ONE Championship akan menutup tahun ini dengan gelaran besar, ONE Friday Fights 137, yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada Jumat, 19 Desember. Ajang ini menjadi momen penting bagi para atlet kombat di Asia, yang siap tampil dalam laga-laga menarik dan penuh persaingan.
Dalam pertandingan utama, Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai, Tawanchai PK Saenchai, kembali menghadapi dunia kickboxing setelah sebelumnya mengalami cedera. Ia akan melawan “Spirit Dragon” Liu Mengyang dalam duel selama tiga ronde. Laga ini awalnya direncanakan untuk ONE Friday Fights 126 pada September, namun terpaksa ditunda akibat cedera. Kini, Liu akan bertemu dengan Tawanchai yang ingin membuktikan kemampuannya dalam dua olahraga sekaligus.
Sebelum pertandingan utama, ada tiga laga bantamweight Muay Thai yang menarik perhatian. Pertama, “Left Meteorite” Kulabdam Sor Jor Piek Uthai akan menghadapi PTT Apichart Farm. Kulabdam datang dengan rekor empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan atas John Lineker dan Felipe Lobo. Ia berharap bisa meraih kemenangan ke-12 di ONE.
PTT, yang sebelumnya memperoleh kemenangan dan kekalahan dalam dua laga pertamanya, kini berusaha meraih hasil yang solid. Setelah kalah dari Elies Abdelali pada Juni, ia berhasil bangkit dengan mengalahkan Alessio Malatesta tiga bulan kemudian.
Sementara itu, Seksan “The Man Who Yields To No One” Or Kwanmuang akan menghadapi Pakorn PK Saenchai untuk ketiga kalinya. Rivalitas antara keduanya dimulai sejak 2014, dengan Seksan menang pada pertemuan pertama lewat poin, dan Pakorn membalas dalam pertemuan berikutnya. Setelah lebih dari satu dekade, mereka akan menuntaskan rivalitas mereka di panggung dunia.
Laga bantamweight ketiga akan mempertemukan Yod-IQ Or Pimolsri dengan Elbrus “The Samurai” Osmanov. Yod-IQ sedang dalam performa yang stabil dengan delapan kemenangan beruntun, sementara Osmanov, yang sebelumnya aktif dalam kickboxing, kini berpindah ke Muay Thai. Ia telah menunjukkan kemampuannya dengan kemenangan knockout atas Kampeetewada Sitthikul dan dominasi atas mantan penantang Juara Dunia Saemapetch Fairtex.
Dalam laga featherweight Muay Thai, “Smokin’” Jo Nattawut, yang berada di peringkat #5, akan menghadapi striker Iran Mohammad Siasarani. Nattawut, yang sempat meraih empat kemenangan beruntun, ingin kembali ke performa terbaiknya. Sementara Siasarani, yang datang dengan tiga kemenangan beruntun, ingin memperkuat posisinya sebagai atlet utama.
Selain itu, mantan raja dua divisi dan dua olahraga ONE, Sam-A Gaiyanghadao, juga akan kembali tampil dalam duel strawweight Muay Thai melawan Jaosuayai Mor Krungthepthonburi. Sam-A menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Thway Lin Htet di ONE Friday Fights 126.
Jaosuayai, yang sebelumnya aktif di flyweight, ingin bangkit dari kekalahan tipis atas Akif “King” Guluzada di ONE Fight Night 36. Kini, ia berambisi kembali memulai rentetan kemenangan dan mendekati peta persaingan Kejuaraan Dunia.
Kontes strawweight lainnya akan menampilkan aksi “Fighting Rooster” Zhang Peimian melawan Thongpoon PK Saenchai dalam peraturan kickboxing. Peimian, yang baru berusia 22 tahun, sempat digadang-gadang sebagai calon Juara Dunia dari Tiongkok. Namun, ia kini menghadapi tantangan dari Thongpoon, petarung yang digemari banyak penonton karena gaya pertarungannya yang unik.
Thongpoon, meski sempat meraih lima kemenangan beruntun, saat ini sedang mengalami penurunan performa. Ia kini bertekad untuk mengembalikan momentumnya dan menasbihkan diri sebagai salah satu atlet yang paling disegani.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."












