Kebijakan Parkir Gratis di Indomaret dan Alfamart Pekanbaru
Mulai 1 Januari 2026, kebijakan parkir gratis di Indomaret dan Alfamart di Kota Pekanbaru akan berlaku. Keputusan ini diambil oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berbelanja. Namun, kebijakan ini juga menimbulkan berbagai tanggapan, baik dari para juru parkir maupun warga sekitar.
Tanggapan Juru Parkir
Zul, salah satu juru parkir di minimarket Indomaret depan Alam Mayang, Jalan H Imam Munadar, mengungkapkan bahwa dirinya belum mendapatkan informasi resmi terkait kebijakan tersebut. Ia menyatakan bahwa perusahaan tempatnya bekerja juga tidak memberikan kabar apapun mengenai hal ini.
“Kami tidak tahu itu. Perusahaan juga tidak akan mengatakannya,” ujarnya kepada sumber berita.
Ia khawatir kebijakan ini akan berdampak negatif pada perekonomian para juru parkir. Menurut Zul, banyak rekan-rekannya yang bergantung pada penghasilan dari pekerjaan sebagai juru parkir. Tanpa pendapatan tersebut, mereka bisa menjadi pengangguran.
“Saya tentu saja keberatan. Saya masih punya tanggungan anak. Kebutuhan sehari-hari. Bagaimana jika nanti tidak lagi bisa bekerja disini (juru parkir Indomaret),” ujarnya.
Selain itu, Zul juga mengkhawatirkan keselamatan kendaraan yang diparkir. Ia mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab jika terjadi pencurian atau kerusakan pada kendaraan.
“Nanti kalau kendaraan hilang, siapa yang tanggungjawab,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat mencari solusi lain untuk para juru parkir. “Saya siap parkir di Indomaret digratiskan. Tapi pikirkan juga kebutuhan kami. Minimal carikan pekerjaan yang lain,” harapnya.
Penghasilan Harapan Juru Parkir
Zul telah bekerja selama lima tahun sebagai juru parkir di Indomaret depan Alam Mayang. Biasanya, ia bekerja pada shift pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Pekerjaan ini sampai saat ini masih menjadi tumpuan ekonomi bagi keluarganya.
Ia tinggal di rumah kontrakan bersama anak gadisnya yang bekerja di salah satu pabrik roti di Tenayan Raya. Anak lainnya tinggal di Padang. Semua masih lajang, sehingga Zul harus memikirkan masa depan mereka.
“Semua masih lajang. Tentu saja saya juga memikirkan bagaimana untuk masa depan mereka. Makanya saya kumpulkan sedikit demi sedikit,” ujarnya.
Jika kebijakan parkir gratis benar-benar diterapkan, Zul berjanji akan mencari pekerjaan lain. “Lihat nanti sajalah. Apa yang nampak yang bisa menghasilkan. Namun, tentu harapan tetap dipangkukan pada pemerintah daerah. Kalau bisa carikan kami (juru parkir) pekerjaan,” ujarnya.
Tanggapan Positif Warga Masyarakat
Di sisi lain, warga seperti Nia menyambut positif kebijakan ini. Menurutnya, parkir gratis di Indomaret dan Alfamart akan membantu mengurangi pengeluaran masyarakat.
“Kadang kita parkir hanya sebentar. Barang yang dicari juga tidak ada. Tapi harus bayar parkir juga,” ujarnya.
Nia berharap dengan parkir gratis, pengunjung tidak lagi merasa risih atau berdebat dengan tukang parkir. “Jika parkir di Indomaret dan Alfamart gratis, tentu saja pengunjung yang datang tidak risih lagi atau berdebat dengan tukang parkir,” ungkapnya.
Penutup
Kebijakan parkir gratis di Indomaret dan Alfamart di Pekanbaru menjadi titik temu antara kepentingan masyarakat dan para juru parkir. Meski memiliki dampak negatif bagi para tukang parkir, kebijakan ini juga dinilai memberikan manfaat bagi pengunjung. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mencari solusi yang seimbang agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.












