Gali Freitas Kembali! Lihat Susunan Pemain Persebaya Surabaya Era Tavares vs Malut United!


Persebaya Surabaya kembali menghadirkan Gali Freitas dalam susunan pemain utama pada era baru yang dipimpin oleh pelatih Bernardo Tavares. Pemain asal Brasil ini akan menjadi bagian dari starting XI saat menghadapi Malut United dalam laga pekan ke-17 Super League. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026) pukul 15.30 WIB.

Kembalinya Gali Freitas memberikan nuansa baru bagi tim Persebaya di bawah arahan pelatih anyar. Ia langsung masuk dalam rencana strategis Tavares, menunjukkan kepercayaan besar terhadap kerangka tim yang sudah terbentuk sebelumnya. Kehadirannya diharapkan bisa memperkuat serangan dan memberikan opsi berbeda bagi permainan Green Force.

Persebaya datang ke pertandingan ini dengan modal kepercayaan diri tinggi. Dalam sembilan pertandingan terakhir, mereka tidak pernah kalah. Dua laga terbaru bahkan dimenangkan dengan skor telak, menjadi tanda positif menjelang era baru di bawah komando Tavares.

Meski masih baru di kursi pelatih, Bernardo Tavares diprediksi tidak akan melakukan banyak perubahan signifikan. Adaptasi menjadi fokus utama, sehingga komposisi pemain inti dan pola permainan lama tetap dipertahankan untuk menjaga stabilitas tim.

Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Malik Risaldi tetap menjadi tulang punggung permainan Persebaya. Ketiganya dinilai memiliki pemahaman permainan yang matang dan konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Mereka menjadi penopang utama dalam menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan.

Di sisi lain, Malut United bukan lawan yang mudah. Tim asal Maluku Utara ini mencatatkan 11 laga tanpa kekalahan dan sedang dalam performa terbaik musim ini. Empat laga terakhir dilalui dengan kemenangan dan total 12 gol tercipta. Catatan tersebut menunjukkan betapa efektif dan tajamnya lini serang mereka dalam memanfaatkan setiap peluang.

Kekuatan Malut United terletak pada kolektivitas, terutama di sektor depan. Mereka tidak bergantung pada satu pemain karena kontribusi gol bisa datang dari banyak nama. David da Silva, Ciro Alves, dan Yakob Sayuri menjadi contoh jelas tentang bagaimana Malut United membangun serangan. Ketiganya memiliki peran yang sama krusial dan saling melengkapi dalam skema ofensif tim.

Bernardo Tavares menyadari ancaman yang dimiliki oleh Malut United. Ia menilai bahwa tim tersebut adalah salah satu yang paling berbahaya di liga, baik dalam situasi transisi maupun bola mati. “Saya setuju bahwa mereka adalah salah satu tim terbaik di liga, dalam transisi menyerang dan juga sangat kuat dalam bola mati,” ujar Tavares dalam konferensi pers jelang laga.

Pelatih asal Portugal tersebut menekankan pentingnya disiplin dan penjagaan ruang di area krusial. Persebaya diminta untuk tidak memberi ruang dan waktu berlebih bagi lawan untuk mengambil keputusan. Menurut Tavares, Malut United memiliki pemain yang mampu menembak cepat dari luar kotak penalti. Selain itu, mereka juga piawai mengirim umpan silang akurat yang berujung sundulan berbahaya.

“Jika kami memberi terlalu banyak waktu dan ruang, mereka akan mengambil keputusan terbaik. Itu yang harus kami hindari,” tambahnya.

Pesan tersebut menjadi alarm bagi lini belakang Persebaya. Tavares juga menyoroti koneksi permainan antarpemain depan Malut United. Kombinasi langsung dan skema pemain ketiga menjadi senjata utama mereka dalam membongkar pertahanan lawan. “Ketiga pemain itu memiliki koneksi yang sangat baik dan mudah melakukan kombinasi langsung,” jelas Tavares. Nama Ciro, David, dan Tyronne disebut sebagai trio yang harus diwaspadai.

Selain pemain asing, kekuatan Malut United juga ditopang oleh pemain lokal berkualitas. Hal itu membuat permainan mereka solid sebagai sebuah unit, bukan sekadar mengandalkan individu. “Mereka bukan hanya tiga atau empat pemain. Mereka bermain sebagai satu tim dengan 11 pemain,” tuturnya.

Penilaian tersebut menunjukkan rasa hormat Tavares terhadap kolektivitas lawan. Dari sisi Persebaya, absennya Mihailo Perovic akibat kartu merah pekan lalu tidak terlalu mengkhawatirkan. Malik Risaldi dan Diego Mauricio disiapkan sebagai alternatif di lini depan.

Dalam proyeksi susunan pemain, Persebaya akan tampil dengan formasi 4-3-3. Ernando Ari dipercaya di bawah mistar dengan empat bek diisi Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, dan Dejan Tumbas. Lini tengah diisi Toni Firmansyah, Milos Raickovic, dan Francisco Rivera. Sementara trio depan diisi Gali Freitas, Malik Risaldi, dan Bruno Moreira sebagai ujung tombak serangan.

Kecepatan Gali Freitas di sisi sayap diharapkan mampu merepotkan pertahanan Malut United sejak menit awal. Di sisi lain, Malut United juga memiliki ancaman serius dari lini belakang lewat Gustavo Franca. Bek tengah eks Persib Bandung itu sudah mencetak empat gol dan sangat berbahaya dalam situasi bola mati.

Duel ini menjadi ujian pertama bagi Bernardo Tavares dalam meramu Persebaya Surabaya. Hasil positif akan menjadi fondasi penting bagi langkah Green Force menatap paruh musim berikutnya.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *