Kekerasan Rasis yang Menimpa Yance Sayuri
Yance Sayuri, pemain full back kiri Malut United sekaligus bintang Timnas Indonesia, kembali menjadi korban kekerasan rasis setelah laga Malut United melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Insiden ini terjadi setelah pertandingan berakhir dengan kemenangan Malut United dengan skor 2-0.
Aksi Tonjok yang Memicu Kontroversi
Insiden tersebut berawal dari aksi ‘tonjok’ Yance Sayuri terhadap kapten Persib Bandung dan bintang Timnas Indonesia, Marc Klok. Saat laga babak pertama berlangsung, Marc Klok mendapat bola dan langsung berlari ke sisi kanan pertahanannya sendiri. Yance Sayuri yang berada di dekatnya kemudian berlari untuk menghalau bola sapuan Marc Klok ke depan. Bola berhasil diambil, tetapi ayunan kaki Marc Klok tidak bisa dihentikan, sehingga kaki kiri Yance terkena sapuan.
Keduanya terjatuh, dan Yance bangun lebih dulu saat badan Marc Klok masih di rumput. Ia melakukan gestur ingin meninju Marc Klok, seolah-olah apa yang dilakukan rekannya di skuad Garuda itu salah. Aksi ini kemudian memicu reaksi dari para penggemar Persib Bandung di media sosial (Medsos).
Permintaan Maaf dan Tanggapan dari Yance Sayuri
Di media sosial, banyak netizen mengecam aksi saudara kembar Yakob Sayuri ini. Lewat Insta Story @yansayuri11, Yance Sayuri memposting foto capture direct messenger (DM) berisikan ucapan minta maaf. Permintaan maaf via DM itu pun diterima Marc Klok dengan membalas pesan tersebut.
Namun, rasisme yang Yance dapati ternyata sangat besar hingga membuatnya memberikan tanggapan di IG pribadinya. Pada postingan Selasa (16/12/2025), ia menulis:
“Saya pribadi tahu kalau kesalahan yang saya buat kemarin sangat salah dan tidak profesional tapi bukan berarti kalian mau tegus saya dan kasih masukan dengan kata rasis. Dan saya pribadi sudah ambil diri minta maaf kepada caps Klok pada saat pertandingan selesai dan sampai rumah saya masih sempatkan diri buat minta maaf lagi di sosial media sama capt Klok.”
Ia juga menegaskan bahwa ia sudah meminta maaf kepada Marc Klok, baik saat pertandingan selesai maupun di media sosial. Namun, ia merasa bahwa banyak orang yang masih melemparkan kata-kata rasis terhadap dirinya dan keluarganya.
Tanggapan dari Keluarga dan Harapan
Yance Sayuri menyampaikan bahwa anak dan istri serta keluarganya tidak ikut bertanding di dalam lapangan. Ia mengecam para penyerang yang menggunakan kata-kata seperti monyet, anjing, babi, anak durhaka, anak yatim piatu, dan anak hewan untuk menghina mereka.
“Kalian boleh rasis saya tapi mohon dengan sangat hormat jangan pernah rasis anak saya yang belum tahu apa-apa sama sekali.”
Ia juga berdoa agar siapa pun yang menghina dirinya dan keluarganya diberi kesehatan dan berkat yang banyak.
Penjelasan dari Asisten Pelatih Persib Bandung
Asisten Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kekalahan timnya. Ia menyebutkan bahwa tim baru bermain di laga internasional beberapa hari sebelumnya dan harus terbang cukup jauh ke Ternate. Hal ini membuat permainan mereka kelelahan dan kurang istirahat.
Igor Tolic juga menjelaskan bahwa keputusan starting line-up hanya dibuat beberapa jam sebelum pertandingan karena kondisi pemain. Ia menegaskan bahwa absennya pelatih Bojan Hodak tidak memengaruhi hasil pertandingan.
Penjelasan Thom Haye
Thom Haye, bintang Timnas Indonesia, menyampaikan kekecewaannya usai laga. Ia menilai pemain Malut United banyak membuang waktu saat sudah unggul. Ia juga mengkritik wasit yang dinilai terlalu lambat mengambil keputusan, terutama dalam hal koordinasi VAR.
Jadwal Pertandingan Berikutnya
Persib Bandung akan menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke 14 Super League. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (21/12/2025) pukul 19:00 WIB.



Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












