BMW R 1300 R Diluncurkan, Begini Tampang juga Tenaganya

BMW R 1300 R Diluncurkan, Begini Tampang juga Tenaganya

dailydenpasar.com BERLIN – Setelah beberapa hari berbagi teaser, BMW Motorrad secara resmi memperkenalkan BMW R 1300 R, model terbaru yang ditenagai oleh media Boxer 1300cc baru.

Peluncuran R 1300 R sekarang menghadirkan tiga model yang dimaksud melengkapi keluarga Boxer 1300 setelahnya GS kemudian GS Adventure, dengan R 1300 RT kemudian R 1300 RS yang mana diharapkan segera bergabung.

Sementara R 1300 GS kemudian GS Adventure hadir dengan tampilan serta kemampuan petualang, R 1300 R diposisikan sebagai model yang digunakan lebih tinggi modern juga berperforma tinggi.

Meskipun mempunyai mesin lebih besar besar, R 1300 R tidak ada sekelas dengan S 1000 R dan juga M 1000 R yang berjauhan lebih tinggi bertenaga. Hasilnya, media 1300cc dengan teknologi ShiftCam ini menawarkan 145hp pada 7.750rpm dan juga 149Nm pada 6.500rpm.

Untuk tahun 2026, R 1300 R hadir dengan empat varian; Standar, Eksklusif, Performa serta Opsi 719 Kilauea.

Bagaimanapun, R 1300 R 2026 terlihat sangat berbeda dari generasi sebelumnya (R 1250 R) dengan satu-satunya kesamaan yang mana dapat kami identifikasi adalah pemanfaatan pelek berukuran 17 inci.

Bagian depan miliki lampu depan yang lebih lanjut tajam sementara bentuk keseluruhannya terlihat tambahan besar. Meski demikian, BMW telah lama mengumumkan bahwa R 1300 R masih mempertahankan bobot yang dimaksud sebanding dengan R 1250 R sebelumnya (239kg).

Ergonominya juga berbeda, bobot pengendara pada masa kini berada di dalam bagian depan, dibandingkan dengan R 1250 R. Letak stang juga lebih besar rendah dan juga dalam, sementara pijakan kaki dipindahkan ke bagian belakang.

Sementara itu, BMW juga melengkapi R 1300 R dengan Automated Shift Assistant (ASA) sebagai standar selain tiga mode berkendara; Hujan, Jalan dan juga Eko.

Gusun Fawaida

Gusun Fawaida merupakan seorang Penulis yang fokus pada isu lingkungan kerja, produktivitas, dan human interest. Ia senang mengamati perilaku manusia, membaca buku self-improvement, dan minum kopi sambil menulis ide. Motto: “Tulislah untuk memberi dampak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *