Atmosfer Rivalitas Memanas Sebelum Laga Persib vs Persija
Menjelang laga yang sangat dinantikan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), atmosfer rivalitas semakin memanas. Kedua kubu terlihat mempersiapkan diri dengan berbagai langkah pengamanan yang sangat ketat, baik untuk para pemain maupun suporter.
Pengawalan Khusus untuk Pemain Persija Jakarta
Di satu sisi, para pemain Persija Jakarta ditemani oleh kendaraan taktis (Rantis) kepolisian saat mereka berangkat menuju stadion. Rantis digunakan sebagai kendaraan khusus yang memiliki bodi baja, kaca anti-peluru, ban run-flat, mesin torsi besar, serta suspensi kuat untuk medan ekstrem. Kendaraan ini biasanya digunakan oleh TNI dan Polri dalam operasi khusus.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan lima unit rantis untuk mengawal perjalanan Persija menuju GBLA. Ia juga menyampaikan pesan kepada suporter kedua tim agar menjaga kondusivitas di media sosial.
Antusiasme Pemain Asing Persija
Antusiasme para pemain asing Persija Jakarta terhadap laga ini sangat tinggi. Bahkan, beberapa pemain asal Brasil sempat membicarakan pengalaman tak biasa mereka menggunakan kendaraan taktis untuk menuju stadion. Media Officer Persija, Kukuh Wahyudi, mengatakan bahwa banyak pemain yang baru pertama kali melawan Persib mempertanyakan alasan harus naik rantis. Namun, sebagian besar pemain justru antusias ingin mencoba sensasi naik kendaraan taktis tersebut.
Menurutnya, pengawalan seperti ini sudah menjadi hal yang lazim dalam laga tandang berisiko tinggi seperti Persib vs Persija. “Semua pemain menerima itu dan yang terpenting demi kelancaran pertandingan,” tambahnya.
Pengawalan Ketat untuk Suporter Viking Karawang
Di luar Bandung, Polres Karawang melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap ratusan suporter Persib asal Karawang yang berangkat menuju GBLA. Dikutip dari TribunJabar, sebanyak 960 suporter Viking Karawang bertolak ke Bandung menggunakan 15 bus, tiga mobil travel, dan delapan minibus. Mereka berangkat dari Grand Taruma, Telukjambe Timur melalui akses gerbang tol Karawang Barat Jakarta-Cikampek.
Rombongan suporter tersebut dikawal ketat menggunakan mobil patroli, serta satu unit truk Dalmas yang mengangkut personel kepolisian. Wakil Kepala Polres Karawang, Kompol Rizky Adi Saputro, mengatakan bahwa pengawalan dilakukan hingga melewati perbatasan Karawang.
Pengamanan di Jembatan Tol
Selain pengawalan di jalur utama, pihak kepolisian juga menempatkan personel di setiap jembatan penyeberangan di atas Tol Jakarta–Cikampek. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan, khususnya pelemparan terhadap rombongan suporter yang kerap terjadi dalam laga-laga besar.
Pihak kepolisian juga memberikan imbauan khusus kepada para suporter agar tidak mengenakan atribut Persib selama di perjalanan, guna menghindari potensi gangguan keamanan di jalan. “Kami mengimbau agar suporter Persib dari Karawang ke Bandung dan saat kembali tidak menggunakan atribut Persib selama perjalanan, demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.












