TikTok Diblokir, Konsumen dalam Negeri Paman Sam Hijrah ke Aplikasi RedNote

TikTok Diblokir, Pengguna di Negeri Paman Sam Hijrah ke Aplikasi RedNote

dailydenpasar.com NEW YORK – Seiring dengan semakin ketatnya peraturan terhadap TikTok dalam Amerika Serikat, berbagai pengguna media sosial di area sana beralih ke program Xiaohongshu. Bahkan, program yang dimaksud juga dikenal dengan sebutan RedNote ini pada Selasa lalu meroket ke kedudukan teratas dalam Apple App Store AS.

Jadi penasarankan seperti apa kelebihan aplikasi mobile RedNote dibandingkan Tiktok? Berikut MNC Portal Indonesia rangkumkan ulasannya, diambil dari CNN, Selasa (14/1/2025).

Xiaohongshu, yang digunakan berarti “Buku Merah Kecil,” pertama kali diperkenalkan pada 2013 juga pada saat ini menjadi salah satu sistem media sosial terbesar dalam Tiongkok dengan 300 jt pengguna.

Aplikasi ini pada awalanya sebagai tandingan Instagram dengan konten yang berfokus pada travelling, makeup, lalu fashion. RedNote mulai menarik perhatian global, terkhusus Amerika Serikat, pasca kebijakan larangan TikTok menjadi salah satu topik utama yang digunakan dibahas oleh Mahkamah Agung negara tersebut.

Banyak pengguna TikTok Negeri Paman Sam yang mana memilih bergabung dengan RedNote sebagai bentuk membantah terhadap kebijakan pemerintah yang dimaksud ingin mengendalikan TikTok. Bahkan, tagar #TikTokrefugee telah lama mendapatkan lebih tinggi dari 60 jt tampilan di area platform digital ini.

Beberapa pengguna mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap larangan TikTok dan juga secara terang-terangan menyampaikan bahwa mereka itu beralih ke perangkat lunak baru ini. “Ini sangat lebih banyak baik dari TikTok,” kata manusia pengguna di video yang digunakan telah terjadi mendapat lebih lanjut dari 45.000 likes itu.

Salah satu perbedaan mencolok antara RedNote serta TikTok terletak pada algoritma dan juga fungsionalitasnya. RedNote lebih banyak fokus pada minat pengguna dari siapa yang digunakan merekan ikuti.

Algoritma ini dianggap menyokong konten yang mana lebih banyak orisinal juga menurunkan dominasi influencer besar. Sementara TikTok, yang tersebut juga dimiliki oleh ByteDance, lebih banyak ditujukan untuk audiens global dan juga mempunyai algoritma yang lebih tinggi berbasis pada tren kemudian followers.

Selain RedNote, terdapat sebagian perangkat lunak yang mengalami peningkatan unduhan, seperti Lemon8. Aplikasi komputer menawarkan fungsi berbagi video seperti TikTok, namun dengan desain yang terinspirasi dari Instagram lalu Pinterest.

Meskipun demikian, belum jelas apakah undang-undang yang dimaksud berpotensi melarang TikTok juga akan memengaruhi Lemon8 lalu RedNote di tempat masa depan.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *