Mihailo Perovic masih dinantikan ketajamannya bersama Persebaya Surabaya jelang menghadapi Arema FC, Sabtu (22/11).
Performa Persebaya Surabaya yang Masih Menjadi Pertanyaan
Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan setelah hanya mampu meraih satu poin dari markas Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tim ini masih terpaku di papan tengah klasemen dan menunjukkan performa yang belum stabil. Situasi semakin memperihatinkan karena lini depan yang seharusnya menjadi mesin gol justru gagal memberikan hasil yang maksimal.
Hingga pekan ke-14, lini depan Persebaya hanya mampu mencetak dua gol. Dari total 14 gol yang dicetak oleh tim, hanya dua di antaranya berasal dari striker asing. Kondisi ini membuat publik mulai khawatir akan investasi besar-besaran yang dilakukan manajemen dalam mendatangkan pemain-pemain berlabel mahal.
Mihailo Perovic: Harapan yang Belum Terpenuhi
Mihailo Perovic datang pada 15 Juli 2025 dengan harapan menjadi solusi bagi lini serangan Persebaya. Ia memiliki rekam jejak sebagai penyerang tengah yang mampu mencetak gol. Namun hingga saat ini, ia baru mampu mencatatkan dua gol dari 12 pertandingan. Dengan xG 3,43 dan hanya 13 percobaan tembakan, kontribusinya dinilai masih minim untuk ukuran striker utama.
Meski akurasi umpannya cukup baik (80 persen), ia hanya mampu menyumbangkan dua keypass dan nol assist. Dengan total menit bermain mencapai 929 menit, performanya dinilai tidak sejalan dengan nilai pasarannya yang mencapai Rp 4,35 miliar.
Dejan Tumbas: Pemain yang Berubah Peran
Di sisi lain, Persebaya juga memiliki Dejan Tumbas yang awalnya didatangkan sebagai penyerang tengah. Namun, perubahan posisi ekstrem membuat performanya merosot tajam. Sejak era Paul Munster, Tumbas dipindahkan ke posisi gelandang bertahan, kemudian di era Eduardo Perez digeser ke bek kiri.
Akibatnya, Tumbas belum mencetak satu pun gol setelah 10 kali tampil. Dengan xG 2,59 dan sembilan percobaan tembakan yang tidak membuahkan hasil, ia dianggap gagal memenuhi ekspektasi. Dengan total menit bermain 827 menit, ia hanya mampu mencatatkan akurasi operan 78 persen tanpa assist atau kontribusi lain di depan gawang. Bahkan, ia terkena satu kartu merah yang menambah sorotan negatif terhadap performanya.
Diego Mauricio: Masalah Kebugaran dan Adaptasi
Selain itu, Persebaya juga mendatangkan Diego Mauricio, yang memiliki pengalaman panjang di berbagai liga. Eks penyerang Brasil ini diharapkan bisa menjadi pembeda dengan kemampuan lincah dan kuat dalam duel satu lawan satu. Namun, Mauricio hanya tampil dua kali dengan total menit bermain hanya 33 menit akibat masalah kebugaran dan adaptasi.
Ia hanya mencatat satu tembakan dengan xG 0,05 dan belum memberikan dampak signifikan bagi tim. Kehadirannya yang diharapkan bisa menjadi solusi ternyata belum terwujud.
Komentar Publik dan Kekhawatiran
Situasi ini membuat para pendukung Persebaya, Bonek, mengeluarkan beragam komentar bernada kecewa, lucu, hingga pedas di media sosial. Beberapa mempertanyakan keputusan pelatih sebelumnya yang mengubah posisi Tumbas dari striker menjadi DMF lalu fullback. Mereka penasaran apakah Tumbas bisa lebih berbahaya jika kembali dimainkan sebagai penyerang murni.
Beberapa lainnya menilai manajemen terlalu ngeyel dalam mempertahankan komposisi pemain meski hasilnya tidak memuaskan. Ada juga yang menertawakan situasi yang dianggap sudah tidak jelas, sementara sebagian lain mengaku sedih melihat seretnya produktivitas gol.
Daftar Pencetak Gol Sementara Persebaya Surabaya
Saat ini, daftar pencetak gol Persebaya Surabaya dipimpin oleh Bruno Moreira dengan empat gol, disusul Francisco Rivera yang mengoleksi tiga gol. Para pemain non-striker seperti Gali Freitas, Arief Catur, Leo Lelis, dan Risto Mitrevski justru ikut membantu menambal kekurangan lini depan.
Kehadiran tiga striker asing yang digadang-gadang sebagai mesin gol malah membuat publik bertanya-tanya apakah mereka bisa meledak pada pekan-pekan berikutnya. Persebaya Surabaya tentu berharap investasi Rp 12,61 miliar ini tidak benar-benar menjadi kerugian besar.
Teka-teki apakah mereka akan kembali tajam atau justru masuk daftar panjang striker “gagal” di Persebaya Surabaya akan terjawab dalam perjalanan liga berikutnya. Untuk saat ini, tekanan terhadap lini depan Green Force semakin besar dan publik menunggu kapan mereka akhirnya kembali mencetak gol.
Daftar Pencetak Gol Sementara Persebaya Surabaya
- Bruno Moreira – 4 gol
- Francisco Rivera – 3 gol
- Mihailo Perovic – 2 gol (striker)
- Gali Freitas – 1 gol
- Arief Catur – 1 gol
- Leo Lelis – 1 gol
- Risto Mitrevski – 1 gol












