Bisnis  

IHSG Ambruk Lagi, Ditutup Turun Nyaris 2% ke Level 6.742

IHSG Ambruk Lagi, Ditutup Turun Nyaris 2% ke Level 6.742

dailydenpasar.com JAKARTA – Angka Harga Saham Gabungan ( IHSG ) parkir pada zona merah pada penutupan perdagangan hari ini, Hari Jumat (7/2). Angka tercatat melemah 1,93% atau 132,96 poin ke level 6.742.

Sepanjang perdagangan hari ini, total jumlah saham yang mana diperdagangkan sebanyak 17,21 miliar saham dengan nilai operasi mencapai Rp12,93 triliun, juga ditransaksikan sebanyak 1,31 jt kali. Adapun, sebanyak 417 saham harganya terkoreksi, 188 saham harganya naik serta 243 saham lainnya stagnan.

Sektor energi anjlok 6,29%, sektor substansi baku turun 4,05%, sektor infrastruktur turun 1,96%, sektor siklikal turun 1%, sektor transportasi turun 0,57%, sektor non siklikal turun 0,05%. Sedangkan sektor properti naik 0,64%, sektor keuangan naik 0,72%, sektor teknologi naik 0,41% lalu sektor bidang naik 0,20%, juga sektor kebugaran tercatat stagnan.

Adapun, tiga saham yang tersebut menempati kedudukan top gainers yaitu PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) naik 34,62% ke Rp210, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 17,48% ke Rp121 serta PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) naik 15,79% ke Rp88.

Sedangkan, tiga saham yang menempati kedudukan top losers yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO) turun 24,61% ke Rp2.880, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 19,94% ke Rp7.025 dan juga PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 19,44 persen ke Rp6.525

Tiga saham yang digunakan bergerak diperdagangkan hingga penutupan sesi pertama siang ini yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Era Digital Industri Media Tbk (AWAN) serta PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PANI).

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *