dailydenpasar.com JAKARTA – Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia ( Perbarindo ) terus berjanji di meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam sektor keuangan mikro. Salah satu langkah strategis yang digunakan diambil adalah melaksanakan Training of Trainers (TOT) bagi dosen perguruan tinggi, yang digunakan kali ini bekerja sejenis dengan Universitas Merdeka Malang.
“Melalui kerja sebanding ini, kami ingin meyakinkan bahwa generasi muda mempunyai keterampilan praktis yang digunakan diakui secara nasional, melalui sertifikasi profesi, untuk masa depan lapangan usaha BPR,” ujar Ketua Umum Perbarindo, Tedy Alamsyah di keterangan tertulis, Rabu (12/2/2025).
Dia menegaskan bahwa bidang BPR membutuhkan SDM yang digunakan kompeten juga siap menghadapi perubahan. Rencana ini memberikan kesempatan besar bagi pelajar untuk mendapatkan pengalaman praktis di area sektor keuangan mikro kemudian sertifikasi kompetensi yang mana diakui industri. “Kami berharap lulusan perguruan tinggi tidaklah semata-mata mempunyai pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang mana diakui oleh industri,” kata dia.
Dekan Fakultas Kondisi Keuangan Universitas Merdeka Malang, Retna Safriliana menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa kolaborasi dengan BPR menjadi langkah penting di menghubungkan teori lalu praktik di tempat dunia kerja.
Sementara, Ketua LSP Certif, I Nyoman Yudiarsa, menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan menciptakan tenaga pendidik yang dimaksud kompeten untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan dunia kerja, dengan dukungan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sekretaris Jenderal Perbarindo, Riwandari Juniasti, menjelaskan kolaborasi ini merupakan sinergi antara dunia akademik dan juga industri. “Melalui kerja sejenis ini, kami menyediakan pelatihan berbasis praktik kemudian sertifikasi kompetensi yang terintegrasi,” ujar Riwandari.
Dalam kesempatan tersebut, Perbarindo juga membuka potensi kerja mirip di inisiatif magang, penelitian, juga sertifikasi kompetensi bagi universitas di tempat seluruh Indonesia. Dengan kolaborasi ini, diharapkan BPR dapat meningkatkan daya saing dan juga mengupayakan peningkatan ekonomi daerah.
TOT batch 2 yang mana dilaksanakan pada 6-8 Februari 2025 ini melibatkan sebagian universitas ternama, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Hayam Wuruk Perbanas, Universitas Airlangga, Universitas Merdeka Malang, kemudian Universitas Muhammadiyah Malang.
Sebelumnya, pada 1-5 Februari 2025, Perbarindo juga mengadakan pelatihan sertifikasi bagi siswa Proyek Studi Keuangan lalu Sektor Keuangan Fakultas Kondisi Keuangan Universitas Merdeka Malang. Latihan ini dipandu oleh para trainer dari TOT batch 1 kemudian disertai oleh 30 mahasiswa.












