dailydenpasar.com LONDON – Elon Musk, sekutu dekat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sudah pernah mengusulkan penggantian nama Selat Inggris menjadi Terusan George Washington sesuai nama Presiden Negeri Paman Sam pertama.
Taipan teknologi itu sekali lagi mencoba menyebabkan kekacauan pasca Teluk Meksiko resmi diubah menjadi Teluk Amerika.
Melalui jaringan X, Musk juga membagikan peta lokasi selat yang dimaksud dengan judul ‘nama baru untuk perairan yang memisahkan Inggris kemudian Prancis’.
Tulisan yang disebutkan kemungkinan besar dimaksudkan untuk menyoroti ‘hubungan khusus’ antara Inggris dan juga Amerika Serikat juga isolasi geografis negara yang dimaksud dari kawasan Eropa.
Ini bukanlah pertama kalinya Musk mencoba mengacaukan kebijakan pemerintah dalam Inggris dengan menggunakan wadah media sosialnya sebagai ‘megafon pribadi’ dan juga menyebarkan informasi yang salah.
Awal bulan lalu, ia ‘menyerang’ Awal Menteri Inggris Keir Starmer serta menunjukkan minatnya pada kebijakan pemerintah Jerman ketika ia menyatakan dukungannya terhadap politisi sayap kanan.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”












