Pengumuman Resmi Pemutusan Kontrak Ian Puleio
Manajemen Arema FC secara resmi mengumumkan berakhirnya kontrak pemain asing, Ian Puleio. Keputusan ini diambil melalui proses komunikasi dan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak sebagai bagian dari evaluasi tim menjelang putaran kedua Super League 2025/26.
Selama berseragam Singo Edan pada putaran pertama, Ian Puleio tercatat sebagai pemain yang cukup aktif dengan kontribusi nyata. Pergerakan bursa transfer putaran kedua Super League 2025-2026 mulai memanas setelah Arema FC secara resmi memutus kontrak gelandang asingnya, Ian Puleio. Langkah strategis ini menjadi bagian dari perombakan besar manajemen demi mendongkrak posisi tim di klasemen.
Pemain asing berposisi winger kanan atau penyerang sayap kanan itu meninggalkan Bumi Arema dengan catatan positif bagi tim sejak didatangkan pada bulan Juli 2025 lalu. Keputusan berpisah dengan Ian Puleio diputuskan manajemen Arema FC setelah melalui proses evaluasi tim. Selama membela Arema FC pada putaran pertama kompetisi, Ian Puleio memberikan kontribusi positif bagi tim.
Tercatat, pemain yang berseragam Singo Edan tersebut tampil dalam 15 pertandingan, mencetak 2 gol dan 1 assist, serta turut berkontribusi dalam perolehan 4 poin bagi Arema FC.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan oleh Ian Puleio selama menjadi bagian dari tim. “Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi Ian Puleio selama membela Arema FC,” ujar Yusrinal Fitriandi melalui rilis Jumat, (16/1/2026). “Setelah melalui komunikasi dan pertimbangan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak demi kebaikan bersama,” imbuhnya.
Arema FC mendoakan yang terbaik bagi Ian Puleio dalam melanjutkan perjalanan karier profesionalnya dan berharap sang pemain dapat meraih kesuksesan bersama klub barunya. Keputusan ini merupakan bagian dari langkah strategis klub dalam melakukan evaluasi menyeluruh guna mempersiapkan skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi putaran kedua Super League 2025/26.
Pablo Oliveira Segera Merumput
Di tengah keputusan manajemen melepas Ian Puleio, kabar segar berembus dari lini tengah Singo Edan terkait kondisi Pablo Oliveira. Pablo Oliveira, dikabarkan segera kembali merumput ke lapangan setelah sekian lama absen. Pemain yang nyentrik dengan rambut kribonya itu kini sudah intens mengikuti latihan bersama rekan satu timnya.
Sebelumnya, Pablo Oliveira harus menjalani latihan terpisah, akibat harus menjalani masa observasi pasca-pemulihan cedera. Kini, pemain berkebangsaan Brasil itu sudah mengikuti latihan taktikal bersama tim Arema FC. Kehadiran Pablo, tentu menjadi kabar baik bagi Singo Edan untuk memperkuat sektor tengah mereka.
Meski masih dalam pengawasan tim dokter Arema FC, pemain berusia 30 tahun itu cukup bersemangat kala mengikuti sesi latihan tim. Pablo juga kerap menunjukkan latihan mandiri di tempat fitness melalui unggahan yang ia bagikan di akun media sosial pribadinya. Hal ini dilakukan guna menjaga kebugaran pasca-cedera lutut yang ia alami di musim 2024/2025.

Riwayat Cedera Pablo Oliveira
Sebelumnya, Pablo Oliveira harus mengakhiri kompetisi lebih cepat setelah bertabrakan dengan pemain Persebaya Rivera, dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pablo mengalami cedera lutut yang memaksanya harus menjalani pemulihan di negaranya Brasil. Kini, Pablo Oliveira mengaku siap untuk kembali membantu Arema FC di kompetisi Super League 2025/2026.
“Kondisiku baik-baik saja. Semoga dalam sebulan ke depan saya bisa bermain kembali,” kata Pablo saat ditemui di sela-sela latihan Arema FC, Kamis (15/1/2026).
Dengan hadirnya Pablo Oliveira dalam skuad tim Arema FC, persaingan di sektor tengah semakin ketat. Pablo Oliveira juga menjadi legiun asing Arema FC ke-11 setelah manajemen resmi tidak melanjutkan kerja sama dengan Yan Motta.
Persaingan Ketat Para Gelandang Arema FC
Selain Pablo Oliveira, Arema FC masih memiliki dua gelandang asing seperti Betinho dan Matheus Blade. Namun hanya Pablo Oliveira dan Betinho yang memiliki posisi murni sebagai gelandang. Sebab, Matheus Blade merupakan permain serba bisa, yang juga bisa bermain sebagai seorang bek tengah.
Menarik ditunggu dengan kembalinya Pablo Oliveira di tim Arema FC, karena pemain ini memiliki body balance yang kuat saat menguasai bola. Pablo juga dikenal sebagai gelandang pengangkut air yang bertugas memotong serangan lawan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, semakin memiliki banyak opsi dalam meracik taktik di sektor tengah hingga belakang. Apalagi di putaran kedua nanti, manajemen Arema FC juga meminta kepada tim untuk memperbaiki posisi mereka yang kini masih berkutat di papan tengah klasemen.
Namun manajemen Arema FC juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan bongkar pasang pemain. Sebab, bursa transfer paruh musim saat ini sedang berjalan, dan Yann Motta, menjadi bek asing pertama Arema FC yang kontraknya telah diputus oleh manajemen.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












