Lokasi dan Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Ibu dan Anak di Aceh Tenggara

Lokasi Tragedi Kecelakaan yang Menewaskan Ibu dan Anak



Di sebuah ruas jalan di Desa Kumbang, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara, terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia. Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu (22/11/2025) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang ibu dan anak tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terjatuh dan terlindas ban mobil bus sekolah.

Jalur yang menjadi lokasi kejadian adalah jalan pedesaan yang sempit dan berada di sekitar perkebunan kakao serta komoditi masyarakat. Ruas jalan ini memiliki lebar sekitar 4 meter yang diaspal, dengan bahu jalan tanah selebihnya yang masing-masing sepanjang satu meter. Kondisi jalan yang sempit dan licin memperparah risiko kecelakaan, terutama karena jalur ini sering dilintasi oleh pengendara bermotor.

Kecelakaan terjadi saat sepeda motor Honda Beat B-5274-TCC yang dikendarai oleh Juliana Br LumbanTobing sedang berboncengan dengan Novia Saputra. Mereka berangkat dari arah Desa Tanoh Megakhe menuju ke sekolah, tepatnya ke Desa Mendabe. Saat melintasi ruas jalan tersebut, pengendara sepeda motor ingin mendahului Bus Sekolah dengan nomor polisi BL 7053 AB milik Pemerintah yang dikemudikan oleh seseorang bernama I (37), warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Badar.

Pada saat itu, sepeda motor yang dikendarai Juliana dan Novia mencoba melewati jalur jalan raya ke sebelah kanan. Namun, kendaraan tersebut kehilangan keseimbangan dan oleng ke arah sebelah kiri. Akibatnya, sepeda motor tersebut terjatuh dan pengendara serta penumpang masuk ke bawah ban mobil bus sekolah hingga terlindas dan meninggal di tempat kejadian.

Faktor Penyebab dan Kondisi Jalan

Kejadian ini menunjukkan bahwa kondisi jalan yang sempit dan tidak aman dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan serius. Di sepanjang jalan tersebut, banyak pengendara bermotor seperti mobil, becak mesin, dan sepeda motor yang melintasi jalan untuk mengantar anak-anak ke sekolah. Hal ini membuat jalur tersebut sangat padat, terutama pada jam-jam tertentu.

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan ini terjadi karena pengendara sepeda motor mencoba mendahului bus sekolah, namun kurang memperhatikan kondisi jalan dan kecepatan. Selain itu, kemungkinan besar faktor cuaca juga turut berkontribusi dalam kejadian ini, karena jalan yang licin dapat memengaruhi kinerja kendaraan.

Tanggapan dari Pihak Berwajib

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SIK MH didampingi Kasat Lantas Iptu Mahdani melalui Kasi Humas AKP J Silalahi mengonfirmasi kejadian tersebut. Mereka menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di jalan umum Desa Tanoh Megakhe Kecamatan Badar Agara. Saat ini, barang bukti telah diamankan oleh Satlantas Polres Aceh Tenggara.



Dua korban, yaitu Juliana Br LumbanTobing (45 tahun) dan Novia Saputra, merupakan warga Desa Kampung Sempur RT/RW 011/003 Kecamatan Curuk Kabupaten Tangerang yang berdomisili di Desa Tanoh Megakhe, Kecamatan Badar. Keduanya meninggal dunia akibat cedera parah di bagian kepala akibat terlindas ban mobil bus sekolah.

Kesimpulan

Peristiwa tragis ini menjadi peringatan bagi para pengendara bermotor untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas. Terutama di area yang memiliki kondisi jalan sempit dan rawan kecelakaan. Selain itu, pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara dan perbaikan infrastruktur jalan juga menjadi hal yang perlu dipertimbangkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *