Perwakilan Wilayah BI Provinsi Aceh, Hari Jumat (7/2/2025).

Menurut Triwahyono, sebelum PP yang disebutkan resmi diterbitkan, BI belum dapat memberikan rincian mengenai instrumen yang digunakan akan diterapkan.

“Sehingga instrumen itu sudah ada pasti, nanti akan harus fitted dengan fitur-fitur yang digunakan akan nanti dikeluarkan. Jadi kita belum mampu menyampaikan dikarenakan nanti akan tergantung dengan finalnya (aturan) seperti apa,” jelas dia.

Perlu diketahui, dolar hasil ekspor yang parkir di area instrumen Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor atau TD Valas DHE menyusut seiring dengan merosotnya kinerja ekspor Indonesia.

Menurut data terbaru yang dimaksud dipaparkan Triwahyono, TD Valas DHE pada masa kini sebesar USD1,2 miliar. Catatan ini lebih lanjut rendah dari Juni 2024 yang dimaksud sebesar USD2,3 miliar.

“TD DHE USD1,2 miliar itu per kemarin, jadi memang benar data terkini,” kata Triwahyono.

Adapun merosotnya simpanan dolar hasil ekspor yang tersebut ada di tempat instrumen BI itu di dalam luar instrumen penempatan DHE lainnya seperti di area Lembaga Biaya Ekspor Indonesia atau LPEI akibat kinerja ekspor memang benar terus turun.

“Memang terjadi penurunan dari sisi ekspornya, juga itu memang benar berpengaruh terhadap ini (TD DHE Valss), akibat ini kan berbasisnya DHE SDA,” ungkapnya.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *