Pertarungan Paling Hebat Tomura Shigaraki di My Hero Academia

Pemimpin Liga Penjahat, Tomura Shigaraki

Tomura Shigaraki menjadi tokoh antagonis utama dalam seri My Hero Academia. Meskipun banyak penjahat dengan kekuatan luar biasa telah muncul dalam serial ini, Shigaraki tetap dianggap sebagai ancaman terbesar. Quirk Decay miliknya memungkinkannya menghancurkan apa pun hanya dengan sentuhan.

Selama serial berlangsung, Shigaraki terlibat dalam beberapa pertarungan penting. Berikut adalah tujuh pertarungan terbesar yang pernah ia lalui:

1. Tomura Shigaraki dan Nomu vs Eraser Head dan murid SMA Yuei



Pertama kali Shigaraki menunjukkan kekuatannya adalah saat Insiden USJ. Saat itu, ia bersama Liga Penjahat dan Nomu menyerang murid-murid SMA Yuei yang sedang latihan. Serangan ini sebenarnya dilakukan untuk menguji kekuatan Nomu.

Selama pertarungan, Shigaraki bertarung dengan Eraser Head dan murid-murid Yuei. Di sini, ia berhasil menggunakan Decay pada siku Eraser Head dan hampir menghancurkan tangannya. Selain itu, ia juga hampir membunuh Tsuyu Asui.

Namun, pertarungan berakhir ketika All Might tiba. Setelah All Might mengalahkan Nomu, Shigaraki melihat itu sebagai tanda untuk mundur. Ia kemudian menggunakan Warp Gate milik Kurogiri untuk meninggalkan medan pertarungan.

2. Tomura Shigaraki vs Gigantomachia



Gigantomachia adalah pengikut setia All For One. Sebelum Dr. Kyudai Garaki memberikan Quirk All For One kepada Shigaraki, ia memberinya tantangan. Untuk membuktikan kelayakannya sebagai penerus All For One, Garaki menantang Shigaraki untuk mengalahkan dan membuat Gigantomachia tunduk padanya.

Liga Penjahat akhirnya bersatu untuk menghadapi Gigantomachia. Namun, bahkan setelah bertarung selama satu bulan setengah, Gigantomachia tidak kunjung tumbang. Ketika Liga Penjahat mulai kewalahan, Shigaraki tetap melanjutkan pertarungan.

Seiring waktu, Gigantomachia mulai kelelahan karena terus bertarung tanpa henti. Akhirnya, Shigaraki berhasil mengalahkan Gigantomachia. Setelah dikalahkan, Gigantomachia mulai mengakui Shigaraki sebagai tuannya.

3. Tomura Shigaraki vs Re-Destro



Tidak lama setelah membuat Gigantomachia tunduk, Liga Penjahat kembali menghadapi pertarungan besar melawan Meta Liberation Army. Di sini, Re-Destro mencoba menjadikan Liga Penjahat sebagai bawahannya. Ia bahkan menyebut bahwa Liga Penjahat hanyalah sekumpulan orang yang bermain penjahat-penjahatan.

Namun, Shigaraki berhasil membuktikan siapa monsternya. Dalam pertarungan antara Shigaraki dan Re-Destro, ia hampir kalah karena Re-Destro menggunakan Stress 100 persen. Namun, Decay milik Shigaraki tiba-tiba mengalami Awakening.

Sekarang, Shigaraki bisa menghancurkan semua hal di sekitarnya hanya dengan menyentuh tanah. Berkat kekuatan tersebut, Re-Destro berhasil dikalahkan oleh Shigaraki. Setelah mengakui kekalahannya, Re-Destro memberikan Meta Liberation Army pada Liga Penjahat, sehingga terbentuklah Paranormal Liberation Front.

4. Tomura Shigaraki vs Endeavour dan para pahlawan



Ketika perang melawan Paranormal Liberation Front dimulai, Shigaraki masih dikurung dalam tabung untuk evolusi. Dipimpin oleh Endeavour, para pahlawan menyerbu Rumah Sakit Jaku, tempat persembunyian Garaki.

Meski proses evolusi Shigaraki berhasil dihentikan, namun prosesnya sudah mencapai 75 persen. Dengan All For One, Shigaraki cukup kuat untuk menghadapi para pahlawan sendirian. Meski dikepung banyak pahlawan, ia berhasil mengungguli pertarungan.

Namun, karena proses evolusinya belum selesai, Shigaraki mulai kewalahan dengan kekuatannya sendiri. Hal ini menjadi kesempatan bagi para pahlawan untuk mengalahkannya. Sayangnya, Gigantomachia datang dan menyelamatkan tuannya sebelum Shigaraki dapat dikalahkan.

5. Tomura Shigaraki vs Star and Stripe



Jika Jepang memiliki All Might, maka Amerika Serikat memiliki Star and Stripe. Star and Stripe merupakan pahlawan nomor satu di Amerika. Setelah mengetahui Jepang dilanda kekacauan karena Shigaraki, ia pergi ke Jepang untuk mengalahkan Shigaraki.

Pada awalnya, Star and Stripe hampir berhasil mengalahkan Shigaraki. Berkat New Order, ia berhasil menghancurkan tubuh sang penjahat dan hampir membunuhnya. Sayangnya, Shigaraki berhasil mencuri New Order menggunakan All For One. Sang pahlawan akhirnya tumbang setelah Shigaraki menggunakan Decay pada Star and Stripe.

6. Tomura Shigaraki vs pahlawan



Dengan kekuatan Shigaraki yang semakin mengerikan, para pahlawan bersatu kembali untuk mengalahkan sang penjahat. Dengan Quirk Copy, Neito Monoma menggunakan Erasure milik Erasure Head untuk menonaktifkan Quirk Shigaraki. Sayangnya, hal tersebut tampaknya tidak begitu berpengaruh bagi Shigaraki.

Shigaraki sempat kesulitan menggunakan Decay. Namun, dirinya terus menumbuhkan tangan yang membuat para pahlawan kewalahan. Tangan-tangan ini memenuhi medan pertarungan sehingga para pahlawan kesulitan mendaratkan serangan pada Shigaraki.

Meski sudah dihancurkan berkali-kali, tangan Shigaraki terus tumbuh tanpa henti. Dalam pertarungan ini, Shigaraki juga dianggap berhasil membunuh Katsuki Bakugo. Jantung Bakugo sempat berhenti berdetak setelah kalah dari Shigaraki, tetapi ia diselamatkan oleh Edgeshot.

7. Tomura Shigaraki vs Izuku Midoriya



Setelah Deku tiba di medan pertarungan, ia berhasil mendaratkan beberapa serangan fatal pada Shigaraki. Deku terus memberikan serangan bertubi-tubi pada Shigaraki, karena ia tidak boleh membiarkan Shigaraki menyentuh tanah. Pasalnya, jika Shigaraki berhasil menyentuh tanah, maka semuanya akan berakhir.

Meski sempat unggul, situasi mulai berbalik ketika Shigaraki mengembalikan kesadarannya. Berkat ingatannya sebagai Tenko Shimura, Shigaraki berhasil mengusir All For One dari tubuhnya. Sekarang, pertarungan menjadi semakin sulit karena Shigaraki memiliki kendali penuh atas tubuhnya.

Mengetahui Shigaraki berhasil mengambil kembali tubuhnya, Deku langsung memaksa Shigaraki untuk bertarung di udara. Jika tidak, hal tersebut hanya akan memudahkan Shigaraki untuk memenangkan pertarungan. Pasalnya, Shigaraki telah mendapatkan kembali akses untuk menggunakan Decay.

Meski berhasil membawa Shigaraki ke udara, Deku tetap kesulitan mengalahkan Shigaraki. Hingga akhirnya, Deku memutuskan untuk menghancurkan Shigaraki dari dalam dengan mentransfer One For All. Dengan menyelamatkan Shigaraki dari traumanya, Deku akhirnya berhasil mengalahkan sang penjahat.

Pertarungan melawan Shigaraki pasti selalu tidak mudah. Sementara Decay sendiri merupakan Quirk yang mengerikan, Shigaraki hampir tidak terkalahkan setelah menerima All For One. Jadi, bagaimana menurutmu tentang ketujuh pertarungan di atas?

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *